This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Maju
Marthen Pasang Sirappa
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Barat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN TERHADAP PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Hesti Rahasia; Askar Salam; Marthen Pasang Sirappa
Jurnal Ilmiah Maju Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Maju Vol.4 No.1 Januari - Juni 2021
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hijauan Pakan Ternak merupakan salah satu bahan makanan ternak yang sangat diperlukan dan besar manfaatnya bagi kehidupan dan kelangsungan populasi ternak ruminansia. Oleh karena itu hijauan makanan ternak sebagai salah satu bahan makanan merupakan dasar utama untuk mendukung peternakan yang setiap harinya membutuhkan cukup banyak hijauan pakan ternak. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi bahwa penempatan ternak kedaerah haruslah mempunyai keseimbangan daya dukung pakan dan kesesuain lahan dengan menghitung Daya Dukung Pakan. Tulisan ini menggunakan data sekunder. Hasil tulisan menunjukkan bahwa Kabupaten Polewali Mandar memiliki populasi ternak sebesar 37.548 ST/Tahun dengan daya dukung pakan sebesar 434.206 BKC/tahun, lahan yang ada dikawasan ini dapat menampung ternak sejumlah 343.335 ST secara keseluruhan Kabupaten Polewali Mandar dalam kondisi aman karena ketersediaan bahan pakan masih mencukupi.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PENGGILINGAN PADI DI KECAMATAN KARERA, KABUPATEN SUMBA TIMUR Arishet Umbu Pandatara; Iven Patu Sirappa; Marthen Pasang Sirappa
Jurnal Ilmiah Maju Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Maju Vol.4 No.2 Juli - Desember 2021
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pendapatan usaha penggilingan padi di kecamatan Karera. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja dengan metode Purposive Sampling dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut melakukan usaha penggilingan padi. Jumlah responden sebanyak 20 orang pengusaha penggilingan padi. Data yang digunakan data primer adalah data yang diperoleh pada objek hasil samping berupa dedak pada usaha penggilingan padi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh responden dari usaha penggilingan padi di kecamatan Karera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima usaha penggilingan padi dari penjualan hasil samping dedak rata-rata sebesar Rp. 14.158.000/ responden/tahun. Usaha penggilingan padi di kecamatan Karera masuk kriteria layak untuk diusahakan dengan nilai R/C rasio sebesar 4,29.
POTENSIDAN TEKNOLOGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KEDELAI PADA AGRO EKOSISTEM LAHAN SAWAH DAN LAHAN KERING DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Marthen Pasang Sirappa; Religius Heryanto; Nurdiah Husnah
Jurnal Ilmiah Maju Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Maju Vol.5 No.1 Januari - Juni 2022
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literature untuk mengetahui potensi dan teknologi peningkatan produktivitas kedelai pada agro ekosistem lahan sawah dan lahan kering di kabupaten Polewali Mandar. Produksi kedelai cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya, meskipun rata-rata produktivitas yang dicapai masih rendah dibandingkan dengan potensi hasil atau hasil penelitian. Rata-rata produktivitas kedelai yang dicapai di Kabupaten Polewali Mandar dan Sulawesi Barat masih rendah yaitu 1,56-1,63 t/ha. Berdasarkan analisis penilaian kesesuaian lahan untuk kedelai diketahui bahwa kesesuaian lahan tergolong sesuai marjinal (S3) dengan faktor pembatas antara lain retensi hara (nr), media perakaran (rc), dan temperatur (tc). Oleh karena itu, untuk meningkatkan produktivitas kedelai diperlukan penerapan teknologi pengelolaan tanaman antara lain pemberian bahan ameliorant, seperti kapur dan bahan organic untuk meningkatkan retensi hara, perbaikan sistem drainase, dan pemilihan varietas dan waktu tanam yang sesuai dengan lingkungan tumbuh. Untuk lahan sawah, teknologi budidaya kedelai dilakukan dengan sistem budidaya jenuh air. Pemilihan varietas unggul kedelai menjadi perhatian dalam upaya keberhasilan peningkatan produktivitas. Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pemilihan varietas adalah : (a) daya hasil, (b) umur tanaman, (c) tipe/ukuran biji, (d) musim tanam, (e) preferensi pasar, (f) nilai jual, (g) ketersediaan benih, dan (h) kesesuaian agroekologi.