Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGAWASAN DAN KOMPENSASI DENGAN PRESTASI KERJA GURU DI SMA NEGERI SE-KOTA BEKASI Mukaromah Mukaromah
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2011): Jurnal Manajemen Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Desember 2011
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.175 KB) | DOI: 10.21009/jmp.v2i2.2455

Abstract

This research aims to determine the relationship between (1) control with teacher’s performance at public SMA in Bekasi,Districk (2) compensation with teacher’s performance at public SMA in Bekasi,Districk, (3) control and compensation together with teacher’s performance at public SMA in Bekasi Districk.The research method using survey by correlational approach. This research used sample of 90 employees (teachers and principals), and 20 employees (teachers and principals) for trial, and selected based on a simple random technique (Simple Random Sampling). Study toward in public Senior High School in Bekasi Districk. Technique data collecting was using the instrument in the form of questionnaire. This instrument is calibrated with the test item validity and reliability coefficients. To test the validity of using Pearson Product Moment correlation, while the reliability coefficient is calculated using the formula of Cronbach Alpha. The results showed that: First, there is a positive relationship between control with performance. Secondly, there is a positive relationship between compensation with the performance. Third, there is a positive relationship between control and compensation together with performance. The implications of this research is teacher’s performance in Bekasi can be enhanced through control of the Principal and an increase in compensation.
Pendekatan AISAS Dalam Post Instagram Carousel Sebagai Strategi Promosi Pada Museum Ranggawarsita Ristia Kadiasti; Mukaromah Mukaromah
ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual Vol 15 No 1 (2022): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v15i1.2586

Abstract

Social Media as a medium of information that is able to become a communication bridge between humans is used by various communities to disseminate information with various purposes, especially in terms of marketing. One of the theories used in marketing science such as AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) is used as the basis for various communities to gain public attention on social media. One of the stakeholders in this community is the Ranggawarsita Museum, Central Java, which actively disseminates information through social media platforms, namely Instagram. However, the Ranggawarsita Museum as a research partner has an urgent need for the dissemination of information involving complex data about museum collections into the Instagram platform. This complex data can be expressed in the form of infographics through the Instagram platform in the form of a carousel. The Carousel form on the Instagram platform is able to increase interest and complex information in one link. Keywords: AISAS; infographic; instagram carousel; museum.
ENHANCING SPEAKING SKILL THROUGH AI-POWERED TECHNOLOGY Liya Umaroh; Mukaromah Mukaromah; Muhammad Naufal
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 3 No 1 (2023): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v3i1.209

Abstract

. Artificial Intelligent (AI) is a field of computer science devoted to solve cognitive problems, commonly associated with human intelligence, such as learning, problem solving and pattern recognition. From education point of views, it helps teachers to facilitate learning process especially for speaking skill. The research method runs with mixed method (qualitative. And quantitative) The aim of this research is investigating the students’ speaking performance with artificial intelligence. The data collection is taken from interviews, photo, and literature studies. The result of this study is the increasing student’s speaking performance with AI.
KAJIAN SIGN SYSTEM SEBAGAI BAGIAN DARI PENANDA WAYFINDING KAWASAN WISATA KOTA LAMA SEMARANG Muh Hasan Basori; Mukaromah Mukaromah; Muh Noor Hidayat
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.60

Abstract

Kota Semarang memiliki destinasi wisata yang bernama Kawasan Kota Lama Semarang. Kawasan ini adalah kawasan yang menonjolkan keindahan arsitektur bangunan sebagaimana layaknya bangunan di eropa. Sebagai kawasan tujuan wisata, adanya sign system atau penanda arah bagi wisatawan sangat dibutuhkan untuk mengetahui arah destinasi, peta kawasan, jalan lalu-lintas, dan sebagainya. Tujuan penulisan ini adalah mengetahui kualitas sign system sebagai objek pengamatan yang ada di kawasan wisata Kota Lama Semarang dalam memberikan bantuan bagi pengunjung dalam mengeksplorasi kawasan wisata Kota lama Semarang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif yang mana pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi atas beragam tanda (sign system) kawasan kota Lama Semarang. Fokus penelitian penanda ini dilakukan terhadap dua komponen visual yaitu: pertama pada sign system di ruang terbuka kawasan Kota Lama untuk melihat hubungan pola tata ruang bangunan, dan kedua adalah komponen sign system yang sudah tersedia di area Kota Lama Semarang. Kemudian menginterpretasikan data terkait struktur, bentuk, dimensi, konten tulisan, jenis huruf, warna, hingga material yang digunakan pada sign system Kota Lama Semarang. Hasil yang diperoleh yaitu semua jenis penanda identitas sudah menunjukkan nama spot-spot wisata, gedung, bangunan dimana lokasi penanda berada. Namun, ditemukan beberapa spot wisata yang tidak memiliki penanda identifikasi, seperti rumah akar dan pasar Klitikan. Selain itu, penanda wayfinding juga masih kurang mendukung, untuk pengunjung bisa ke tujuan spot wisata yang dinginkan
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi Luas dan Volume Bangun Ruang Sisi Datar Melalui Penggunaan Metode Demonstrasi Dengan Alat Peraga pada Peserta Didik Kelas VIII C SMP Negeri 2 Warureja Tahun Pelajaran 2016/2017: Array Mukaromah Mukaromah
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2019): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v3i2.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: peningkatan aktivitas belajar matematika melalui penerapan metode demonstrasi; peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan metode demonstrasi; dan seberapa besar peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika materi bangun ruang sisi datar pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Warureja semester 2 tahun pelajaran 2016/2017 dengan diterapkannya metode demonstrasi. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Apakah dengan menerapkan metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika?, 2) Apakah dengan menerapkan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika?, dan 3) Seberapa besarkah peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika materi bangun ruang sisi datar pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Warureja semester dua tahun pelajaran 2016/2017 dengan diterapkannya metode demonstrasi?. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan populasi penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Warureja tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 35 anak dengan jumlah dengan masing-masing siklus dilaksanakan dengan empat (empat) tahapan yaitu; perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Kesimpulan dari hasil penelitian tindakan kelas adalah: melalui penerapan metode demonstrasi secara kongkrit dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika sebesar 7,15%, yaitu dari siklus 1 sebesar 65,71% dengan kriteria cukup aktif menjadi 72,86% pada siklus 2 dengan kriteria aktif, penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika, dan peningkatan hasil belajar sebesar 62,86%, yaitu pada siklus 1 sebesar 17,86% meningkat menjadi 80,00% pada siklus 2.