Nanang Pamuji Mugasejati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AGRESIVITAS AMERIKA AGENDA BARU KETAHANAN NASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI Nanang Pamuji Mugasejati
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 1 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.12016

Abstract

Sejak dunia mengalami proses globalisasi, sebenarnya ruang lingkup studi "ketahanan nasional " memasuki periode baru. Salah satu masalah yang penting dipahami adalah bahwa secara politik internasional, globalisasi , bukanlah merupakan proses yang bekerja secara otomatis berupaya menggerakkan globalisasi ini baik di tingkat ideologi (melalui publikasi atau penyebaran gagasan yang mengagungkan proses globalisasi ini ) atau pada dataran politik(melalui terkenan untuk liberalisasi ekonomi bagi negara-negara di dunia)
Memahami Potensi Krisis Demokrasi Nanang Pamuji Mugasejati
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 8, No 3 (2003)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1249.391 KB) | DOI: 10.22146/jkn.22098

Abstract

Setelah transisi demokrasi berjalan selama beberapa tahun di negara kita, saat ini muncul suara-suara ketidakpuasan terhadapnya: demokrasi ternyata tidak mampu menekan praktek korupsi,pemerintah menjadi kurang efektif, politik dagang sapi semakin meluas baik dari tingkat pusat sampai daerah, proses pengambilan kebijakan ekonomi menjadi kompleks dan rawan terhadap kepentingan partai,dan lain sebagainya. Tulisan ini mencoba memberikan eksplanasi teoretis:bagaimana sistem politik yang demokratis juga berpeluang menciptakan krisis multidemensional?Prasyarat apa yang diperlukan agar demokrasi tidak menghasilkan krisis?Terdapat asumsi umum bahwa demokrasi merupakan bentuk tatanan politik yang terbaik yang pernah ditemukan oleh umat manusia. Dibanding dengan tatanan politik lain-nya, demokrasi dianggap memiliki keunggulan, misalnya karena bisa menghindarkan masyarakat dari bahaya dan ancaman tirani,melindungi hak esensial warga negara, menjamin kebebasan, menjamin self-determination,mengembangkan otonomi moral, memberikan kesetaraan politik, perdamaian serta kemakmuran ekonomi. (Dahl, 1998: 45)