Soehendro Ratnawidjaja
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PANDANGAN TERHADAP FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN RANTAI PASOK BERKELANJUTAN DARI PELAKU BISNIS PROPERTI DI SURABAYA Tri Wahyu Harto Wibowo; Handy Iswara; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.321 KB)

Abstract

Manajemen rantai pasok didefinisikan sebagai visi, budaya, proses dan strategi untuk mengoptimalkan produksi, nilai bahan mentah atau komponen dari pemasok terpercaya dan inovatif. Menjaga hubungan terhadap pihak yang terlibat didalam rantai pasok akan mempengaruhi keuntungan dan relasi perusahaan. Pengimplementasian manajemen rantai pasok yang baik dapat menghasilkan produk yang bagus, biaya operasional yang rendah, pengerjaan tepat waktu, dan mengurangi hal-hal yang tidak diperlukan. Penelitian ini akan mengamati faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen rantai pasok berkelanjutan di Surabaya. Faktor-faktor yang ditinjau adalah pemicu manajemen rantai pasok, manajemen pemasok untuk resiko dan kinerja, manajemen rantai pasok untuk produksi berkelanjutan, dan drivers for lean supply chain. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen rantai pasok yaitu uji rata-rata, dan Anova. Hasil analisis rata-rata menunjukan bahwa faktor tertinggi dari pemicu manajemen rantai pasok adalah tekanan dari pemerintah, untuk faktor tertinggi dari manajemen pemasok untuk resiko dan kinerja adalah dimensi resiko, selanjutnya faktor tertinggi dari manajemen rantai pasok untuk produk berkelanjutan adalah pendekatan siklus hidup, dan yang terakhir faktor tertinggi dari drivers for lean supply chain adalah manajemen permintaan. Pada analisis Anova didapatkan bahwa terdapat perbedaan antara perusahaan kontraktor sipil, pengembang, mekanikal elektrikal, dan perusahaan manufaktur di setiap faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen rantai pasok berkelanjutan.
ANALISIS INVESTASI HUNIAN KOS DI DARMO PERMAI SELATAN Nicko Vincent Yuwono; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.167 KB)

Abstract

Seiring dengan kesadaran bahwa uang adalah kebutuhan manusia yang penting namun nilainya akan menurun akibat inflasi. Oleh karena tu, untuk mempertahankan kesejahteraan, perlu dilakukan investasi terhadap uang yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa investasi terhadap sebuah hunian Kos di perumahan Darmo Permai Selatan dengan metode Net Present Value. Sebelum dapat melakukan analisa investasi harus dilakukan analisa pemasaran, desain produk hunian kos, dan perhitungan Net Present Value. Analisis pemasaran dilakukan dengan analisis deskriptif dari kuesioner, desain produk dengan pembuatan desain, potongan, tampak hingga anggaran biaya. Setelah itu dilakukan analisa mengenai biaya – biaya apa saja yang berpengaruh dalam perhitungan investasi seperti biaya pembangunan hunian, pembelian tanah, perpajakan, pembelian perabotan hingga biaya operasional kos. Penelitian diakhiri dengan analisis Net Present Value untuk menentukan kelayakan pelaksanaan investasi, apabila hasil NPV bernilai postif berarti investasi layak untuk dilaksanakan dan sebaliknya. Dari hasil penelitian, berdasarkan beberapa asumsi yang digunakan, investasi ini menghasilkan nilai NPV yang positif. Hal ini berarti bahwa investasi hunian kos ini layak untuk dilaksanakan.
ANALISA PENYEBAB, DAMPAK, PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN KECELAKAAN KERJA DI PROYEK KONSTRUKSI Jonathan Muliawan; Abraham Yudhistira; Herry Pintardi Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.982 KB)

Abstract

Setiap tahun, ribuan kecelakaan terjadi di tempat kerja khususnya pada proyek konstruksi. Hasil analisa statistik dari beberapa negara menunjukkan tingkat kecelakaan fatal pada proyek konstruksi adalah lebih tinggi dibanding rata-rata untuk semua industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penyebab dan dampak dari kecelakaan kerja, serta mengetahui bagaimana pencegahan dan penanganan pada korban kecelakaan kerja di proyek konstruksi. Untuk penyebab dan dampak dari kecelakaan kerja digunakan metode kuisioner. Kuisioner disebar ke 4 kontraktor besar di Surabaya yang telah memiliki K3. Sedangkan untuk pencegahan dan penanganan korban kecelakaan kerja dilakukan dengan metode studi kasus di Proyek Capital Square, Surabaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab kecelakaan kerja yang paling berpengaruh adalah kondisi berbahaya yang tidak segera dikoreksi dan membutuhkan alat pengaman tapi tidak disediakan. Untuk dampak kecelakaan kerja yang paling besar adalah biaya tunjangan cacat, produktivitas pekerja yang berkurang, alat yang menganggur, dan terhambatnya pembangunan proyek. Sedangkan untuk pencegahan dan penanganan korban kecelakaan kerja telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang dimiliki Proyek Capital Square yaitu Rencana MK3L Proyek.
KRITERIA BANGUNAN HIJAU DAN TANTANGANNYA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Rezky Anggunmulia; Denny S. Widyanto; Herry P. Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.292 KB)

Abstract

Sektor bangunan memiliki dampak besar tidak hanya pada kehidupan ekonomi dan sosial, tetapi juga pada lingkungan alam yang dibangun. Meskipun penerapan bangunan hijau dapat mengurangi kerusakan lingkungan, namun tidak semua bangunan baru didisain dan dibangun dengan menerapkan konsep bangunan hijau. Hal ini disebabkan karena penerapan konsep bangunan hijau tidak mudah, dan disamping itu terdapat tantangan yang menghambat penerapan konsep bangunan hijau. Penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner yang ditujukan kepada kontraktor grade 6 & 7, konsultan grade 4, owner, dan pemerintah. Selanjutnya semua kuesioner yang berhasil dikumpulkan akan diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan one way Analysis of Variance (Anova) dengan program SPSS. Hasil dari analisis mean dibandingkan dengan studi lapangan berupa wawancara dengan narasumber kontraktor, konsultan, dan owner sebagai pembanding dari hasil kuesioner. Dari hasil analisis didapatkan bahwa kriteria yang paling mudah yaitu pencahayaan alami dan ventilasi, pemandangan keluar gedung, dan introduksi udara luar. Sedangkan tantangan terbesar yaitu kurangnya pendanaan dalam membangun bangunan hijau, kurangnya perhatian publik terhadap bangunan hijau, dan kurangnya komitmen dari pimpinan administrasi untuk melindungi lingkungan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SAFETY PERFORMANCE PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN TINGGI Kevin Wijaya; Tedjo Adi Prabowo; Herry Pintardi Candra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.041 KB)

Abstract

Safety performance dapat menjadi indikasi seberapa baik usaha sebuah proyek konstruksi dalam melaksanakan program K3 dilapangan, serta dapat digunakan untuk mengevaluasi manajemen keselamatan kerja yang sebelumnya telah dijalankan. Namun kepedulian dalam usaha untuk meningkatkan safety performance sendiri masih belum mendapat pengutamaan. Penelitian ini akan mengamati lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mampu mempengaruhi safety performance pada pembangunan proyek konstruksi bangunan tinggi. Safety performance adalah hasil atau tingkat keberhasilan capaian keselamatan yang diproduksi oleh fungsi pekerjaan tertentu atau kegiatan – kegiatan pada suatu pekerjaan selama periode waktu tertentu. Faktor-faktor yang ditinjau adalah motivasi, peraturan dan regulasi, aspek finansial dan produktivitas, sumber daya dan perlatan, kondisi pekerjaan, budaya dan iklim keselamatan, sikap dan perilaku, pelajaran dari kecelakaan, organisasi, serta program keselamatan dan sistem manajemen. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji mean, Anova dan t-test. Hasil analisis mean menunjukan bahwa faktor paling mempengaruhi menurut seluruh responden dan independent contractor adalah program keselamatan dan sistem manajemen dengan sub-faktor komunikasi dan informasi, sementara itu menurut main contractor adalah sikap dan perilaku dengan sub-faktor umpan balik pekerja terhadap keselamatan kerja, dilain sisi menurut konsultan pengawas adalah pelajaran dari kecelakaan dengan sub-faktor pengalaman kecelakaan kerja. Berikutnya, analisis Anova didapatkan ada banyak perbedaan pandangan antara main contractor, independent contractor, dan konsultan pengawas. Pada analisis t-test antara main contractor dan independent contractor umumnya terdapat perbedaan pandangan, kemudian t-test antara contractor dan konsultan pengawas umumnya terdapat persamaan pandangan.
ANALISA ASPEK KEUANGAN PADA PERENCANAAN KLASTER BANGUNAN RUMAH TINGGAL DENGAN KONSEP EFISIENSI ENERGI Roby Johan; William Wibisono; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.705 KB)

Abstract

Saat ini bisnis properti di Indonesia berkembang sangat pesat, khususnya bidang perumahan. Tetapi pembangunan rumah tinggal yang dilakukan banyak investor kerap kali berorientasi pada keuntungan yang maksimum tanpa memperhatikan dampak terhadap lingkungan dalam jangka panjang. Maka, diperlukan pembangunan klaster perumahan dengan konsep efisiensi energi. Pembangunan harus disertai dengan analisis keuangan yang matang agar proyek dapat dibangun dan memiliki nilai tambah bagi pengembang. Desain rumah pada klaster ini terlebih dahulu dianalisis dengan 4 aspek yaitu perhitungan Overall Thermal Transfer Value, pencahayaan buatan, sistem pengkondisian udara, dan adanya sumber energi yang terbarukan.Desain rumah kemudian diperhitungkan rencana anggaran biayanya dan disimulasikan dilakukan dengan membuat sebuah cashflow dan dianalisis dengan NPV.Hasil analisa menunjukkan investasi yang dilakukan adalah menguntungkan untuk dilaksanakan jika disimulasikan selama 4 tahun. Keuntungan yang diperoleh pada bulan Januari 2016 adalah sebesar Rp11.278.849.952,99.
KRITERIA GREEN ROAD CONSTRUCTION DARI SUDUT PANDANG KONTRAKTOR DAN DINAS PEKERJAAN UMUM DI SURABAYA Theodorus Rudi Chandra; Ray Allchin Dwiputra Komala; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.027 KB)

Abstract

Jalan merupakan salah satu infrastruktur yang berperan penting di setiap negara dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Jalan berperan sebagai prasarana transportasi darat yang dapat menghubungkan antar provinsi dan daerah. Pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun belakangan ini. Industri konstruksi adalah salah satu kontributor polusi terbesar, penipisan sumber daya, limbah, pemanasan global dan perubahan iklim, sehingga dalam meminimalkan dampak negatif pada lingkungan, sosial dan meningkatkan ekonomi maka diadopsi konsep berkelanjutan seperti green road construction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan mengenai kriteria green road construction dari sudut pandang kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum di Surabaya.Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum di Surabaya. Melalui analisis deskriptif dengan mencari nilai rata-rata tertinggi dari kriteria green road construction menurut kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum di Surabaya ditemukan hasil yang menunjukkan bahwa faktor bicycle access dari aspek access and equity kriteria green road construction memperoleh nilai mean tertinggi.
ANALISA PERBANDINGAN BIAYA ANTARA SISTEM PORTAL MENGGUNAKAN LANTAI KONVENSIONAL DAN LANTAI PRACETAK PADA RUKAN Andrian Tanjaya; Wegianto Patampang; Soehendro Ratnawidjaja; Herry Pintardi Chandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.953 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan biaya antara sistem portal lantai pracetak dengan sistem portal lantai konvensional pada rukan. Lantai pracetak yang digunakan dalam penelitian ini adalah panel lantai beton ringan. Beton ringan adalah beton yang memiliki berat jenis lebih ringan dari pada beton pada umumnya. Pengujian ini dilakukan dengan mensimulasikan tiga model sistem portal rukan, yakni model A (bentang 4m), model B (bentang 5m) dan model C (bentang 6m). Dari hasil simulasi ini didapatkan perbedaan biaya antara sistem portal lantai konvensional dengan sistem portal lantai pracetak untuk model A, model B dan model C adalah 13,99%, 9,71% dan 8,01%. Perbandingan biaya tersebut meliputi biaya pelat, balok, dan kolom. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya sistem portal lantai pracetak lebih murah dibandingkan sistem portal lantai konvensional
ANALISIS TANTANGAN DAN MANFAAT BANGUNAN HIJAU Gregorius Kevin; Iwan Anggalimanto; Herry P. Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.484 KB)

Abstract

Konsep Bangunan Hijau atau Green Building muncul sebagai cara untuk mengurangi kerusakan lingkungan. Selain dapat mengurangi kerusakan lingkungan, Bangunan Hijau juga dapat memberikan manfaat dari segi finansial, pasar, industri serta dampak positif bagi pengguna gedung tersebut. Namun, penerapan konsep Bangunan Hijau dapat dikatakan tidaklah mudah, terdapat tantangan-tantangan dalam mewujudkan konsep Bangunan Hijau. Penelitian ini bertujuan mengetahui apa yang menjadi tantangan dalam mewujudkan Bangunan Hijau serta manfaat yang didapat. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kontraktor dan konsultan di Surabaya. Analisa data hasil kuesioner selanjutnya dianalisa menggunakan statistik deskirptif dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Dari hasil analisa data, 3 manfaat utama dari Bangunan Hijau menurut pendapat responden adalah Bangunan Hijau dapat meningkatakn nilai asset gedung, menurukan biaya operasional gedung, dan meningkatkan kenyamanan dan kesehatan pengguna gedung. Sedangkan menurut pendapat responden, yang menjadi tantangan dalam mewujudkan Bangunan Hijau adalah kurangnya perhatian publik terhadap Bangunan Hijau, keraguan informasi tentang metode Bangunan Hijau, dan Risiko dan ketidakpastian dalam membangun Bangunan Hijau.
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING: STUDI KASUS PROYEK TUNJUNGAN PLAZA 6 Derian Asher Prasetyo; Anthony Anthony; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.227 KB)

Abstract

Studi kasus ini dilakukan untuk mengetahui nilai produktivitas dan Labor Utilization Rate (LUR) pada proyek Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Dalam suatu proyek konstruksi, ada tiga faktor yang memegang peranan penting dalam menentukan apakah suatu proyek konstruksi dapat dianggap berjalan dengan lancar atau tidak, antara lain: biaya, mutu, dan waktu. Di antara banyak hal yang memengaruhi ketiga faktor tersebut, faktor tenaga kerja sering kali menjadi pembeda yang cukup signifikan terhadap hasil akhir dari suatu proyek konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah work sampling dengan observasi lapangan selama kurang lebih enam minggu. Hasil yang diperoleh dari rekapitulasi seluruh pengamatan ini ialah bahwa rata-rata nilai produktivitas pekerjaan pembesian di proyek Tunjungan Plaza 6 Surabaya adalah 40,35 kg/orang-jam, sedangkan untuk nilai LUR nya diperoleh sebesar 77,61%. Kedua hasil yang didapat ini menunjukkan suatu nilai yang jauh berbeda dengan indeks Handbook Standar Nasional Indonesia Analisis Biaya Konstruksi. Hal itu disebabkan oleh beberapa perbedaan pada metode dan komposisi tenaga kerja.