Ari Handayani
Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang Selatan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREPARASI DAN KARAKTERISASI HIDROKSIAPATIT BERPORI DARI TULANG IKAN Ari Handayani; Sulistioso Giat S.; Deswita Deswita
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 14, No 1: OKTOBER 2012
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.978 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2012.14.1.4640

Abstract

PREPARASI DAN KARAKTERISASI HIDROKSIAPATIT BERPORI DARI TULANG IKAN. Telah dilakukan pembuatan hidroksiapatit (HAp) berpori dengan bahan dasar limbah tulang ikan dan sebagai bahan porogen kitosan dengan metode kalsinasi pada suhu 1.100 °C selama 5 jam. Analisis termogravimetri dilakukan dengan Simultan Thermal Analyzer (STA), identifikasi fasa dilakukan dengan X-Ray Diffractometer (XRD), analisis strukturmikro dengan Scanning Electron Microscope (SEM). Analisis termogravimetri menunjukkan puncak penurunan berat pada suhu 365,6 °C dan setelah suhu 500 °C tidak terjadi penurunan berat lagi. Identifikasi fasa menunjukkan adanya fasa hidroksiapatit pada tulang ikan mentah dan tulang ikan setelah dikalsinasi pada 1.100 °C selama 5 jam. Hasil SEM menunjukkan strukturmikro berpori antar partikel pada tulang ikan mentah dan setelah kalsinasi 1.100 °C selama 5 jam dengan ukuran partikel sebesar 0,1 μm hingga 1,0 μm. Setelah penambahan kitosan, pori antar partikel yang terbentuk lebih merata dan jelas.
MORFOLOGI DAN SIFAT MAGNETIK NANOPARTIKEL CORE/SHELL Fe/OKSIDAFe HASIL PROSES MILLING ENERGI TINGGI PADA BERBAGAI MEDIUM Ari Handayani; Muhammad Rifai; Eko Yudho Pramono; Mujamilah Mujamilah
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 14, No 2: JANUARI 2013
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.067 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2013.14.2.4438

Abstract

MORFOLOGI DAN SIFAT MAGNETIK NANOPARTIKEL CORE/SHELL Fe/OKSIDAFe HASIL PROSES MILLING ENERGI TINGGI PADA BERBAGAI MEDIUM. Makalah ini membahas tentang hasil proses milling serbuk Fe menggunakan fasilitas milling energi tinggi SPEX 8000M dalam medium air (aquabidest), isopropil alkohol dan Cethyl Trimethyl Ammonium Bromide (CTAB). Proses milling dilakukan selama 40 jam dalam vial dan menggunakan bola Stainless Steel dengan perbandingan berat serbuk dan bola sebesar 1 : 5. Struktur dan fasa nanopartikel masing-masing dianalisis dari foto dan pola Selective Area Electron Diffraction (SAED) hasil pengamatan dengan Transmission Electron Microscope (TEM). Sedangkan sifatmagnetik dianalisis dari kurva histeresis hasil pengukuran dengan Vibrating Sample Magnetometer(VSM). Foto TEM dan pola SAED menunjukkan terbentuknya struktur core/shell Fe/oksida Fe terutama pada serbuk hasil milling dalam medium isopropil alkohol. Partikel sferis berukuran ~ 40 nm dengan core Fe berdiameter 30 nm dan shell oksida Fe memiliki ketebalan 5 nm diperoleh untuk sistem isopropil alkohol. Untuk sistem medium lain, nanopartikel cenderung tidak sferis dengan struktur core/shell yang tidak homogen. Struktur inimemberikan nilaimagnetisasi optimal pada sistem isopropil alkohol dengan nilai magnetisasi saturasi, Ms = 175 emu/gram dan lebih rendah untuk sistem yang lain. Magnetisasi pada sistem isopropil alkohol juga cenderung stabil dengan waktu menunjukkan permukaan nanopartikel magnetik yang lebih tahan terhadap proses oksidasi lanjut.
HIDROKSIAPATIT BERPORI DARI KULIT KERANG Saryati Saryati; Sulistioso Giat S.; Ari Handayani; Supardi Supardi; Puji Untoro; Bambang Sugeng
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.242 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.4.4753

Abstract

HIDROKSIAPATIT BERPORI DARI KULIT KERANG. Hidroksiapatit (HAp) Ca10(PO4)6(OH)2 merupakan material keramik bioaktif dengan bioafinitas yang tinggi dan bersifat biokompatibel terhadap tubuh manusia. Hidroksiapatit berpori saat ini sudahmenjadi kebutuhan yangmendasar bagi rekonstruksi tulang yang patah atau retak. Sementara banyak limbah kulit kerang yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan HAp untuk diproses lebih lanjut menjadi HAp berpori. HAp berpori dibuat melalui pembuatan komposit HAp-porogen. Telah dilakukan pembuatan hidroksiapatit dari kulit kerang dengan jalan reaksi pengendapan. Kulit kerang diubah menjadi CaO kemudian direaksikan dengan diamoniumfosfat dan endapannya dikalsinasi sehingga terbentuk HAp dimana kitosan digunakan sebagai porogen. Hasil yang diperoleh dikarakterisasi dengan X-Ray Diffractometer (XRD) dan Scanning ElectronMicroscope (SEM). Dari Data XRD terlihat bahwa kemurnian fasa HAp dipengaruhi oleh suhu kalsinasi. Diperoleh untuk HAp murni, suhu kalsinasi tidak lebih dari 700 oC. Morfologi permukaan serbuk HAp dan HAp berporogen, tidak terlihat perbedaan yang berarti, tersusun oleh bentuk granular (aglomerasi) dari partikel dengan ukuran berkisar 0,1 μm hingga 1 μm dan membentuk pori-pori dengan ukuran berkisar pada 0,1 μm hingga 1,0 μm. Sementara dalam bentuk pelet, permukaan HAp berporogen terlihat mempunyai pori-pori yang lebih besar dan lebih banyak dari HAp yang tidak berporogen.