Ridwan Ridwan
Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LARUTAN PENGENDAP TERHADAP PEMBENTUKAN HEKSAFERIT BaO.6 Fe2O3 Didin S. Winatapura; Ridwan Ridwan
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 13, No 3: JUNI 2012
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.542 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.3.4667

Abstract

PENGARUH LARUTAN PENGENDAP TERHADAP PEMBENTUKAN HEKSAFERIT BaO.6 Fe2O3. Nano-partikel BaO.6 Fe2O3 heksaferit telah berhasil disinteis dengan metoda kimia basah menggunakan larutan pengendap natrium hidroksida (NaOH) dan tetramethyl ammonium hidroxida (TMOH). Metoda kimia basah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda ko-presipitasi. Identifikasi fasa sampel dilakukan menggunakan teknik difraksi sinar-X dan mikrostruktur sampel diamati dengan Transmission Electron Microscope (TEM) sedangkan perubahan sifat kemagnetan bahan diukur menggunakan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa koersivitas intrinsik (Hci) dan remanensi magnet (σr) BaO.6 Fe2O3 hasil sintesis menggunaka larutan TMOH diperoleh sekitar 5,1 kOe dan 31,3 emu/gr, lebih tinggi bila dibandingkan dengan koersivitas dan magnet permanen BaO.6 Fe2O3 hasil sintesis dengan larutan NaOH dengan Hci = 4,56 kOe dan σr = 27,2 emu/gr. Nilai koersivitas yang tinggi disebabkan oleh karena ukuran partikel BaO.6 Fe2O3 hasil sintesis menggunakan larutan TMOH sangat halus. Semakin tinggi suhu sintering, koersivitas magnet cenderung turun yang disebabkan oleh pertumbuhan partikel.
PEMBUATAN KATALIS FENTON DARI SUMBER DAYA ALAM LOKAL UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK Saeful Yusuf; Sari Hasnah Dewi; Ridwan Ridwan; Siti Wardiyati
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 14, No 4: JULI 2013
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.79 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2013.14.4.4386

Abstract

PEMBUATAN KATALIS FENTON DARI SUMBER DAYA ALAM LOKAL UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK. Artikel ini membahas tentang pengolahan limbah organik menggunakan metode fenton dan foto fenton dengan katalis yang dibuat dari sumber daya alam lokal. Bahan katalis dibuat dari bahan dasar pasir besi yang berasal dari pantai selatan Pulau Jawa Kulon Progo dan bahan Hot Strip Mill (HSM) yang merupakan mill scale produksi PT. Krakatau Steel. Bahan pasir besi digiling dengan peralatan rock mill dan High Energi Milling (HEM) dan selanjutnya dikarakterisasi dengan teknik Analisis Aktivasi Neutron (AAN), X-Ray Difractometer (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Kinerja bahan sebagai katalis untuk mendegradasi limbah organik dievaluasi dari hasil pengukuran dengan spektrofotometri Ultra Violet- Visible (UV-Vis). Methylene Blue (MB) dipilih sebagai representasi dari zat warna yang terkandung di dalam limbah organik. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pasir besi Kulon Progo dan HSM memiliki fasa Fe3 O4 (magnetite) dan masing-masing bahan memiliki kandungan Fe sebesar 86,1 ± 3,5% dan 71,2 ± 3,1%. Bahanbahan tersebut terbukti dapat berfungsi dengan baik sebagai katalis fenton dan dapat digunakan untuk pengolahan limbah organik. Dari dua bahan tersebut, HSMmemiliki kinerja lebih baik sebagai katalis fenton bahkan lebih baik bila dibandingkan dengan kinerja Fe3 O4 komersial.