Pamuda Pudjisuryadi
Dosen Program Studi Teknik Sipil, Universitas Kristen Petra

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBUATAN PROGRAM APLIKASI UNTUK PERHITUNGAN DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB Ryan Wijaya; Willy Sugiarto Chandra; Gogot Setiabudi; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.872 KB)

Abstract

Banyak perumusan yang dapat digunakan untuk perencanaan pondasi tiang. Perhitungan secara manual akan menghabiskan proses yang lama, panjang, serta peluang terjadinya kesalahan juga besar. Dengan meluasnya penggunaan komputer, pembuatan suatu program aplikasi komputer akan membantu perhitungan lebih cepat dan akurat. Dalam tugas akhir ini, sebuah program dibuat dengan menggunakan MATLAB yang dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam perencanaan pondasi tiang. MATLAB dipilih karena telah tersedia untuk berbagai sistem operasi serta memiliki kemampuan fasilitas grafik yang cukup baik dan kemampuan graphical user interface yang membantu dalam pemrogaman. Pembahasan yang ditinjau dalam tugas akhir ini meliputi daya dukung pondasi tiang tunggal, efisiensi pondasi tiang kelompok (pile group), analisa gaya geser negatif (negative skin friction), dan penurunan pondasi tiang dengan beberapa rumus serta asumsi umum yang sering dipakai. Program ini telah dijalankan sekaligus diverifikasi dengan perhitungan manual. Setiap hasil dari program ini sama dengan hasil dari perhitungan manual dan proses pengoperasian program cukup cepat.
PENGUJIAN ELEMEN CANGKANG YANG TERDAPAT DALAM PROGRAM KOMERSIAL DENGAN ANALISIS LINIER DAN NONLINIER GEOMETRI Andrians Juniawan; Michael Andrian; Wong Foek Tjong; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.092 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji keakuratan dan konvergensi elemen shell dalam analisa linier dan nonlinier geometri dalam program komersial dengan berbagai benchmark problem linier dan nonlinier geometri yang biasa di pakai oleh para pengembang elemen shell. Benchmark problem tersebut dimodelkan dengan menggunakan elemen shell S4, S4R, S4R5, S8R dan S8R5yang berdasarkan teori cangkang tipis (thin shell theory) dan teori cangkang tebal (thick shell theory).Output yang diukur dalam pengujian ini adalah displacement, tegangan permukaan dan gaya dalam yang terjadi. Hasil penelitian dengan analisa linier secara umum menunjukkan bahwa elemen cangkang S4 dan S8R5 menghasilkan nilai yang mendekati solusi referensi dibandingkan elemen cangkang yang lain. Sedangkan hasil penelitian dengan analisa nonlinier secara umum menunjukkan bahwa semua elemen cangkang menghasilkan nilai yang mendekati solusi referensi, tetapi elemen cangkang S4 dan S4R yang paling mudah mencapai konvergensi. Hal ini merupakan suatu usulan untuk melakukan pengetesan menggunakan program lain dalam penelitian ini, untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat mengenai kinerja elemen.
EFEK DINDING BATA PENGISI TERHADAP KINERJA SEISMIK RUMAH SEDERHANA David Immanuel Santoso; Jonathan Susanto; Pamuda Pudjisuryadi; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dunia konstruksi, seringkali dinding bata pengisi hanya dianggap sebagai beban, namun pada kenyataannya memiliki kekakuan dan kekuatan yang dapat menahan beban lateral. Sebagai komponen struktur, dinding bata pengisi mempunyai kekuatan pada bidangnya atau in-plane (IP) maupun tegak lurus bidangnya atau out-of-plane (OOP). Dalam analisis nonlinear time history, tantangan yang dihadapi adalah membuang dinding bata yang mengalami kerusakan. Pada penelitian ini, difokuskan untuk meneliti permodelan dinding pada fase pasca elastis dengan menggunakan fitur element removal yang diimplementasikan pada program OpenSees. Penelitian dilakukan pada struktur rumah sederhana dengan beban gempa yang dianalisis menggunakan time history nonlinear direct integration. Perbandingan antara struktur tanpa dinding atau bare frame dan struktur dengan dinding bata pengisi atau infill frame, dilakukan untuk mengetahui pengaruh dinding bata pengisi terhadap kinerja seismik struktur rumah sederhana. Kedua struktur bangunan diberi beban gempa, dua arah (sejajar dan tegak lurus dinding). Hasil dari penelitian ini, momen yang terjadi pada balok dan kolom struktur infill frame, cenderung lebih kecil dibandingkan struktur bare frame. Selisih momen maksimum antara kedua struktur, yang terjadi pada setiap balok dan kolom saat dinding belum hancur, rata-rata 24.5%. Hal ini menyebabkan balok dan kolom struktur infill frame memiliki waktu gagal yang lebih lama dibandingkan struktur bare frame.
STUDI SIMULASI NUMERIK WAKTU TEMPUH TSUNAMI PANTAI SELATAN JAWA TIMUR Alvin Alexander Kurniawan; Jason Iskandar; Gunawan Budi Wijaya; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang rawan dengan aktivitas seismik karena dilewati oleh sirkum cincin api pasifik. Gempa yang terjadi pada dasar laut dapat mengakibatkan tsunami. Oleh sebab itu, banyak peneliti berusaha melakukan simulasi tsunami dengan berbagai macam potensi gempa. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa potensi tsunami di wilayah pantai selatan Jawa Timur, dengan potensi gempa berkekuatan 8.8 skala Richter yang dikatakan oleh Dr. Widjo Kongko. Metode numerik yang digunakan pada penelitian ini adalah characteristic-based split method dengan menggunakan persamaan shallow water equation. Berdasarkan simulasi yang dilakukan pada sebagian besar pantai selatan Jawa Timur yang terdiri dari 6 kabupaten, yaitu; Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi menghasilkan estimasi waktu sampai gelombang tsunami berkisar 16-28 menit (dengan catatan permukaan dasar laut dianggap tanpa friksi). Banyuwangi merupakan wilayah pertama yang terkena gelombang tsunami dengan estimasi waktu sampai sebesar 16 menit, sedangkan Lumajang menjadi wilayah terakhir dengan estimasi waktu sampai 28 menit.