Paulus - Nugraha
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERBANDINGAN ANGKA PRODUKTIVITAS PEMASANGAN KERAMIK LANTAI DAN PLAFON Kevin Filbert Ongkojoyo; Ruben - Giovanno; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka produktivitas pekerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting pada suatu pekerjaan konstruksi karena dapat menjadi tolak ukur bahwa pekerjaan tersebut terlambat atau tidaknya. Rata-rata pekerja di Indonesia memiliki produktivitas yang cenderung rendah. Berbeda dengan Singapura, Singapura sangat maju dalam berbagai bidang yang salah satunya pada bidang konstruksi. Singapura memiliki sebuah standar yang digunakan sebagai pedoman untuk pengerjaan proyek dalam produktivitas yaitu BCA (Building Construction Authority). Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan data dan membandingkan angka produktivitas pada pekerjaan konstruksi khususnya pekerjaan finishing pemasangan keramik lantai dan plafon yang ada di Indonesia dan beberapa negara lainnya kemudian mencari tahu apa saja faktor-faktor yang berpengaruh terhadap angka produktivitas tersebut dengan menggunakan pedoman BCA 2014. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari studi literatur dan observasi lapangan di pembangunan kantor Gagas Energy Surabaya yang sedang melakukan pekerjaan pemasangan keramik lantai dan plafon. Hasil dari penelitian bahwa pada rata-rata angka produktivitas pekerjaan pemasangan keramik lantai Indonesia masih tertinggal dibanding dengan Singapura dan beberapa negara lainnya, tetapi untuk pekerjaan pemasangan plafon Indonesia memiliki rata-rata angka produktivitas yang cukup tinggi dan dapat mengungguli Singapura dan beberapa negara lainnya. Untuk faktor-faktor penyebab perbedaan angka produktivitas itu dipengaruhi oleh usia pekerja, skill pekerja, dan kondisi lembur.
SURVEY TERHADAP KEPUTUSAN KONTRAKTOR DI SURABAYA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PROYEK Lukman Dharma Holis; Yonathan - Wijaya; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan siklus hidup suatu proyek yang dimulai dengan proses inisiasi, studi kelayakan, perencanaan desain engineering, pengadaan dan implementasinya tidak akan sukses jika faktor produktivitas sumber daya yang digunakan tidak optimal dengan baik. Dalam siklus hidup suatu proyek kinerja produktivitas sangat ditentukan pada tahap pelaksanaannya (Konstruksi). Hal yang menjadi suatu permasalahan yang umumnya timbul dalam suatu pelaksanaan konstruksi yaitu minimnya kinerja produktivitas yang dihasilkan dari sumber daya yang digunakan.. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keputusan yang berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas proyek konstruksi serta mengetahui perbedaan pengambilan keputusan di tiap jenis kontraktor. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan survey, dengan membagikan kuesioner kepada beberapa kontraktor di Surabaya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisa rata-rata, dan Kruskal Wallis. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor-faktor komunikasi antar pihak, melakukan pengawasan lapangan, penjadwalan proyek, keterlambatan pengiriman material dari supplier, melakukan pengendalian biaya merupakan faktor-faktor yang paling berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas. Dalam penelitian ini tidak terdapat perbedaan pendapat keputusan tiap jenis kontraktor.
SURVEI TENTANG JENIS DAN PENYEBAB BENDA JATUH YANG MENYEBABKAN KECELAKAAN PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Felicia - Putri; Giovanni - Putra; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan pada bidang konstruksi memang tidak pernah lepas dari masalah keselamatan kerja. Dari beberapa referensi dari luar negeri, kecelakaan benda jatuh merupakan kecelakaan yang memiliki frekuensi terbesar kedua pada proyek konstruksi setelah kecelakaan manusia jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi dari jenis benda jatuh serta frekuensi dan dampak dari faktor yang dapat menyebabkan benda jatuh di beberapa proyek konstruksi di Surabaya Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang ditujukan kepada para staf, mandor, dan tukang pada beberapa proyek konstruksi yang sedang berjalan di Surabaya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat tiga aspek tertinggi dari frekuensi benda jatuh pada proyek konstruksi, yaitu “Peralatan pertukangan (palu, gergaji, kunci pas, dll)”, “Lain-lain (tangki, daun pintu, potongan kayu, dll)”, dan “Bata (bata beton, batu bata, bata ringan, dll)”. Tiga aspek tertinggi dari frekuensi faktor penyebab benda jatuh, yaitu “Kecerobohan saat bekerja”, “Kondisi cuaca yang buruk”, dan “Membawa alat pertukangan berlebihan ketika bekerja di ketinggian”. Sedangkan tiga aspek tertinggi dari dampak faktor penyebab benda jatuh menurut responden, yaitu “Kecerobohan saat bekerja”, “Kondisi cuaca yang buruk”, dan “Pemeliharaan alat berat yang tidak rutin”.
SURVEI PEMAHAMAN DAN KESIAPAN KONSTRUKSI 4.0 DI SURABAYA Jeffry Halim Setiawan; Daniel - Purwanto; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi 4.0 terdiri dari 3 kategori yaitu Smart Construction Site, Simulation Tools, dan Virtualization. Kategori Smart Construction Site terdiri dari pernyataan Internet of Things, Automation, Cyber Physical System, dan Robotics. Kategori Simulation Tools terdiri dari pernyataan Building Information Modeling dan Augmented/Virtual. Kategori Virtualization terdiri dari Mobile Computing, Social Media, Big Data, dan Cloud Computing. Karena hal-hal ini masih baru, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan kesiapan konstruksi 4.0 para praktisi konstruksi di Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada para praktisi konstruksi yang terlibat langsung di lapangan di wilayah Surabaya. Data hasil kuesioner dianalisa dengan menghitung rata-rata dan korelasi jawaban responden untuk setiap pemahaman dan kesiapan konstruksi 4.0. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa nilai mean pemahaman lebih tinggi daripada kesiapan konstruksi 4.0 di Surabaya. Selanjutnya dilakukan uji korelasi Bivariate Pearson dari hasil nilai mean pemahaman dan kesiapan konstruksi 4.0 pada 2 variabel tersebut. Dari hasil uji korelasi Bivariate Pearson didapat bahwa tidak ada korelasi antara pemahaman dan kesiapan konstruksi 4.0 di Surabaya.
SURVEI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI MENURUT PERATURAN MENTERI PUPR 21 TAHUN 2019 PADA BEBERAPA PROYEK DI SURABAYA Piniela - Sutandi; Stevanny - Wicaksana; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat urgensi angka kecelakaan kerja konstruksi di Indonesia, pemerintah mengatur penyelenggaraan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dalam perundang-undangan serta mewajibkan pelaksanaannya. Penelitian mengenai Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2019 belum pernah dilakukan sebelumnya, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan SMKK dan mengetahui hambatan utama penerapan SMKK pada beberapa proyek di Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada tim K3 (safety officer) pada 30 proyek di Surabaya. Data hasil kuesioner diolah menggunakan metode uji validitas dan reliabilitas, analisa deskriptif RII untuk menguji 5 elemen penerapan SMKK, dan analisa mean untuk menguji 3 elemen hambatan penerapan SMKK. Dari analisa validitas dan reliabilitas menyatakan bahwa semua variabel valid dan reliabel. Hasil dari analisa deskriptif RII penerapan SMKK di beberapa proyek di Surabaya memiliki nilai terendah sebesar 77,333% dan dikategorikan penerapan sedang (nilai RII 60% - 85%) dan nilai tertinggi sebesar 92% dan dikategorikan penerapan baik (nilai RII >85%). Sedangkan hambatan utama penerapan SMKK berdasarkan analisa mean adalah sanksi pemerintah terlalu ringan menyebabkan SMKK tidak diterapkan secara memadai. Lalu tidak adanya insentif dikarenakan kurangnya atau bahkan tidak adanya dana. Jadwal proyek yang ketat juga menyebabkan pekerja tidak terampil dalam menyelesaikan pekerjaannya tidak memprioritaskan SMKK.