Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Lumpur Lapindo sebagai Bahan Baku Pembuatan Genteng Keramik dengan Variasi Suhu Pembakaran Wasir Nuri; Dyah Tri Retno
Eksergi Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v12i1.664

Abstract

Lapindo mudflow issued a very large volume of mud. The mud flooded rice fields, residential and industrial area to date has not been stopped but the mud bursts untapped yet. Therefore, attempted use Lapindo mud very much it to be made tile. Sludge containing 55.4% silica oxide, alumina 16.1% and 8.9% iron with the composition of the possibility of mud can be created tile roof. Dried mud that has been mashed into the grain size of 80 mesh, then water added until plastic. Mud that has plastic printed with size 6 x 3 x 3 cm and then dried using ambient air. After the dried samples were burned using a furnace at temperatures varying from 500 to 900oC, after chilling the samples tested compressive strength, fracture modulus and water absorption. The results showed that the higher the combustion temperature obtained greater compressive strength and less water absorption. Most compressive strength is 142 kg/cm2and smallest water absorption is 0.06 g/cm2at a temperature of 900oC. At combustion temperatures of 500 to 700oC fracture modulus down from 72.78 to 41.81 kg/cm2 while at 700 to 900oC fracture modulus rose to 126.7 kg/cm2. The best results obtained on the combustion temperature at 800oC with fracture modulus 103.18 kg/cm2 and water absorption 0.08 g/cm2.   These results satisfy roof tile as type I according SII.0027 UDC-81. 666.74.
Pembuatan Asap CAir dari Sekam Padi dengan Pirolisis Dyah Tri Retno
Eksergi Vol 9, No 1 (2009): Versi Cetak
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v9i1.7585

Abstract

Pembuatan Asap CAir dari Sekam Padi dengan Pirolisis
Pemanfaatan Cangkang Bekicot sebagai Koagulan Alternatif untuk Meningkatkan Kualitas Air Sungai Code Tunjung Wahyu Widayati; Dyah Tri Retno; Nanik Wijayanti
Eksergi Vol 9, No 1 (2009): Versi Cetak
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v9i1.7586

Abstract

Pemanfaatan Cangkang Bekicot sebagai Koagulan Alternatif untuk Meningkatkan Kualitas Air Sungai Code
PENURUNAN BOD DAN COD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI SABLON Dyah Tri Retno
Eksergi Vol 10, No 1 (2010): Versi Cetak
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v10i1.7615

Abstract

Limbah cair industri sablon merupakan salah satu pencemar lingkungan yang perlu mendapat perhatian khusus. Limbah cair tersebut jika berada dalam badan air akan menyebabkan matinya biota airyang berguna dan mikoorganisme hidup lainnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kandungan pencemar limbah tersebut dapat diturunkan dengan cara penambahan koagulan tawas sehinggadiharapkan aman dibuang dibadan sungai. Metode pengolahan limbah dalam penelitian ini adalah metode Kimia Fisika yaitu dengan penambahan koagulan dilanjutkan dengan pengadukan ( koagulasi - flokulasi) dan penyaringan. Variabel dalam penelitian ini adalah waktu pengadukan, perbandingan jumlali lirnbah dengan tawas, kecepatan pengadukan. Yang diamati dalam penelitian adalah BOD dan COD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi optimum yang diperoleh dari pengolahan limbah sablon dengan 1000 ml untuk tawas adalah waktu pengadukan 3 menit, perbandingan jumlah limbah dengan tawas yaitu 25 ml (untuk BOD) dan 30 ml ( untuk COD ) dengan kecepatan pengadukan optimum 100 rpm.