Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Keramik Kepada Masyarakat Umum untuk Meningkatkan Kereativitas dan Memperkenalkan Proses Pembuatan Keramik Sebagai Upaya Melestarikan Karya Seni Indonesia Aria Weny Anggraita; Nanik Rachmaniyah; Budiono; Firman Hawari
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6835.3 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.160

Abstract

Keramik sebagai salah satu seni terapan dengan kearifan lokal memiliki kekhasan dengan Teknik finishing yang beragam menghasilkan keramik estetik dan fungsional. Saat ini tren akan keramik semakin meningkat, semakin banyak usaha kecil menjual keramik dengan kekhasan masing-masing. Pelatihan keramik yang ditujukan kepada masyarakat umum maka masyarakat umum dapat memanfaatkan pengetahuan pembuatan keramik sebagai hobi atau untuk memulai usaha kecil yang dapat dikembangkan. Melalui pelatihan ini masyarakat dapat menuangkan kreativitasnya pada seni terapan dengan material lokal sekaligus untuk melestarikan budaya seni keramik Indonesia dengan bahan tanah liat lokal. Pelatihan keramik dilakukan secara online menyesuaikan kondisi pandemic saat ini dimana harus membatasi pertemuan secara langsung. Pelatihan akan diadakan sebanyak tiga kali dengan jeda satu minggu/pertemuan untuk memberi kesempatan kepada peserta mencoba berkreasi dengan tanah liat. Peralatan dalam membuat keramik pada workshop keramik ini sangat sederhana dan dapat ditemukan di sekitar lingkungan masing-masing peserta. Untuk lebih memudahkan para peserta, kami membuat paket khusus peralatan sederhana dan mengirimkan tanah liat earthenware untuk mendukung membuat keramik yang kami kirimkan langsung ke alamat rumah masing-masing peserta. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini, peserta menjadi lebih kreatif. Peserta dapat berkreasi membuat keramik sesuai keinginan dan kebutuhannya. Dampak lainnya diharapkan pengetahuan dalam membuata keramik ini dapat menjadikan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan lestarinya budaya seni keramik di Indonesia.
PENDOPO SEBAGAI TANDA: KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES TERHADAP REPRESENTASI BUDAYA DI PURO MANGKUNEGARAN Sari, Nayua; Hawari, Firman; Astuti, Susy Budi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.14243

Abstract

Di tengah hiruk pikuk modernitas yang serba canggih dan cepat, warisan budaya sering kali terlupakan dan menjadi bangunan yang terdiam di sudut kota, terlihat tetapi tak lagi dimaknai. Contohnya Pendopo Puro Mangkunegaran, dimana pendopo ini memiliki sejarah dibalik tiang-tiang tinggi dan atap limasannya. Tersimpan bahasa simbolik yang merekam cara hidup, nilai, dan pandangan dunia masyarakat jawa. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk “mendengarkan” kembali bahasa arsitektur melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Dengan melakukan pengamatan langsung dan telaah studi pustaka, kajian ini mencoba menafsirkan Pendopo sebagai tanda. Melalui semiotika Roland Barthes kita tidak hanya melihat apa yang tampak, tetapi juga apa yang dimaknai. Dengan analisis denotasi, konotasi dan mitos, kita dapat menemukan bahwasanya pendopo tidak hanya sekedar ruang fisik, melainkan juga ruang yang memiliki makna. Penelitian ini bukan sekedar tentang bangunan, melainkan tentang kesadaran budaya. Dimana makan budaya mulai tergerus oleh zaman, membaca ulang tentang sejarah pendopo adalah cara kecil untuk tetap m,erawat ingatan dan identuitas budaya tersebut.
Development of Customer Development Stages in Tourism Directory Application Services Using Design Thinking Dharma Sentosa, Made Agung; Hawari, Firman
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i9.2279

Abstract

The Development of Customer Development Stages in the Tourism Directory Application Service using Design Thinking is a development process based on the stages of a survey of user needs in defining problems and formulating solutions to these problems. This research aims to gain knowledge and insight related to user needs for a tourist directory application service, identify service features that are by the needs of tourist directory application service users, and obtain a Minimum Viable Product (MVP) on the tourist directory application service owned by the current author (https://gatewee.com). The research conducted is in the form of surveys and interviews with users through the stages of Customer Development and uses a user-based problem-solving approach through Design Thinking. Methods This research is qualitative and quantitative research that describes the user-based development strategy of the Tourism Directory Application Service. The results of the research are User Persona, identification of features, focus on feature development, prototypes, Usability Test results, MVP, targeting strategies & business models and business development plans.
Development of an Excel Dashboard-Based Warehousing Administration System Using the Design Thinking, EOQ, and POQ Approaches Silitonga Nim, Samuel Christian Hamonangan; Hawari, Firman
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i10.5330

Abstract

Warehousing is an important part of a manufacturing process where ideal warehouse management will improve the company's logistics in times of crisis. This research seeks to gain an in-depth understanding of the problems faced by warehousing and create user-focused solutions. Furthermore, EOQ and POQ methods are used to optimize stock and order management. EOQ helps determine the economical number of bookings to be made, while POQ considers demand variability in determining order schedules. The results of this study show that with Design Thinking, it was found that the needs of users are the use of an easier application system and stock filling standards so that the accuracy of stock is better maintained. It can be concluded that the EOQ and POQ methods can overcome understock and overstock. However, the EOQ method has less risk than POQ, this is because the company does not spend a lot of funds and takes with little frequency so it is more effective and the warehouse movement space can be more minimal.