Hasnaeni
STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA KEPALA PUSKESMAS BONTOMARANNU Hasnaeni
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan sehingga menghasilkan janin yang tumbuh dalam rahim seorang wanita. (Waryana, 2010). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia, status ekonomi, pengetahuan ibu, dan pola makan terhadap kejadian gizi kurang pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional, populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Pengambilan sample menggunakan teknik purpossive sampling, didapatkan 43 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 18.0. Hasil analisis bivariat tidak didapatkan hubungan antara usia dengan kejadian gizi kurang pada ibu hamil (p>0,05), terdapat hubungan antara status ekonomi dengan kejadian gizi kurang pada ibu hamil (p<0,05), tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada ibu hami l (p>0,05), dan terdapat hubungan antara usia dengan kejadian gizi kurang pada ibu hamil (p<0,05). Kesimpulan dalam penellitian ini adalah terdapat hubungan antara status ekonomi dan pola makan terhadap kejadian gizi kurang pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu.
PENGARUH PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN AKSEPTOR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANTANG PERUMNAS Hasnaeni
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang sangat populer di Indonesia Kontrasepsi suntik memiliki beberapa kekurangan salah satunya yaitu Peningkatam berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas pada tahun 2014. Jenis penelitian ini survey deskriptif analitik dengan metode uji peringkat bertanda Wilcoxon. Jumlah sampel 86. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai (ρ=0,00 <α=0,05) berarti H1 diterima yang menunjukkan ada pengaruh pemakaian kontrasepsi suntik terhadap peningkatan berat badan akseptor di wilayah kerja puskesmas Antang Perumnas. Dari penelitian ini disarankan bahwa, perlunya diberikan pemahaman kepada akseptor tentang efek samping dari kontrasepsi suntik, sehingga tidak menimbulkan kepanikan kepada akseptor terutama yang baru memakai kontrasepsi suntik.
STUDI KEHAMILAN RESIKO TINGGI TERHADAP PENYULIT PERSALINAN DI RUANGAN NIFAS RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK PERTIWI Hasnaeni
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan persalinan adalah proses alami, tetapi bukan tanpa resiko yang menjadi beban wanita. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran ibu hamil resiko tinggi terhadap penyulit persalinan di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Jenis penelitian survei deskriptif, populasi adalah semua ibu hamil resiko tinggi yang telah melahirkan RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Sampel adalah semua status ibu hamil resiko tinggi. Sampling yaitu purposive sampling, didapatkan 34 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dan dianalisis menggunakan program komputer. Analisis data mencakup analisis univariat untuk mengetahui dan memperlihatkan distribusi frekuensi dan persentase tiap variabel yang diteliti. Hasil analisis diperoleh 34 responden, terdapat 20 responden (58.8%) umur beresiko dan 14 responden (41.2%) umur tidak beresiko, 11 responden (32,4%) paritas >4 kali dan 23 responden (67.6%) paritas <4 kali, 19 responden (55,9%) ada riwayat obstetrik jelek dan 15 responden (44,1%) tidak riwayat obstetrik jelek, 16 responden (47,1%) ada penyakit penyerta dan 18 responden (52,9%) tidak ada penyakit penyerta dan 14 responden (41,2) jarak kehamilan yang beresiko dan 20 responden (58,8%) jarak kehamilan yang tidak beresiko, 11 responden (32,4%) pengetahuan cukup dan 23 responden (67,6%) pengetahuan kurang, 21 responden (61,8%) ada penyulit persalinan dan 13 responden (38,2%). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa umur, riwayat obsterik jelek, pengetahuan kurang ibu hamil masih tinggi presentase beresiko, sedangkan paritas, penyakit penyerta, jarak kehamilan ibu hamil resiko tinggi rendah presentase tidak beresiko.
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS XI TERHADAP RISIKO PERNIKAHAN DINI PADA KEHAMILAN DAN PROSES PERSALINAN DI SMA IT WAHDAH ISLAMIYAH MAKASSAR Hasnaeni; Irmawati A. Patagiling
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko pernikahan dini pada kehamilan dan proses persalinan adalah bahaya yang dapat terjadi ketika perempuan hamil dan bersalin dibawah umur yaitu kurang dari 18 tahun, ada beberapa risiko yang dapat terjadi pada kehamilan seperti keracunan kehamilan, panggil sempit, kelainan letak, abortus, dan anemia, sedangkan risiko yang dapat terjadi pada proses persalinan seperti persalinan lama, ketuban pecah dini, bayi prematur dan bayi baru lahir rendah dan mengalami perdarahan, risiko pernikahan dini dilingkungan remaja cenderung lebih berdampak negatif baik dari segi sosial, ekonomi maupun psikologis remaja tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswi kelas XI terhadap risiko pernikahan dini pada kehamilan dan proses persalinan di SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelian deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling (random sampling), didapatkan 73 responden sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan uji deskriptif frekuensi, untuk mengetahui tingkat pengetahuan, hasil uji menunjukan tingkat pengetahuan siswi baik, di kategorikan baik sebanyak 64 siswi (87.7%), cukup sebanyak 3 siswi (4.1%), dan kurang sebanyak 6 orang siswi (8.2%). Hasil peneitian ini yaitu tingkat pengetahuan para siswi kelas XI terhadap risiko pernikahan dini pada kehamilan dan proses persalinan di SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar adalah baik,untuk itu diharapkan kepada para remaja agar dapat mengetahui lebih banyak lagi pengetahuanya terhadap risiko-risiko apa saja yang dapat terjadi ketika seorang remaja memutuskan untuk menikah diusia yang belum seharusnya yaitu kurang dari 18 tahun.
PERSEPSI AKSEPTOR KB DALAM PENGGUNAAN KB NON HORMONAL DI PUSKESMAS UJUNG PANDANG BARU KOTA MAKASSAR Mawar S. Alam; Hasnaeni
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi berasal dari kata ‘Kontra’ yang berarti mencegah atau menghalangi dan ‘konsepsi’ yang berarti pembuahan atau pertemuan antara sel telur dengan sperma. Jadi Kontrasepsi dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur dengan sel sperma. KB Non Hormonal merupakan alat kontrasepsi yang tidak mengandung Hormon Sehingga, penggunaanya tidak mempengaruhi kondisi Hormonal dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Persepsi Akseptor KB dalam penggunaan KB Non Hormonal di Puskesmas Ujung Pandang baru Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan cara aksidental dengan jumlah sampel sebanyak 30 Akseptor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian dilakukan dengan penggunaan kuesioner. Data yang dikumpulkan dilakukan uji statistic chi square. Berdasarkan uji statistik dapat dideskripsikan bahwa dari 30 Akseptor yang memiliki persepsi kurang sebanyak 19 orang (63,3%) dan Akseptor yang memiliki persepsi yang baik sebanyak 11 orang (36,7%).