Irmawati A. Patagiling
STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS XI TERHADAP RISIKO PERNIKAHAN DINI PADA KEHAMILAN DAN PROSES PERSALINAN DI SMA IT WAHDAH ISLAMIYAH MAKASSAR Hasnaeni; Irmawati A. Patagiling
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko pernikahan dini pada kehamilan dan proses persalinan adalah bahaya yang dapat terjadi ketika perempuan hamil dan bersalin dibawah umur yaitu kurang dari 18 tahun, ada beberapa risiko yang dapat terjadi pada kehamilan seperti keracunan kehamilan, panggil sempit, kelainan letak, abortus, dan anemia, sedangkan risiko yang dapat terjadi pada proses persalinan seperti persalinan lama, ketuban pecah dini, bayi prematur dan bayi baru lahir rendah dan mengalami perdarahan, risiko pernikahan dini dilingkungan remaja cenderung lebih berdampak negatif baik dari segi sosial, ekonomi maupun psikologis remaja tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswi kelas XI terhadap risiko pernikahan dini pada kehamilan dan proses persalinan di SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelian deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling (random sampling), didapatkan 73 responden sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan uji deskriptif frekuensi, untuk mengetahui tingkat pengetahuan, hasil uji menunjukan tingkat pengetahuan siswi baik, di kategorikan baik sebanyak 64 siswi (87.7%), cukup sebanyak 3 siswi (4.1%), dan kurang sebanyak 6 orang siswi (8.2%). Hasil peneitian ini yaitu tingkat pengetahuan para siswi kelas XI terhadap risiko pernikahan dini pada kehamilan dan proses persalinan di SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar adalah baik,untuk itu diharapkan kepada para remaja agar dapat mengetahui lebih banyak lagi pengetahuanya terhadap risiko-risiko apa saja yang dapat terjadi ketika seorang remaja memutuskan untuk menikah diusia yang belum seharusnya yaitu kurang dari 18 tahun.