Ahmad Fadhil Rizki
UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendapat Quraish Shihab Dalam Tafsir al Mishbah Tentang Berbuat Ihsan Dalam Dimensi Sosial Hakim Hendra Alkampari; Ahmad Fadhil Rizki; Delviani Marzal
AL-FIKRA Vol 20, No 2 (2021): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v20i2.9766

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi ditengah masyarakat baik antara orang tua dan anak maupun antara suami dan isteri, karena banyak anak yang tidak berihsan kepada orang tuanya, begitu juga suami yang hendak menceraikan isterinya banyak diantara mereka tidak memenuhi hak isteri ketika menceraikan dan juga tidak berihsan kepada isteri, maka diperlukan penjelasan Ihsan supaya anak, suami, dan masyarakat bisa berbuat Ihsan kepada semua orang. Kata Ihsan digunakan untuk dua hal : pertama memberi nikmat kepada pihak lain. Kedua perbuatan baik. Karena itu kata “Ihsan” lebih luas dari sekadar “memberi nikmat atau nafkah”. Maknanya bahkan lebih tinggi dan dalam dari pada kandungan makna adil, karena adil adalah “memperlakukan orang lain sama dengan perlakukannya kepada Anda”, sedangkan Ihsan, “memperlakukan orang lain lebih baik dari perlakuannya terhadap Anda”. Adil adalah mengambil semua hak anda dan atau memberi semua hak orang lain, sedang  Ihsan adalah memberi lebih banyak dari pada yang harus anda berikan dan mengambil lebih sedikit dari yang seharusnya anda ambil. adapun Objek-objek Ihsan dalam dimensi sosial adalah a. Ihsan kepada isteri yang diceraikan, b. Ihsan kepada orang Tua, c. Ihsan kepada kaum kerabat, d. Ihsan kepada anak yatim, e. Ihsan kepada orang-orang miskin, f. Ihsan kepada tetangga yang mempunyai hubungan dekat, g. Ihsan kepada tetangga jauh, h. Ihsan kepada kawan dekat, h. Ihsan kepada Ibnu sabil, i. Ihsan kepada hamba sahaya, j. Ihsan kepada pelaku pidana. Semua perbuatan yang dilakukan mengarah untuk memberi kebaikan dan nikmat kepada orang lain karena Quraish Shihab mengatakan bahwa Ihsan adalah memberi nikmat dan perbuatan baik.
Menguak Nilai-Nilai Kedamaian Dalam Musyawarah (Telaah Terhadap Kisah Politik Ratu Balqis Didalam Tafsir Al-Munir Wahbah Al-Zuhaili) Ahmad Fadhil Rizki; Sudirman M. Johan; Afrizal Nur
AL-FIKRA Vol 19, No 1 (2020): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v19i1.9277

Abstract

The Phenomena that occur at this time are very detrimental to society, namely conflicts and wars that occur at every point in the world since ancient times until now it will never end and will continue until the future because there is no solution in it, but in the Al-Quran, Allah SWT told a story about the politic of  Balqis in the letter Al-Naml verses 32-35, namely a queen who was able to solve the war problems that would be faced with good and wise when getting a letter from the Prophet Sulaiman as containing invitation to believe in Allah SWT or will be fought if refused it,  she was not in a hurry in making decision. First, she held a deliberation with her dignitaries to get the best suggestions and opinions, Second, think carefully even though she had a large amount, complete weapons and trained troops, but she also thought about the risks that would be faced after the war, Third, taking lessons from previous historical experience if the kings have fought and won, they would ruin the place and hold people to be their slaves. Fourth, from the deliberation, she considered sending a gift to the Prophet Sulaiman to change his decision, Fifth, after careful consideration, the queen of balqis decided to make peace because if she made a wrong decision the people of Sabaq would become victims of the war, from the story above, it can be concluded that the deliberation is a solution for the people to achieve the best consideration, mutual agreement and bring peace to each community and country.