Fransiskus Dede Kusumawan Sose
Rumah Tahanan Kelas II-B Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SCORING ATOPIC DERMATITIS (SCORAD), HYGIENE PERSONAL DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II-B KUPANG Irine Yunila Prastyawati; Fransiskus Dede Kusumawan Sose
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.215

Abstract

Gambaran klinis Dermatitis Atopik (DA) didasarkan pada tingkat keparahan atau stadiumnya. Kejadian DA sering kali dikaitkan dengan Hygiene Personal. Tujuan umum penelitian ini adalah mengetahui hubungan Hubungan antara Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD) dengan Hygiene Personal di Rumah Tahanan Negara Kelas II-B Kupang. Desain penelitian ini adalah observational analytic dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian didapatkan jenis kelamin semua responden 109 responden (100%) adalah laki – laki. Pendidikan terakhir yang dominan pada penelitian ini adalah SMA dengan 36 responden (33,02%). Usia responden adalah 38,86 tahun, dengan usia paling muda adalah 19 tahun dan paling tua 72 tahun. sebagian besar menyebutkan bahwa memiliki riwayat penyakit kulit 77 responden (70,64%), sedangkan riwayat alergi 84 responden (77,06) tidak memiliki alergi. Sebagian besar 72 responden (66,05%) memiliki hygiene personal yang baik 72, sedangkan sebagian besar 74 responden (67,89%) dalam kategori SCORAD sedang. Rata – rata responden tinggal di Rutan adalah 5,97 bulan, dengan waktu minimal 1 bulan dan maximal 24 bulan. Area dermatitis memiliki rata – rata 10,09% dengan luas minimal 1% dan maksimal 91%. Intensity atau tanda – tanda inflamasi pada kasus dermatitis memiliki rata – rata 4,70 dengan nilai minimal 1 dan maksimal 11. Subject Symptoms menunjukkan adanya keluhan pada responden memiliki rata – rata 4,84, dengan nilai minimum 2 dan maksimal 11. Dapat diketahui nilai p=0,002 (p<0,05) pada variabel korelasi antara SCORAD dan Hygiene Personal. Observasi lanjutan dari SCORAD secara rutin misal 14 hari sekali sesuai dengan lamanya pembentukan imunitas setelah paparan infeksi, untuk melihat respon tubuh terhadap kejadian Dermatitis Atopik
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Identifikasi Dermatitis Atopik di Rumah Tahanan Negara Kelas II-B Kupang Irine Yunila Prastyawati; Fransiskus Dede Kusumawan Sose
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6075

Abstract

ABSTRAK Dermatitis Atopik (DA) merupakan salah satu jenis kelainan kulit yang subjektif, seringkali ditandai oleh rasa gatal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan narapidana Kelas IIB Kupang dalam mengidentifikasi DA. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dan pelatihan deteksi DA. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan edukasi tentang DA, kemudian diberikan pelatihan untuk identifikasi DA dengan alat ukur Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD). Terdapat 85% responden yang pengetahuannya meningkat setelah mendapat edukasi. Dari pelatihan SCORAD, seluruh responden 100% mampu mengobservasi DA yang sedang dialami dan didapatkan 67,89% yang termasuk dalam kategori DA sedang, terdapat 31,19% dengan DA ringan dan 0,92% dengan DA berat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan responden menjadi lebih baik setelah mendapatkan edukasi. Seluruh responden mampu melakukan observasi terhadap DA yang dialami, dan mayoritas responden saat ini mengalami DA tingkat sedang. Saran dari kegiatan yang dilakukan ini adalah observasi mandiri yang dilakukan oleh responden hendaknya terus dilakukan rutin untuk mencegah timbulnya komplikasi DA. Kata kunci: Atopik, Dermatitis, Gatal   ABSTRACT Atopic Dermatitis (AD) is a subjective skin disorder, often characterized by itching. The purpose of this activity was to increased the knowledge and skills of Class IIB Kupang prisoners in identifying DA. The activity began with education about AD, then training was given to identify AD with the Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD) measuring instrument. The target of this activity is all prisoners of Class IIB Kupang Rutan. There were 85% of respondents whose knowledge increases after receiving education. From the SCORAD training, all respondents were 100% able to observe the AD being experienced and it was found that 67.89% were included in the moderate AD category, there were 31.19% with mild AD and 0.92% with severe AD. The conclusion of this activity is that the respondents' knowledge level becomes better after receiving education. All respondents were able to observe the AD experienced, and the majority of respondents currently experience moderate AD. Suggestions from this activity is that self-observation carried out by respondents should continue to be carried out routinely to prevent AD complications. Keywords: Atopic, Dermatitis, Itch