Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PROTOTYPE PENERANGAN RUMAH OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMega8535 Liliana Liliana; Welman Julpan
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 11, No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v11i2.756

Abstract

Kelalaian yang akhir-akhir ini dilakukan oleh masyarakat indonesia sudah sangat memprihatinkan, hampir 70% responden mengatakan lupa mematikan lampu. Penelitian ini untuk meminimalisir hal tersebut dengan cara merancang prototype penerangan rumah berbasis mikrokontroller ATmega 8535. LDR digunakan sebagai sensor cahaya dan PIR sebagai pendeteksi keberadaan orang, sedangkan Code Vision AVR berfungsi untuk mengatur input dan Output pada pemrograman. Pada akhir penelitian ini telah berhasil merancang prototype penerangan rumah berbasis mikrokontroller ATmega 8535.
Analisis Kinerja Sistem Proteksi Type M-3425A pada Generator di WHRPG PT. Semen Padang liliana liliana
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 17, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v17i2.10333

Abstract

Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) adalah sebuah sistem mengkonservasi energi dan menunjang pembangunan bersih atau Clean Development Mechanism (CDM) yang merupakan implementasi dari Kyoto Protocol. Sistem ini terbukti dapat  menurunkan emisi CO2 sebesar 47.000 ton per tahun. WHRPG menggunakan generator sinkron dengan kapasitas 8,5 MW dilengkapi dengan sistem eksitasi tanpa sikat.  Pengoperasian WHRPG yang kontinyu harus didukung dengan pengoperasian generator dengan pengamanan yang optimal. Generator harus terus dilindungi dari gangguan-gangguan yang mungkin terjadi. Pengamanan Generator telah dilengkapi dengan Generator Protection Type M-3425 yang terdiri atas beberapa jenis pengamanan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja proteksi pada generator khususnya terhadap gangguan tegangan lebih dan frekuensi rendah berupa kenaikan tegangan mencapai 45% dan gangguan penurunan frekuensi mencapai 6 % . Penelitian ini mengidentifikasi ketepatan kinerja relay Over Current Relay dan  under frequency Relay dalam melaksanakan pengamanan gangguan tersebut.  Hasil pemantauan dan analisis dinyatakan bahwa kedua  relay dapat dengan cepat membaca gangguan yang terjadi, selanjutnya memberi isyarat untuk mengaktifkan lock out relay, alarm dan lampu indikator sehingga gangguanpun dengan segera dapat diatasi sehingga potensi kerusakan yang bisa terjadi  pada generator bisa diminimalisir.
SISTEM PENGAMAN KEBAKARAN RUMAH TOKO OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMega8535 liliana liliana liliana
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 13, No 1 (2015): Desember 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v13i1.1265

Abstract

                                                                      ABSTRAK                                                                                                                                                               Meningkatnya taraf hidup manusia berjalan seiring dengan peningkatan inovasi teknologi. Inovasi teknologi telah banyak menciptakan peralatan yang mampu bekerja secara otomatis dalam melaksanakan fungsi tugasnya. Salah satu bentuk kemajuan ilmu teknologi adalah bermunculannya sistem pengamanan serta peringatan dini tentang sebuah bencana ataupun gangguan dalam sebuah rumah hunian dan rumah toko (ruko). Pada kenyataan di lapangan, sistem keamanan ruko cenderung hanya melindungi ruko terhadap gangguan dari luar seperti tindakan pencurian, akan tetapi kurang memperhatikan keamanan dan keselamatan dari dalam ruko itu sendiri seperti adanya bahaya kebakaran. Maka dari itu sangat dibutuhkan proteksi/pengamanan terhadap kemungkinan terjadinya musibah ini. Pada penelitian ini pengaman kebakaran otomatis memanfaatkan mikrokontroler ATMega8535 dan sensor pendeteksi kebakaran (IC LM35, Phototransistor dan Smoke Detector) yang terpasang  pada bangunan rumah toko (ruko). Penelitian ini telah menghasilkan sistem pengamanan pada Rumah Toko, apabila salah satu sensor mendeteksi kebakaran maka akan mengaktifkan buzzer, penyemprot air (sprinkler) dan membuka pengunci terali (central lock). Kata Kunci:  Mikrokontroler ATMega8535, Pengaman kebakaran otomatis, rumah toko .  
Optimalisasi Relai OCR dan GFR dalam Meminimalisir Sympathetic Trip Penyulang 20 kV Teguh Rahayu Slamet; Liliana Liliana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSuatu sistem tenaga listrik tidak terlepas dari berbagai macam gangguan, salah satunya gangguan hubung singkat. Penelitian ini dilakukan di Gardu Induk Teluk Lembu pada transformator unit dua. Pada transformator unit dua telah diinterkoneksikan dengan pembangkit tambahan sebelumnya, yang saat ini telah off. Pada Gardu Induk Teluk Lembu telah mengalami kasus sympathetic trip sebanyak 5 kasus selama 18 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa setting relai saat ini dengan kurva definite, belum optimal dalam menangani masalah sympathetic trip. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan setting optimal relai arus lebih agar sympathetic trip tidak terjadi lagi. Metode yang ditawarkan adalah melakukan pengujian relai dengan variasi beban motor dengan statis. Dalam metode ini dilakukan pada dua kondisi yaitu kondisi sebelum dan setelah interkoneksi pembangkit tambahan. Hasil yang didapat, setting relai optimal yaitu TMS = 0,26, PS = 0,6086 dengan kurva inverse
PERENCANAAN PENEMPATAN NODE B PADA JARINGAN WCDMA (WIDEBAND CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS) DI KECAMATAN LIMAPULUH KOTA PEKANBARU Renno Nikki Wijaya; Fitri Amillia; Liliana Liliana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.588 KB)

Abstract

Industri komunikasi wireless telah memasuki fase generasi ketiga (3G). Kebutuhan masyarakat komunikasi nirkabel di Pekanbaru meningkat, terutama pada daerah perkotaan yang dikenal dengan pusat bisnis. Peningkatan Layanan teknologi berupa mms, video conference, video streaming dan koneksi internet dengan kecepatan tinggi sangat dibutuhkan. Kendala yang dihadapi belum semua wilayah ter-cover sinyal jaringan WCDMA, seperti Kecamatan Limapuluh. Oleh karena itu diperlukan penelitian ini. Pembahasan tentang perhitungan perencanaan jumlah node B berupa jumlah sinyal carrier dalam satu sel, jumlah total kanal trafik pelanggan per sel, kapasitas total bit informasi per sel, dan jumlah sel dan perhitungan radio link berupa perhitungan link budget dari arah downlink dan uplink, analisa penempatan node B menghasilkan area cakupan yang optimal. Hasil akhir dari penelitian ini adalah jumlah node B sebanyak 2 dengan radius sel sebesar 1040 m2 dan di visualisasikan cakupan wilayah dalam bentuk heksagonal pada peta berskala 1 : 10.000 dengan jumlah sel sebanyak 2 sel. Kata Kunci : Node B, Sel, WCDMA
Penempatan Optimal Kapasitor Bank pada Jaringan Distribusi 20 kV menggunakan ETAP 7.5.0 liliana liliana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2014: SNTIKI 6
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada jaringan distribusi, jatuh tegangan dan rugi-rugi daya dapat diakibatkan oleh tingginya beban induktif. Kompensasi daya reaktif diperlukan dalam mengurangi rugi-rugi daya dan penurunan tegangan. Pemasangan kapasitor bank bersifat kapasitif pada jaringan penting dilakukan untuk mengurangi beban induktif sebagai penyumbang daya reaktif. Agar rugi-rugi bisa diminimalisir dengan maksimal, pemilihan tempat pemasangan kapasitor dilakukan secara optimal dengan mengggunakan bantuan perangkat software Etap 7.5.0. Berdasarkan hasil simulasi setelah ditempatkannya kapasitor dengan optimal didapatkan tegangan pada sistem dapat dijaga sesuai batas (Vmin=95 % dan Vmaks=105%) sedangkan rugi-rugi daya nyata berkurang 8,664% dan rugi-rugi daya reaktif berkurang 17,628%.
Soil Treatment Terhadap Tahanan Pentanahan dengan Abu Cangkang Sawit Liliana Liliana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatus sistem pentanahan dirancang untuk melindungi sistem dan peralatan tenaga listrik dari dampak gangguan arus lebih yang bisa merusak. Sistem pentanahan yang baik harus memiliki tahanan pentanahan sekecil mungkin yaitu memenuhi batas aman. Namun tahanan pentanahan sangat tergantung dengan jenis tanah, semakin besar tahanan jenis tanah maka tahanan pentanahanpun semakin besar. Untuk mencapai tahanan pentanahan yang diharapkan maka suatu soil treatment  diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi tahanan pentanahan dengan dengan penambahan zat aditif abu cangkang sawit pada lokasi yang memiliki nilai tahanan jenis tanah tinggi. Penambahan zat aditif dilakukan dengan Metode Parit Melingkar dengan memvariasikan penanaman elektroda batang tunggal 0.5 m, 0.75 m, dan 1 m. Pengukuran dilakukan pada dua keadaan sebelum dan setelah penambahan zat aditif. Sebelum penambahan zat aditif menghasilkan nilai tahanan pentanahan untuk ketiga kedalaman elektroda sebesar 1280.44 Ω, 937.8 Ω, dan 649.44 Ω. Setelah penambahan zat aditif untuk ketiga kedalaman elektroda didapatkan nilai tahanan pentanahan sebesar 1058,2 Ω, 843 Ω, dan 564,4 Ω. Hasil ini membuktikan terjadi penurunan tahanan pentanahan sebesar 15.15% sampai dengan 21% yang telah memenuhi standar IEEE (142-1983) yaitu penurunan tahanan pentanahan dengan penambahan zat aditif berkisar dari 15% sampai dengan 90%. Kata kunci: Sistem Pentanahan, tahanan jenis tanah,  soil treatment, abu cangkang sawit, elektroda batang tunggal