Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TREND CYBER CRIME DAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA Muhamad Danuri; Suharnawi Suharnawi
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.133

Abstract

Indonesia mengalami perkembangan yang pesat bidang teknologi informasi dan komunikasi dari tahun 2000 sampai sekarang. Banyak teknologi baru yang muncul dan dapat diterima oleh masyarakat indonesia. Tahun 2016 sebanyak 132,7 juta masyarakat Indonesia telah terhubung dengan internet dan terus bertambah setiap tahunnya. Trend menunjukkan bahwa teknologi internet digunakan untuk bersosialisasi dan berbisnis baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan maupun orang dewasa. Era digital atau cyber merupakan era teknologi yang sangat cepat berkembang. Apabila suatu negara ketinggalan atau tidak mempunyai teknologi pertahanan dalam bidang cyber, maka hal tersebut dapat menjadi ancaman tersendiri bagi negara yang bersangkutan. Pemanfaatan teknologi informasi disamping memberi manfaat bagi masyarakat, juga memiliki peluang disalahgunakan untuk melakukan kejahatan baik yang biasa maupun yang secara khusus mentargetkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, dengan dampak negatif yang dapat menyebabkan runtuhnya sistem tatanan sosial, lumpuhnya perekonomian negara, lemahnya sistem pertahanan serta dapat juga digunakan untuk alat teror. Disamping pertumbuhan pengguna internet juga terdapat trend meningkatnya kejahatan internet (Cybercrime ) di Indonesia bahkan masuk 2 besar asal serangan kejahatan internet dunia dan dianggap sebagai negara paling beresiko terhadap serangan keamanan teknologi informasi. Pemerintah sudah menetapkan beberapa undang-undang untuk menurunkan kondisi ini. Pendidikan etika bidang teknologi informasi sudah dimasukkan ke dalam kurikulum di perguruan tinggi yang memberikan bekal bagi masyarakat berpendidikan untuk bisa menjadi tauladan bagi pengguna yang lain. Dimasa depan indonesia dapat menjadi negara yang jumlah kejahatan bidang teknologi informasi paling sedikit dan dapat mejadi pembawa pesan damai keseluruh dunia. Kata Kunci: Trend, Cybercrime , Pengguna Internet, Indonesia, Teknologi Informasi
IMPLEMENTASI METODE DESIGN THINKING DAN SYSTEM USABILITY SCALE PADA USER EXPERIENCE APLIKASI BELAJAR BAHASA INGGRIS TALKTALES MELALUI CERITA RAKYAT Muhammad Nabhan Rifa’i; Ramadhan Rakhmat Sani; Suharnawi Suharnawi; Resha Meiranadi Caturkusuma
Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/simika.v8i1.3742

Abstract

Indonesia faces significant challenges in improving English proficiency among its population. According to the EF Education First English Proficiency Index 2023, Indonesia ranks 79th out of 113 countries. On the other hand, the current generation begins to forget cultural elements such as folklore or myths that have been passed down from the nation's ancestors. This study aims to design an English learning application for children and teenagers using the design thinking method. The stages of design thinking that are used are empathize, define, ideate, prototyping, and testing. In the prototyping stage, low-fidelity and high-fidelity prototypes were created to visualize the application's design and functionality. Testing was conducted by using task scenarios and the System Usability Scale (SUS). The task scenario testing results revealed that the effectiveness and efficiency rate of 85.71%, indicated that most tasks could be completed successfully by users. The SUS testing results showed an average score of 86.5%, indicated that the application has a high level of usability and well-received by users. Thus, the application's interface is considered easy to use and effective in supporting the English learning process for the target users. This research provides a positive contribution to the development of educational applications using a design thinking approach.