Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN

MENGEMBANGKAN MUTU MADRASAH MENUJU MADRASAH BERTARAF INTERNASIONAL Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Ada dua tantangan yang dihadapi madrasah baik bersifat internal maupun eksternal. Dari segi internal, menyangkut rendahnya mutu pendi­di­kan dan mutu pendidik, belum memenuhi standar isi dan standar kompe­tensi lulusan minimal, pengelolaan yang belum profesional, dan sebagainya. Secara eksternal, menyangkut persepsi masyarakat dan pemerintah yang cenderung diskriminatif, bahkan ada yang menganggap sebagai pendidikan “kelas dua” setelah seko­lah. Untuk itu, madrasah harus melakukan reaktu­a­li­sasi guna meningkatkan kuantitas dan kualitas  lulusan, mencapai dan/­atau se­cara bertahap mampu melampaui delapan standar nasional pen­di­dikan, dan mengembangkan program unggulan untuk mening­katkan citra madrasah di kalangan masyarakat maupun pemerintah. Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong pendirian madrasah bertaraf internasional.
MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Learning of Islamic Education (PAI), as a lesson containing of Islamic teachings and foundations of Islamic life, needs to be pursued through developing models for its teaching that can affect the choices, decisions, and development of the learners life. Developing PAI model includes: a) dichotomous model; causing dualism in the education system, namely non-religious and religious education. b) mechanism model; viewing life consists of various aspects, and education is seen as an investment and development of a set of values of life, each moves and runs according to its function. c) organism model; viewing the educational activityies as a system consisting of live together and work together in an integrated manner towards a specific goal for establishment of a religious life or inspired life by religious values.
REORIENTASI PENDIDIKAN ISLAM Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: There are two principal reasons for the need to reorient an islamic education in Indonesia to strengthen civil society discourse. The first, the concept of an islamic education and practices are deemed too narrow, too much emphasis on the interests of the here­after. The second, institutions of islamic education  has not been able, or less, to meet the needs of the muslims to face the challenges  in the modern world. Therefore, educational reform efforts can be direc­ted steadily, if only based on some strategies and steps: reorien­t­a­­tion of the basic philosophical and theoretical framework of educa­tion, vision and mission of islamic education, islamic educational stra­tegies, islamic educational goals, islamic educational curriculum, isla­mic educational methodologies, and  management and resources of  islamic education.
REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM (Menimbang Pemikiran Muhammad Abduh) Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: As modernist theologian, Abduh states that science and Islam are not contradiction; religion and scientific thought colla­borate in diffrerent level. It provides new ideas in two crucial points; first of all, it generally emphasis on the role of logic in Islam. Secondly, it restates the basic ideas of Islam as opening for growing new ideas and seeking modern knowledge. Therefore, reconstruction is focused on to establish education system pro­ducing educated persons who possess both vigorous religion beliefs or become modern islamic scholars and functional edu­cati­on including universal education for all people, either male or female.
PROGRAM SERTIFIKASI GURU (Antara Tuntutan Kesejahteraan dan Kualitas) Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Guru adalah profesi yang memegang peran sentral dalam menentukan generasi penerus bangsa. Guru dituntut memiliki keterampilan yang memungkinkan untuk mengorganisasikan materi serta mengelolanya dalam pembelajaran dan pembentukan kompetensi siswa. Profesi guru harus dipersiapkan untuk mengenal ilmu pengetahuan yang luas agar memiliki kemampuan dan kompetensi. Kompetensi guru bersifat kompleks dan merupakan kesatuan yang utuh yang menggambarkan pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan melalui tindakan dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai pendidik. Sertifikasi guru yang dilaksanakan pemerintah merupakan upaya peningkatan mutu guru yang dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan guru. Muara akhir yang diharapkan adalah meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. Bentuk peningkatan kesejahteraan adalah upaya pemberian insentif tunjangan profesi guru sebesar satu kali gaji pokok setiap bulan bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik.
KEBANGKITAN MADRASAH DI DUNIA ISLAM (Kajian Sosio-Historis tentang Madrasah Nizhamiyah) Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dengan menggunakan pendekatan sosio-historis, tulisan ini akan mencoba menelusuri kelahiran madrasah yang terfokus pada Nizhamiyah dalam perkembangan pendidikan Islam yang dilatari oleh multi motivasi, seperti motivasi agama (baca: madzhab), ekonomi, dan motivasi politik. Dengan dewan gurunya yang bermadzhab Syafii, Madrasah Nizhamiyah dipandang sebagai perwujudan kejayaan gerakan teologis-dogmatik yang bergandengan dengan madzhab Sunni untuk mengimbangi dominasi dan perkembangan paham Mu’tazilah dan posisi Hambali, serta dominasi Syi’ah. Sehingga trade mark mata kajian yang ditempuh bercorak pemahaman Asy’ariyyah dan fiqh oriented. Ranah "intelektualisme" hilang dalam proses pendidikan madrasah ini. Namun demikian, Nizhamiyah tetap dipahami sebagai lembaga terpenting dan menjadi model (prototype) dalam sejarah pendidikan Islam, yakni sebagai lembaga pendidikan Islam yang pertama sekali didirikan di dunia Islam Timur di mana bangunan dan orientasi  lembaga pendidikan ini menjadi a function of state dalam skala luas.
PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI Siswanto, Siswanto
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi selain membuka peluang bagi Perguruan TinggiAgama Islam Negeri (PTAIN) untuk mengembangkan potensinyajuga merupakan tantangan agar bisa eksis di tengah perubahan. Padaperkembangan selanjutnya, terdapat kecenderungan baru untukmerespon berbagai tuntutan dan tantangan tersebut, antara lainmenyangkut: pertama, tuntutan akan studi keislaman yang mengarahpada pendekatan non-madzhabi, sehingga menghasilkan pemudaransektarianisme. Kedua, menyangkut pergeseran dari studi keislamanyang bersifat normatif ke arah yang lebih historis, sosiologis danempiris. Ketiga, menyangkut orientasi keilmuan yang lebih luas. Makadari itu, PTAIN perlu dikembangkan di atas pilar pengembanganfungsionalitas-etik-akademik, dan pengembangan fungsionalitas-etikteknologik.