Nurul Fithriati Haritsah
Poltekkes Kemenkes Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh High Intensity Interval Training Terhadap Cardiorespiratory Pada Remaja Yoga Handita Windiastoni; Nurul Fithriati Haritsah
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): INTEREST : JURNAL ILMU KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v8i2.172

Abstract

Background: Cardiorespiratory fitness in adolescence affects the level of fitness and determinants of health levels in old age. School adolescents who have low physical activity need easy, efficient and effective physical training to increase cardiorespiratry fitness, namely high intensity interval training. Objective: to determine the effect of high intensity interval training on cardiorespitatory fitness training in adolescents. Subjects: 60 high school students (men n = 21, women n = 39) aged 15-19 years who met the study criteria and were divided into 2 groups, a high intensity interval training group and a control group by jogging. Method: quasi experimental with pre-test and post-test one group design with control group. The instrument used in this study was a 20m shuttle run test. Analysis: normality test with Kolmogorov-Smirnov, then parametric test with paired sample t-test and parametric difference test with independent sample t-test. Results: VO2max pre-test and post-test high intensity interval training group obtained p value = 0,000 (p <0.05) which showed there were significant differences before and after treatment. The results of the post-test different test between the control and treatment groups showed that the value of p = 0,000 (p <0.05) showed that there was a significant difference between the high intensity interval training group and the control group and the results of the different mean mean were greater in the high intensity interval training group. after and before treatment. Conclusion: high intensity interval training can increase cardiorespiratory fitness in adolescents according to the results of VO2max values.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DENGAN TEKNIK ANGKAT ANGKUT YANG BENAR DAN PENGATURAN POSISI DUDUK YANG ERGONOMI Yoga Handita Windiastoni; Nurul Fithriati Haritsah; Heru Purbo Kuntono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43100

Abstract

Latar Belakang : Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh posisi yang tidak benar saat beraktivitas dan ditandai dengan adanya gejala seperti nyeri, kekakuan atau ketegangan otot pada punggung bawah . Nyeri punggung bawah menjadi penyebab kecacatan bagi sebagian orang terutama pada orang dewasa dan menjadi alasan umum seseorang mencari perawatan kesehatan. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh teknik angkat angkut yang benar serta posisi duduk yang ergonomis terhadap penurunan nyeri punggung bawah. Metode : penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental one group pre and post test with control design yang dilakukan pada tahun 2024. Subjek merupakan masyarakat dan kader kesehatan Desa Tohudan, Colomadu, Karanganyar. Subjek berjumlah 30 orang dan dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok kontrol berjumlah 15 tidak diberikan apapun. Kelompok perlakuan berjumlah 15 orang yang diberi perlakuan teknik angkat angkut dan posisi ergonomis. Pengukuran nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) pada awal dan akhir perlakuan. Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik sebelum dan sesudah tanpa perlakuan kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,054 (p >0,05) yang artinya tidak ada pengaruh. Pada kelompok perlakuan diperoleh p = 0,000 (p <0,05) yang artinya ada perbedaan pengaruh. Hasil uji hipotesis sesudah perlakuan kelompok kontrol dan perlakuan didapatkan hasil p = 0,000 (p <0,05) yang berarti ada pengaruh. Kesimpulan : Pemberian penyuluhan dan pelatihan teknik angkat angkut yang benar dan posisi duduk ergonomis efektif dalam menurunkan nyeri punggung bawah.
PENGARUH LATIHAN HIGH INTERVAL INTENSITY TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN KARDIORESPIRASI PADA REMAJA DI DESA TOHUDAN KECAMATAN COLOMADU, KABUPATEN KARANGANYAR Nurul Fithriati Haritsah; Yoga Handita; Noerdjannah Noerdjannah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48916

Abstract

Dewasa ini, kecanggihan teknologi memiliki pengaruh terhadap pola hidup yang dinamis. Kemudahan dalam berinteraksi dan dalam memperoleh sesuatu secara instan, mengakibatkan seseorang menjadi malas kemudian akan mengalami penurunan aktifitas. Terlebih lagi, perubahan pola kehidupan seperti ini telah menjangkiti para remaja. Penurunan aktifitas pada remaja yang sedang dalam fase pertumbuhan, dapat mempengaruhi kebugaran tubuh. Selain itu, penurunan aktifitas pada masa remaja juga akan memiliki dampak panjang hingga masa tua, seperti risiko penyakit kardiovaskuler dan hipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tohudan Colomadu Karanganyar. Permasalahan pada remaja di Desa Tohudan Kecamatan Colomadu ini adalah minimnya pengetahuan tentang cara meningkatan kebugaran kardiorespirasi pada remaja. Sehingga dapat berakibat penurunan kebugaran yang berdampak pada remaja yang mudah lelah, mudah mengantuk dan menurunnya tingkat konsentrasi saat kegiatan belajar mengajar. Untuk mengurangi dampak dari penurunan aktifitas, khususnya penurunan kebugaran, seorang remaja perlu menambah pengetahuan melalui penyuluhan dan pelatihan tentang cara meningkatkan kebugaran kardiorespirasi agar remaja dapat melakukan latihan secara mandiri pada diri sendiri dan keluarga.  Target Luaran/Output dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, antara lain Diharapkan akan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan keterampilan bagi remaja dalam melakukan latihan latihan untuk meningkatkan kebugaran kardiorespirasi pada remaja. Luaran wajib dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah publikasi jurnal nasional. Target capaian diakhir kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terpublikaksikannya artikel dari hasil kegiatan pengabdian Masyarakat ini