Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TEORI DIENES DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Ukhti Raudhatul Jannah
INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Vol 8, No 2 (2013): JURNAL KEPENDIDIKAN INTERAKSI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.292 KB)

Abstract

Abstrak: Dienes mengemukakan bahwa tiap-tiap konsep atau prinsip dalam matematika yang dijsakian dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik. Ini mengandung arti bahwa benda-benda atau obyek-obyek dalam bentuk permainan akan sangat berperan bila dimanipulasi dengan baik dalam pelajaran matematika. Jika matematika diajarkan dengan teori Dienes (permainan), maka siswa akan lebih tertarik untuk belajar. Teori Dienes terdapat enam tahap berurutan dalam belajar matematika, yaitu: (1) Permainan bebas (free play), (2) Permainan yang menggunakan aturan (games), (3) permainan mencari kesamaaan sifat (searching for comunities), (4) Permainan dengan representasi (representation), (5) Permainan dengan simbulisasi (symbulizaion), (6) Formalisasi (formalization).
STRATEGI PENGAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN BULAT Ukhti Raudhatul Jannah
INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Vol 9, No 1 (2014): INTERAKSI Jurnal Kependidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.465 KB)

Abstract

Kesulitan yang dialami siswa dalam  memahami materi bilangan bulat terutama pada pengoperasian nya, siswa bingung dalam menentukan  mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu dan seringkali kesulitan dalam  menentukan hasil akhirnya. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang masih rendah, yang ditunjukkan dengan hasil pre-test siswa tentang bilangan bulat masih banyak di bawah KKM. Untuk itu, penelitian ini menerapkan strategi pengajaran terbalik (reciprocal teaching) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat di kelas VII SMP Negeri 1 Larangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dan dilakukan selama dua siklus. Kesimpulan dari penelitian adalah hasil belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan penggunaan  strategi reciprocal teaching semakin baik dan meningkat pada tiap siklusnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan  strategi reciprocal teaching dapat membantu siswa dalam  memahami materi tersebut dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika.
HUBUNGAN LIMIT FUNGSI DAN LIMIT BARISAN PADA TOPOLOGI REAL Ukhti Raudhatul Jannah
INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Vol 9, No 2 (2014): INTERAKSI Jurnal Kependidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.436 KB)

Abstract

IDENTIFIKASI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH TRIGONOMETRI Septi Dariyatul Aini; Ukhti Raudhatul Jannah; Ririn Masruroh
SIGMA Vol 3, No 1 (2017): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.694 KB) | DOI: 10.0324/sigma.v3i1.337

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan dan pada aspek kesalahan mana yang paling banyak dilakukan siswa kelas XI RPL 3 SMKN 3 Pamekasan dalam menyelesaikan masalah matematika pada pokok bahasan trigonometri ditinjau dari aspek memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah sesuai rencana, dan pengecekan kembali terhadap semua langkah yang telah dikerjakan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan tes dan wawancara sebanyak dua kali. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kesalahan subjek  penelitian siswa SMKN 3 Pamekasan dalam menyelesaikan masalah matematika adalah sebagai berikut: 1) Letak kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pokok bahasan trigonometri pada siswa kelas XI RPL SMKN 3 Pamekasan sebagai berikut: (a) Kesalahan memahami soal, meliputi: salah dan tidak menuliskan apa yang diketahui serta salah dan tidak menuliskan apa yang ditanyakan; (b) Kesalahan merencanakan penyelesaian, meliputi: salah dan tidak menuliskan konsep, salah dan tidak menuliskan rumus, dan salah dan tidak membuat gambar; (c) Kesalahan dalam menyelesaikan masalah sesuai rencana, meliputi: tidak menjawab soal, salah dalam melakukan perhitungan dalam menyelesaikan soal, salah menuliskan simbol dengan benar dan salah dan memperoleh hasil akhir jawaban; (d) Kesalahan pengecekan kembali terhadap semua langkah yang dikerjakan, meliputi: tidak sesuai antara jawaban yang diperoleh dengan perintah atau pertanyaan yang diberikan soal, tidak teliti dalam pengerjaan atau pelaksanaan rencana penyelesaian masalah dan salah dan tidak menarik kesimpulan dan meyakini jawaban akhir. 2) Kesalahan yang dilakukan siswa kelas XI RPL SMKN 3 Pamekasan dalam menyelesaikan masalah matematika pada pokok bahasan trigonometri ditinjau dari aspek memahami masalah sebesar 51,96 %, merencanakan penyelesaian sebesar 40,19 %, menyelesaikan masalah sesuai rencana sebesar 39,21 %, dan pengecekan kembali terhadap semua langkah yang telah dikerjakan sebesar 72,55 %. Jadi kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa yaitu pada aspek pengecekan kembali terhadap semua langkah yang telah dikerjakan sebesar 72,55 %.
Pelatihan Keterampilan Dasar Mengajar Bagi Guru Tugas Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah Ainur Rofiq Hafsi; Laili Amalia; Ukhti Raudhatul Jannah; Harsono Harsono; Qudsi Ali; Fazaraul Farahiyyah Ad-Daimah
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): November : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v1i4.1060

Abstract

The problem faced by Sheikh Abdurrahman Rabah Islamic Boarding School is that there is a lack or limitation in the teaching skills of the task teachers. They have strong religious knowledge, but lack knowledge or experience in effective teaching methods. This can affect the quality of learning in the pesantren and the teachers' ability to deliver material clearly and interestingly. Training on basic teaching skills can help teachers deliver the material more effectively, manage the class well, and improve interaction with the students. The stages of implementing this service activity include: identifying the specific needs of prospective task teachers by conducting surveys or interviews with prospective task teachers to understand their needs in developing teaching skills, creating a training program framework for effective teaching methods, classroom management, use of educational technology, and learning evaluation, preparing a training schedule and arranging the necessary venues and facilities, providing training materials, including materials, tasks, and other supporting resources, carrying out training activities in the form of materials and practices of effective teaching methods, classroom management, use of educational technology, and learning evaluation, and carrying out evaluation of training activities. The results of the implementation of this service activity are: understanding and accuracy in selecting and applying methods that can be applied to schools in the pesantren environment, participants understand and apply how to manage the classroom by improving classroom discipline, increasing time efficiency, creating a positive learning environment, increasing student involvement, improving communication skills, improving student achievement, and managing student diversity, participants are able to independently and skillfully create learning media by utilizing AI. Participants are able to create PPT easily using AI, participants are able to provide feedback to students, identify areas that need improvement during the learning process, and measure students' final achievement on a topic or learning period. In addition, participants were able to practice conducting mini exams, class discussions, oral questions, daily assignments, midterms, and final exams.