Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KEBUTUHAN AIR DOMESTIK UNTUK DAERAH PANTAI (STUDI KASUS: KOTA BANDAR LAMPUNG) Gatot Eko Susilo; Ofik Taufik Purwadi; Nurayni Nurayni
Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol 18, No 3 (2014): Edisi Desember 2014
Publisher : UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate water domestic demand of people living in coastal area of Bandar Lampung City. The location of the study is in the Sukaraja area, Bumi Waras Sub-district, Bandar Lampung City. Data mining of household water demand is undertaken by using questionnaire to 65 households. It is indicated from the survey that every household averagely consits of 4 persons. Everry person spends about IDR 368 for 103.4 l of water domestic in daily basis. Daily water domestic demand of the people in the are study is quite different from the standard daily water domestic demand percapita. This deviation is due to the differences in the aspect of social and economy between the people in the are study and ordinary people
KAJIAN PASCA LONGSOR TEBING JALAN DAN METODE PENANGANANNYA Ofik Taufik Purwadi; Iswan syah; Kristianto Usman; Aurelius S.K
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penyebab kelongsoran serta merancang metode penanganan yang efektif pada ruas Jalan Lahat-Simpang Mio. Berdasarkan investigasi geoteknik, area tersebut didominasi oleh lima lapisan tanah lempung dengan karakteristik dari lunak hingga keras, dimana pemicu utama instabilitas adalah geometri lereng yang curam, kondisi tanah dasar yang buruk, dan kenaikan muka air tanah akibat curah hujan tinggi. Analisis awal pada kondisi eksisting menggunakan Limit Equilibrium Method (LEM) dan Finite Element Method (FEM) mengindikasikan kondisi lereng tidak aman dengan nilai Safety Factor (SF) statis berkisar 1,2 dan dinamis mendekati 1,0, disertai penurunan jalan mencapai 13,037 cm. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, dua alternatif perkuatan dievaluasi, yaitu Dinding Penahan Tanah (DPT) kombinasi Mini pile dan penggunaan sheet pile. Simulasi permodelan dilakukan melalui tahapan konstruksi (staged construction) untuk memastikan keamanan di setiap fase pengerjaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode perkuatan mampu memenuhi kriteria keamanan SNI 8460:2017. Perkuatan DPT + Mini pile menghasilkan SF statis maksimum 1,571 dan dinamis 1,162, sedangkan sheet pile mencapai SF statis 1,572 dan dinamis 1,188. Selain peningkatan stabilitas yang signifikan, kedua metode berhasil meminimalkan deformasi jalan menjadi 7,827 cm. Oleh karena itu, kedua desain perkuatan dinilai layak dan direkomendasikan sebagai solusi teknis rehabilitasi lereng pasca longsor di wilayah tersebut.