Sentosa Limanto
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUASI BERBAGAI MACAM MATERIAL TAHAN API DALAM GEDUNG BERDASARKAN KLARIFIKASI STANDAR NASIONAL INDONESIA David Sangtania; udhiansyah Wijaya; Sentosa Limanto; Januar Buntoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.592 KB)

Abstract

Saat ini kebutuhan akan material penghambat kebakaran pasif sangat diperhatikan untuk bangunan konstruksi, terutama untuk gedung – gedung tinggi. Namun biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh gedung dengan fasilitas tersebut tergolong mahal, sehingga pemilihan material yang akan digunakan harus tepat. Penilitian ini bertujuan agar pemilik gedung dapat memilih material penghambat kebakaran pasif yang sesuai dengan peraturan SNI 03-1736-2000 dan dapat memilih material dengan harga yang tepat.Hasil penelitian menunjukkan material yang digunakan berdasarkan tingkat ketahanan api untuk dinding, atap, dan lantai adalah Promatect-H, untuk ducting adalah Promatect-H dan Cafco SprayFilm WB3, untuk balok dan kolom adalah Cafco Mandolite CP2, Cafco SprayFilm WB3, dan Promatect-H, untuk bagian lubang pada dinding dan lantai adalah Promaseal Bulkhead Sealer System dan Promastop Cement, dan untuk sistem pemipaan adalah Promaseal UniCollar dan Promaseal FlexiWrap. Material yang digunakan berdasarkan perbandingan harga antar material untuk dinding, atap, lantai, dan ducting adalah Promatect-H, untuk bagian balok dan kolom dipilih Cafco Mandolite CP2, untuk bagian lubang pada dinding dan lantai dipilih Promaseal Bulkhead Sealer System, dan untuk sistem pemipaan dipilih Promaseal FlexiWrap.
TINGKAT KEPATUHAN PERATURAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA LINGKUNGAN PADA PENGGUNAAN ALAT PEMANCANG & BORE PILE Hendy Eka Putra; Erick Mulya Wijaya; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.161 KB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) merupakan salah satu aspek yang penting dalam pekerjaan pondasi menggunakan alat pemancang & bore pile. Oleh karena itu, tingkat kepatuhan pekerja pada peraturan K3L sangat penting untuk diketahui, Sebab, peraturan K3L yang dilaksanakan dengan baik dapat mengurangi tingkat kecelakaan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan K3L para pekerja di wilayah Surabaya. Penelitian ini diharapkan mampu untuk mengetahui apa saja peraturan – peraturan yang masih dapat ditingkatkan tingkat kepatuhannya. Dengan metode pengujian deskriptif , dapat diketahui bahwa indikator persyaratan yang memiliki nilai tertinggi dari faktor manusia adalah dengan nilai rata-rata sebesar 4.30, yaitu bahwa operator memiliki sertifikat. Sedangkan yang terendah adalah operator memiliki pendidikan terakhir dibawah SLTP dan memilliki umur minimal 19 tahun dengan nilai rata-rata sebesar 4.00. Ditinjau dari faktor lingkungan, hal yang perlu ditingkatkan adalah memastikan bahwa ruang yang cukup di sekitar Kawasan alat pancang , yaitu dengan nilai rata-rata 3.93. Sedangkan yang paling tinggi adalah overhead protector tidak menutupi pandangan operator dengan nilai 4.55. Dari faktor alat dan penggunaan, yang memiliki nilai rata-rata terendah adalah menggunakan blocking devices pada alat pancang dengan nilai 3.38 , dan yang tertinggi adalah menggunakan lead yang sesuai pada alat pancang dengan nilai 4.50. Perlu adanya penilitian lebih lanjut terhadap alat-alat berat yang lain, dan juga pada daerah di luar Surabaya.
ANALISA DURASI WAKTU PELAKSANAAN PROYEK DI RUMAH SAKIT ROYAL DAN PROYEK X DENGAN METODE EARNED SHCEDULE Kenneth Eugene Chung; Kenny Estevan Prayogo; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam setiap proyek konstruksi tentu memiliki waktu pelaksanaan dari awal hingga akhir, yang dimana proyek diharapkan agar tepat waktu dan sesuai dengan rencana. Tetapi faktanya masih banyak terjadi keterlambatan waktu atau tidak sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah dibuat. Oleh sebab itu diperlukan Metode Earned Schedule untuk dapat menganalisa keterlambatan proyek konstruksi, dengan adanya Metode Earned Schedule yang dapat memprediksi suatu proyek agar dapat mengatasi keterlambatan. Metode earned schedule dapat menunjukan early warning sehingga bisa langsung dilakukannya recovery pada proyek yang mengalami keterlambatan. Jika keterlambatan terus berlanjut dapat dilakukan reschedule agar dapat mengatasi keterlambatan sebuah proyek.
FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK CHANGE ORDER TERHADAP INDIKATOR PERFORMA PROYEK Matthew Geraldo; Franklyn Ariesto; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Konstruksi merupakan kegiatan untuk membangun infrastruktur dalam batasan waktu, biaya, kualitas dan safety. Change order berarti perubahan pekerjaan pada proyek konstruksi. Change order pasti terjadi pada proyek konstruksi dan memberikan dampak negatif sehingga dapat merugikan pihak yang terlibat pada proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh pada indikator performa proyek serta dampak yang paling terpengaruh akibat change order terhadap 4 indikator yaitu biaya, waktu, kualitas dan safety. Pengumpulan data dilakukan dengan mendistribusikan kuesioner kepada kontraktor secara online dan offline, khususnya pada proyek bangunan. Metode yang digunakan adalah RII, uji normalitas, serta uji friedman.Dari data yang didapat, faktor yang paling berpengaruh terhadap indikator waktu, biaya dan kualitas pada proyek skala kecil, menengah dan besar adalah “Perubahan Desain” sedangkan pada indikator safety pada proyek skala kecil, menengah dan besar adalah “Perubahan Metode Kerja”. Kemudian dampak akibat change order pada proyek skala kecil,menengah dan besar adalah “Change Order Menyebabkan Progress total proyek menjadi lebih lambat” (waktu), “Change Order Menyebabkan Biaya total bertambah” (biaya), "Ketertiban pekerja menjadi tidak diperhatikan” (safety). Sedangkan untuk indikator kualitas pada proyek skala kecil adalah “Metode pengerjaan yang digunakan menjadi tidak efektif” serta pada skala menengah dan besar adalah “Volume pekerjaan menjadi bertambah”.
FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI MENURUT KONTRAKTOR TERHADAP INDIKATOR PERFORMA PROYEK Michael Chandra Winoto; Kevin Guwinarto; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Konstruksi merupakan kegiatan untuk membangun infrastruktur dalam batasan waktu, biaya dan kualitas. Keterlambatan proyek berarti terjadi kendala dalam proses pengerjaan proyek konstruksi, tentunya memberikan dampak yang negatif sehingga dapat merugikan pihak yang terlibat pada proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh pada indikator performa proyek serta dampak yang paling terpengaruh akibat terjadinya keterlambatan proyek terhadap 3 indikator yaitu waktu, biaya, dan mutu. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada kontraktor secara online dan offline, khususnya pada bangunan dengan klasifikasi proyek dibagi menjadi skala kecil, menengah, dan besar. Metode pengolahan data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji Relative Importance Index(RII), uji normalitas, serta uji Analysis Of Variance (ANOVA). Dari data yang didapatkan, faktor yang paling berpengaruh terhadap indikator waktu, biaya dan mutu pada proyek berskala kecil, menengah dan besar adalah “Kurangnya manajemen dan juga pengawasan”. Kemudian dampak yang paling berpengaruh terhadap indikator waktu, biaya dan mutu pada proyek berskala kecil, menengah dan besar adalah “ Pemborosan Waktu” (waktu), “Pembengkakan Biaya” (biaya), dan “Kualitas Pekerjaan yang buruk” (mutu).
ANALISIS PENYEBAB, DAMPAK, DAN ANTISIPASINYA TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Sherin Natasha Ruslim; Christian Tingga Hermawan; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan proyek merupakan masalah global yang sering dihadapi dalam proses pembangunan proyek konstruksi terutama di Indonesia yang merupakan negara berkembang dimana pembangunan selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Proyek konstruksi rentan dengan risiko kesalahan akibat dari pengendalian waktu yang kurang, sedangkan salah satu tujuan utama dari proyek adalah selesai tepat waktu. Pada realisasinya keterlambatan proyek masih sering terjadi, hal ini berpengaruh terhadap progress proyek terutama dalam hal biaya serta mutu. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab, dampak dan antisipasi keterlambatan proyek konstruksi di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur dan penyebaran kuesioner. Data diperoleh melalui hasil pengisian kuesioner yang disebarkan ke 10 perusahaan konstruksi di Surabaya dengan target subjek kontraktor. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa penyebab utama keterlambatan proyek diantaranya pengalaman kontraktor untuk pekerjaan yang sama, stabilitas keuangan kontraktor, keterlambatan dalam penyelesaian pembayaran, proses pengambilan keputusan yang tertunda, dan produktivitas tenaga kerja. Kemudian dampak utama keterlambatan proyek adalah pembengkakan biaya dan pemborosan waktu. Serta antisipasi yang dapat meminimalisir terjadinya keterlambatan proyek diantaranya mengontrol rencana proyek dan proses realisasinya secara langsung, melakukan pengawasan kualitas pekerjaan, melakukan uji keterampilan untuk mendapatkan pekerja yang memenuhi syarat, menambahkan biaya jaminan kerusakan, dan melakukan evaluasi terhadap jadwal proyek lintasan kritis.
ANALISIS PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP BEBAN KERJA MENTAL PEKERJA PADA PROYEK “X” DENGAN METODE SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE Leonardo Tandya; Lorenzo Christiant Halim; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja mental merupakan dampak yang dapat dialami oleh para pekerja, terutama pekerja konstruksi. Beban kerja mental meliputi penilaian terhadap beban waktu, beban usaha mental dan beban psikologis stres yang dirasakan oleh para pekerja konstruksi dalam menjalani pekerjaannya. Beban kerja mental dapat diukur dengan menggunakan Subjective Workload Assessment Technique (SWAT) dengan penilaian berdasarkan persepsi pribadi para pekerja. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan metode SWAT kepada 30 partisipan pada proyek X di Surabaya. Pada alat ukur SWAT terdapat 2 tahapan yaitu scale development dari hasil pengurutan kartu dan event scoring dari hasil kuesioner beban kerja. Penghitungan alat ukur SWAT menggunakan software Dosbox. Analisis tambahan untuk melihat pengaruh shift kerja terhadap beban kerja mental menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan sebesar 47% merupakan faktor beban waktu yang paling mempengaruhi SWAT dan faktor beban waktu juga merupakan hasil prototype terbanyak yang dimiliki 23 partisipan. Shift 1 merupakan shift kerja yang lebih tinggi beban kerja mentalnya. Hasil tambahan penelitian ini pun juga memperlihatkan tidak adanya pengaruh shift kerja terhadap beban kerja mental pekerja pada proyek X.