Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ABUYA DIMYATI’S IDEA IN DEVELOPMENT OF TRADITIONAL ISLAMIC STUDIES AND SPIRITUALISTIC: STUDIES AT PONDOK PESANTREN CIDAHU PANDEGLANG Anis Fauzi
ADDIN Vol 11, No 1 (2017): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v11i1.1919

Abstract

This study aims to understand deeply to the idea of Abuya Dimyati in development traditional Islamic educational and spiritualistic, so it produces an image of a well-organized and complete. This research uses descriptive method with the intention of collecting information about the status of existing symptoms, using the method of observation, interviews and documentation. The techniques in data collection used guidelines of observation, interview guidelines, and documentation guidelines. The results showed that: First, idea of Abuya Dimyati in development of traditional Islamic studies at boarding school of Cidahu Pandeglang basically more emphasis on textual understanding. The approach used is more oriented towards the reading completion of a book and then move to the next book so that the curriculum is not classical. Second, idea of Abuya Dimyati in development of spiritualistic studies at boarding school of Cidahu Pandeglang more emphasis on the teaching of tarekat (wirid), Abuya zikr using Tarekat al-Qodiriyyah, an-Naqsyabandiyyah, al-Khalwatiyah, and asy-Syadziliyyah.
PENGARUH PEMBELAJARAN CONTEXTUALTEACHING AND LEARNING (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PAI SISWA KELAS VIII (Studi di SMP Islam Terpadu Al-Izzah Kota Serang) Anis Fauzi; Wiwin Nurhanah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam peningkatankreativitas mengajar guru dalam mengelola proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam diSMP, sebagai respon semakin melemahnya kualitas belajar siswa. Guru disekolah-sekolah padaumumnya menempatkan siswa-siswanya sebagai objek belajar yang berperan sebagai penerimainformasi secara pasif, dan siswa lebih banyak belajar secara individual dengan menerima, mencatat,dan menghafal materi pelajaran saja, dan belum menempatkan siswa sebagai subjek belajar.faktor strategi pembelajaran dalam menyajikan materi pelajaran yang kurang menarik patut dicatatsebagai salah satu faktor penyebab rendahnya minat mengikuti pelajaran dan prestasi belajar.Berdasarkan uraian permasalahan di atas, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut:Bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasilbelajar PAI, bagaimana pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI, dan bagaimanapengaruh Contextual Teaching and Learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI siswakelas VIII SMP IT Al-Izzah Kota Serang?Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Pengaruh strategi pembelajaran Contextual Teachingand Learning (CTL) terhadap hasil belajar PAI, pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajarPAI, dan pengaruh Contextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar terhadap hasilbelajar PAI siswa kelas VIII SMP IT Al-Izzah Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknikobservasi, wawancara, penyebaran angket dan dokumentasi data.Berdasarkan hasil analisis varians dan uji F menunjukkan bahwa nilai Fhitung = 21.82 lebihbesar dari F tabel = 3,99 pada tara signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak sedangkanH1 diterima. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa strategi pembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar berpengaruh secara signifikan terhadapprestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI.Kata kunci: CTL, Motivasi belajar, PAI.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH DI KOTA SERANG Anis Fauzi; Cecep Nikmatullah
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v1i2.763

Abstract

The purpose of this research were 1) To assess the policy of islamic education according to Local Regulation of Serang City Number 1 Year 2010 and Mayor of Serang City Regulation Number 17 Year 2013; 2) To assess the requirements to continue education to general junior secondary education/Islamic junior secondary education (SMP/MTs) in the realization of Regulation of Serang City number 1 year 2010; and 3) To determine supporting and inhibiting factors for the implementation of Islamic basic education in Serang City. This study used qualitative research method. Data were collected from the observation, interview, and documentation. From the analysis it is found that 1) The policy of compulsory of Islamic basic education is reserved for every muslim citizen who will continue to general junior secondary education /islamic junior secondary school; 2) Every muslim students aged 6 to 12 years who will continue their education to the next level has to possess certificate of Islamic education completion; 3) Support for the implementation of the regulation is gained from various group of people. However, the less socialized regulation inhibits people to be well informed about the legal certainty for the regulation. Thus, the implementation of the Islamic education regulation requires reconsideration for the formulation of strategic objectives and the improvement of the education quality to adjust to the more complex of culture shift. ABSTRAKMasalah pokok dalam kajian ini adalah faktor apa yang mendukung dan menghambat implementasi Perda tentang Penyelenggaraan Wajib Belajar Pendidikan Diniyah di SMP/MTs. Tujuan penelitian ini yaitu untuk (1) mengetahui kebijakan Pendidikan Islam di madrasah diniyah menurut Perda Kota Serang; (2) mengetahui implementasi SMP/MTs dalam merealisasikan Perda Diniyah; serta (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan madrasah diniyah di Kota Serang. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data-data penelitian dikumpulkan dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek penelitiannya yaitu: pertama, Perda Kota Serang tentang Wajib Belajar Pendidikan Diniyah. Kedua, Perwal Kota Serang tentang Penyelenggaraan Wajib Belajar Pendidikan Diniyah di Kota Serang. Hasil analisis data diperoleh temuan bahwa: (1) kebijakan wajib belajar pendidikan diniyah diperuntukkan bagi setiap warga negara yang akan menempuh jenjang pendidikan SLTP; (2) adanya sosialisasi perda diniyah oleh pemerintah Kota Serang; (3) faktor pendukung implementasi Perda Diniyah di Kota Serang yaitu dukungan masyarakat, ilmuwan, akademisi, dan tokoh masyarakat Kota Serang. Kesimpulannya adalah pelaksanaan Perda Diniyah membutuhkan peninjauan kembali mengenai rumusan tujuan strategis dan pembenahan mutu pendidikan untuk penyesuaian tuntutan sejalan dengan perkembangan budaya bangsa yang semakin kompleks.     
MASJID SEBAGAI PUSAT PEMBINAAN REMAJA Anis Fauzi
Al Qalam Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.846 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v23i2.1497

Abstract

Masjid merupakan simbol dari perkembangan umat Islam. Jika di suatu tempat ditemukan sebuah bangunan masjid berarti masyarakat sekitar tempat tersebut telah lama beragama Islam. Selanjutnya, di berbagai wilayah pemukiman penduduk (di perkotaan maupun di pedesaan) banyak didirikan masjid-mesjid dengan bentuk bangunan yang mewah. Tetapi, kebanyakan dari masjid-masjid tersebut tidak difungsikan sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW Bahkan sistem manajemen kemasjidan-nya berjalan dengan apa adanya.Jamaah dari sebuah masjid ternyata terdiri atas semua kelompok umur (balita, anak-anak, remaja dan dewasa) dan semua jenis kelamin (pria dan wanita). Namun demikian, kelompok umur jamaah terbanyak adalah kaum remaja (putra dan putri), sehingga dikembangkan pembinaan khusus jamaah kaum remaja.Dalam upaya mengembalikan fungsi masjid sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dan dalam rangka mencapai efisiensi serta efektivitas pelaksanaan pembinaan remaja sebagai jamaah masjid, dengan karakter tertentu, penulis menyimpulkan perlunya dikembangkan pendekatan manjemen yang non­profit yaitu manjemen pendidikan.
ABUYA DIMYATI’S IDEA IN DEVELOPMENT OF TRADITIONAL ISLAMIC STUDIES AND SPIRITUALISTIC: STUDIES AT PONDOK PESANTREN CIDAHU PANDEGLANG Anis Fauzi
ADDIN Vol 11, No 1 (2017): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v11i1.1919

Abstract

This study aims to understand deeply to the idea of Abuya Dimyati in development traditional Islamic educational and spiritualistic, so it produces an image of a well-organized and complete. This research uses descriptive method with the intention of collecting information about the status of existing symptoms, using the method of observation, interviews and documentation. The techniques in data collection used guidelines of observation, interview guidelines, and documentation guidelines. The results showed that: First, idea of Abuya Dimyati in development of traditional Islamic studies at boarding school of Cidahu Pandeglang basically more emphasis on textual understanding. The approach used is more oriented towards the reading completion of a book and then move to the next book so that the curriculum is not classical. Second, idea of Abuya Dimyati in development of spiritualistic studies at boarding school of Cidahu Pandeglang more emphasis on the teaching of tarekat (wirid), Abuya zikr using Tarekat al-Qodiriyyah, an-Naqsyabandiyyah, al-Khalwatiyah, and asy-Syadziliyyah.