Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGUNGKAPAN AIR DALAM PERSPEKTIF AGENDA-SETTING THEORY Bambang Wicaksono; Djuminah Djuminah; Setianingtyas Honggowati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.3.34

Abstract

Abstrak: Pengungkapan Air dalam Perspektif Agenda-Setting Theory. Penelitian ini bertujuan untuk menguji beberapa variabel terkait agenda-setting theory terhadap pengungkapan air. Metode yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dengan sampel 198 data laporan tahunan perusahaan terbuka sektor miscellaneous, basic, customer goods, agriculture, dan mining yang pada tahun 2018. Penelitian ini menemukan bahwa keadilan dan proporsional dari sebuah berita sering dipertanyakan oleh publik. Selain itu, banyak perusahaan tidak menyebutkan biaya lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah harus menetapkan sustainability report sebagai kewajiban dan bekerja sama dengan media masa untuk membantu pengungkapan air yang proporsional. Abstract: Water Disclosure in Agenda-Setting Theory Perspective. This study aimed to examine several variables related to the agenda-setting theory on water disclosure. The method used was multiple regression analysis with a sample of 198 data on annual reports of public companies in the miscellaneous, basic, customer goods, agriculture, and mining sectors in 2018. This study found that the fairness and proportionality of news are often questioned by the public. In addition, many companies did not mention environmental costs. Therefore, the government had to establish sustainability reports as an obligation and cooperate with the mass media to help proportionate water disclosure.
Regional Financial Performance, Audit Function, and Corruption Levels in Indonesia Djoko Suhardjanto; Djuminah Djuminah; Sri Wahyu Agustiningsih
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.299 KB) | DOI: 10.20961/jab.v20i1.474

Abstract

This study aims to examine the effect of financial performance on the level of corruption of the provincial government in Indonesia is moderated by audit findings. This research is motivated by Indonesia's efforts to fight corruption as an extraordinary crime. The development of corrupt practices has also increased since the implementation of the decentralization program. The phenomenon of increasing the level of regional corruption since the implementation of regional autonomy is the reason that observing the level of regional corruption is still necessary. This research was conducted in all 34 provincial governments in Indonesia, with an observation period of 2011-2015. The sample of this study was 156 sample data, obtained from financial data of 34 provinces for 5 years, and outlier data were 14 sample data. Analysis of the data in this study uses moderated regression analysis (MRA). The research concept was developed to predict the level of audit findings in moderating the effect of financial performance on the level of corruption in Indonesia. Test results in this study indicate that the audit findings moderate the effect of the ratio of operating expenses and the ratio of capital expenditure to the level of corruption. While other results indicate that the audit findings do not moderate the effect of the level of independence of a region on the level of corruption.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap tingkat korupsi pemerintah daerah provinsi di Indonesia dimoderasi dengan temuan audit. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya Indonesia untuk memerangi korupsi sebagai kejahatan luar biasa. Perkembangan praktik korupsi semakin meningkat juga sejak diterapkannya program desentralisasi. Fenomena peningkatan tingkat korupsi daerah sejak diimplementasikannya otonomi daerah ini menjadi alasan bahwa pengamatan terhadap tingkat korupsi daerah masih merupakan hal perlu untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan di seluruh 34 pemerintah daerah provinsi di Indonesia, dengan periode pengamatan tahun 2011-2015. Sampel penelitian ini sebesar 156 data sampel, yang diperoleh dari data keuangan 34 propinsi selama 5 tahun, dan data outlier sebanyak 14 data sampel. Analisis data penelitian ini menggunakan moderated regression analysis (MRA). Konsep penelitian dikembangkan untuk memrediksi tingkat temuan audit dalam memoderasi pengaruh kinerja keuangan terhadap tingkat korupsi di Indonesia. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukan bahwa temuan audit memoderasi pengaruh rasio pengeluaran operasional dan rasio belanja modal terhadap tingkat korupsi. Sementara hasil lainnya menunjukkan bahwa temuan audit tidak memoderasi pengaruh tingkat independensi suatu daerah terhadap tingkat korupsi.
The Effect of Both Earnings Management and Tax Planning To The Value of The Company With Corporate Governance As Variable Moderating Nia Suryani; Djuminah Djuminah
AFEBI Accounting Review Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.625 KB) | DOI: 10.47312/aar.v2i01.66

Abstract

The primary objective of this study is to determine the impact of both earnings management and tax planning towards the value of the firm, corporate governance is measured by using score CGPI as moderating variable. This study uses purposive sampling method that generates 40 samples of company listings on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and registered in participation Corporate Governance Perception Index (CGPI) during 2012 until 2015.Based on the test result of regression analysis it showed that earnings management practices which is measured by using discretionary accrual shows regression coefficients of 2,557 with p-value of 0,015 or p-value is below 0,05, so it has negative impact to the value of the firm, then it can be concluded that the existence of earnings management can reduce the value of the firm. Tax planning activity is measured by using Cash_ETR which shows regression coefficients -0.956 with a p-value of 0,005 or p-value is below 0,05, which means it gives a negative impact to the value of the firm, so it can be concluded that the higher level of tax planning by management will have an impact on the declining value of the firm. Furthermore, corporate governance which is measured using the CGPI’s score is not a moderating variable between earnings management and value of the firm, showed by p-value of 0,090, whereas the relationships of tax planning and value of the firm can be moderated by corporate governance, showed by p-value of 0,024.Keywords: CGPI’s Score, Corporate Governance, Discretionary Accrual, Earnings Management, Tax Planning, Value of the Firm
Pewarnaan Alami Batik Eco Print, Upaya Peningkatan Kreativitas Produk Lokal di Jumog Berjo Karanganyar Rahmawati Rahmawati; Sarah Rum Handayani; Djuminah Djuminah; Sri Hartoko; Sri Murni; Fransisca Sestri Goestjahjanti
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 5 No. 1 (2022): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan dan mengembangkan batik sebagai identitas budaya bangsa, menerapkan inovasi desain yang variatif dengan pewarna alami, mengimplementasikan konsep ramah lingkungan berbasis potensi unggulan wilayah, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sentra kerajinan batik Jumog Karanganyar, serta mengemas inovasi dan produk batik secara ekonomis dan berdaya jual tinggi dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat. Metodologi yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan teknik pewarnaan alam ramah lingkungan dan desain dan corak yang unik dan menarik, pendampingan pasca pelatihan, serta evaluasi kegiatan untuk meningkatkan capaian kegiatan. Luaran kegiatan ini adalah adanya desain produk baru yang dapat dihasilkan oleh pelaku usaha batik. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan penjualan dan pendapatan masyarakat dengan adanya inovasi hasil produksi batik bagi masyarakat Jumog Kabupaten Karanganyar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa hubungan antara akademisi dan masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat sangatlah penting. Masyarakat dapat menerima manfaat dalam rangka meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan melalui peningkatan kapasitas SDM, sedangkan akademisi dapat meningkatkan pencapaian IKU institusi terutama terkait peran institusi bagi masyarakat luas.
Karakteristik Komite Audit dan Audit Report Lag (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2020) Djuminah Djuminah; Agung Wijayanto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jab.v22i2.846

Abstract

This research aims at examining the influence of Audit Committee upon Audit Report Lag. The observation was taken based on 198 sample data in the years of 2019 - 2020. Its source was from listed manufacturing industry in BEI. The results of this study shows that Audit Committee’s Meeting, The Audit Committee’s Financial Skill and Size of Audit Commitee do not affect to Audit Report Lag. There is a control variable: a close geographical position of both auditor and client, gives a positive impact to The Audit Report Lag. Keywords: audit Committee’s meeting, audit committee’s financial skill, size of audit commitee and audit report lag. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Komite Audit terhadap Audit Report Lag. Pengamatan diambil berdasarkan 198 sampel data pada tahun 2019 - 2020. Sumbernya dari industri manufaktur yang terdaftar di BEI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rapat Komite Audit, Keterampilan Keuangan Komite Audit dan Ukuran Komite Audit tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag. Ada variabel kontrol: posisi geografis yang dekat antara auditor dan klien, memberikan dampak positif terhadap The Audit Report Lag.
The Effect of Both Earnings Management and Tax Planning To The Value of The Company With Corporate Governance As Variable Moderating Nia Suryani; Djuminah Djuminah
AFEBI Accounting Review Vol. 2 No. 1 (2017): June
Publisher : Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47312/aar.v2i01.66

Abstract

The primary objective of this study is to determine the impact of both earnings management and tax planning towards the value of the firm, corporate governance is measured by using score CGPI as moderating variable. This study uses purposive sampling method that generates 40 samples of company listings on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and registered in participation Corporate Governance Perception Index (CGPI) during 2012 until 2015.Based on the test result of regression analysis it showed that earnings management practices which is measured by using discretionary accrual shows regression coefficients of 2,557 with p-value of 0,015 or p-value is below 0,05, so it has negative impact to the value of the firm, then it can be concluded that the existence of earnings management can reduce the value of the firm. Tax planning activity is measured by using Cash_ETR which shows regression coefficients -0.956 with a p-value of 0,005 or p-value is below 0,05, which means it gives a negative impact to the value of the firm, so it can be concluded that the higher level of tax planning by management will have an impact on the declining value of the firm. Furthermore, corporate governance which is measured using the CGPI’s score is not a moderating variable between earnings management and value of the firm, showed by p-value of 0,090, whereas the relationships of tax planning and value of the firm can be moderated by corporate governance, showed by p-value of 0,024.Keywords: CGPI’s Score, Corporate Governance, Discretionary Accrual, Earnings Management, Tax Planning, Value of the Firm
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Galih Asmara Bangun; Djuminah Djuminah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Manajemen Vol 8, No 3 (2023): Agustus
Publisher : Departemen Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimen.v8i3.24688

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji lima prediktor yang diduga mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak sembilan perusahaan sektor perbankan yang memenuhi kriteria tertentu selama periode amatan 2012-2021. Peneliti menggunakan regresi data panel fixed effect model dengan bantuan software Eviews 9 untuk meneliti pengaruh rasio keuangan (profitabilitas, leverage, dan likuiditas), kebijakan dividen sebelumnya dan pandemi Covid-19 terhadap kebijakan pembayaran dividen. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan variabel kebijakan dividen sebelumnya berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen (signifikan pada taraf 1%), profitabilitas berpengaruh negatif (signifikan pada taraf 10%), dan leverage berpengaruh negatif (signifikan pada taraf 1%), sementara variabel likuiditas dan pandemi Covid-19 tidak mempunyai pengaruh terhadap kebijakan dividen. Nilai adjusted R-squared berada pada nilai 0,845 menunjukkan variabilitas kebijakan dividen sebesar 84,5% ditentukan oleh variabel independen yang digunakan dalam penelitian. Temuan ini dapat digunakan praktisi manajerial untuk memperhatikan prediktor untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan untuk memastikan investor memperoleh pengembalian dividen yang optimal pada saham sektor perbankan.
PENCIPTAAN IDENTITAS BATIK SEDULUR SIKEP DENGAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK BATIK DESA SUMBER DI KABUPATEN BLORA M. Rudianto; Rahmawati Rahmawati; Endang Dwi Amperawati; Djuminah Djuminah; Sri Hartoko; Rita Noviani; Rispantyo Rispantyo; Charly Malinda; Erna Setiany; Sri Mulyani
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i1.13014

Abstract

Sedulur Sikep atau yang dikenal sebagai Masyarakat Samin menyebar di berbagai daerah di Kabupaten Blora, Pati, Bojonegoro dan sekitarnya. Sedulur Sikep merupakan masyarakat Suku Jawa yang mengikuti pemahaman dan perilaku seora tokoh pada masa sebelum kemerdekaan yang bernama Samin Surosentiko. Salah satu kelompok pemukiman Sedulur Sikep adalah di Dusun Tambak, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pakaian adat yang digunakan merupakan pakaian Jawa yang banyak dipakai oleh masyarakat Jawa pada umumnya. Sedulur Sikep membutuhkan pakaian untuk digunakan dalam berbagai acara perkumpulan, tidak mengubah adat kebiasaan pakaian yang sering digunakan tetapi dibutuhkannya penguat identitas Sedulur Sikep. Solusi yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kerjasama adalah perancangan desain motif batik identitas Sedulur Sikep dengan pemberdayaan masyarakat Desa Sumber. Di Desa Sumber tedapat Kelompok Batik dengan nama Batik Manggar, usaha dalam memproduksi kain batik di tingkat lokal. Kelompok Batik Manggar dilibatkan dalam produksi kain batik bagi Sedulur Sikep. Tim PKM Kerjasama dapat melakukan pelatihan dan pendampingan dalam: perancangan motif, penyediaan bahan dan peralatan batik, serta proses produksi batik. Produksi batik dengan menerapkan teknik batik cap kertas, yang merupakan pengembangan teknik batik cap untuk memperoleh kemudahan dan keterjangkauan dalam pembuatan alat cap. Kegiatan menghasilkan luaran artikel ilmiah pengabdian masyarakat, publikasi media, dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) motif batik identitas Sedulur Sikep.