Sampurna Sampurna
Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PEKERJA DALAM BIDANG KONSTRUKSI DI SURABAYA Philander Ivan; Sampurna Sampurna; Herry Pintardi; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.783 KB)

Abstract

Pembangunan dalam bidang konstruksi di Indonesia semakin berkembang. Hal ini membuat persaingan kontraktor menjadi semakin ketat. Oleh karena itu kontraktor perlu memperhatikan produktivitas pekerjanya untuk mewujudkan pembangunan seefisien mungkin. Produktivitas yang perlu diperhatikan antara lain meliputi faktor teknik, faktor manusia, faktor manajemen, dan faktor luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang paling mempengaruhi produktivitas pekerja dalam bidang konstruksi. Selain itu, penelitian ini juga berujuan untuk mengetahui faktor produktivitas pekerja yang paling berbeda pada proyek High Rise dan Low Rise building. Dalam penelitian ini, dilakukan penyebarkan kuesioner untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Kuesioner dibagikan kepada para mandor pada proyek High Rise dan Low Rise building. Setelah mendapatkan data dari para responden, dilakukan pilot study untuk mengecek kelayakan kuesioner dilanjutkan dengan pengolahan data dengan metode Independent-Sample T Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keahlian tenaga kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh pada produktivitas pada pekerja proyek High Rise building dan pengalaman tenaga kerja pada pada pekerja proyek Low Rise building. Kedua sub-faktor tersebut merupakan bagian dari faktor manusia. Sedangkan faktor yang paling berbeda terdapat pada faktor produktivitas pekerja antara proyek High Rise dan Low Rise building adalah letak gudang yang tidak sesuai dari kelompok faktor manajemen