Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penguatan Literasi dan Sosialisasi Wakaf Uang Sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat di Kota Pekanbaru Rozi Andrini; Ilham Chanra Putra; Darnilawati Darnilawati; Ahmad Raihan Nurdin; Elisa Amanda
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1730

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Indeks Literasi Wakaf Nasional dan Provinsi Riau sehingga rendahnya jumlah penghimpunan wakaf uang di Kota Pekanbaru dibandingkan potensi yang ada. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap wakaf uang dan memotivasi masyarakat untuk berwakaf uang. Pendekatan yang digunakan adalah Partisipatory Action Riset (PAR) melalui identifikasi kebutuhan, edukasi, diskusi, pre tes dan post test serta praktik langsung berwakaf uang melalui nazhir Wakaf uang Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Pekanbaru. Peserta kegiatan berjumlah 52 orang. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya pemahaman definisi wakaf uang dari 57% menjadi 92% dan pengetahuan cara berwakaf uang yang benar dari 36% menjadi 100%. Kesadaran akan pentingnya wakaf uang juga meningkat, dengan 79% peserta menyatakan sangat penting dan tertarik berpartisipasi sebanyak 83%. Kegiatan ini turut menghasilkan aksi nyata berupa penghimpunan wakaf uang melalui QRIS BWI Kota Pekanbaru. Temuan ini membuktikan bahwa sosialisasi terstruktur mampu meningkatkan literasi, motivasi dan keterlibatan masyarakat dalam berwakaf uang.
The Dynamics of Sharia Compliance in the Sharia Fintech Ecosystem in Indonesia: A Contemporary Fiqh Muamalah Analysis Mhd. Iqbal; Rozi Andrini; Muhammad Adnan Azzaki
JAWI : Journal of Ahkam Wa Iqtishad Vol. 4 No. 1 (2026): JAWI - MARET
Publisher : MUI Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of financial technology (fintech) has driven significant transformations in the financial system, including the emergence of  Islamic fintech as an alternative to digital financial services based on Islamic principles. However, rapid technological innovation also presents challenges related to sharia compliance, especially in ensuring the conformity of operational practices with the principles of fiqh muamalah. This study aims to analyze the dynamics of sharia compliance in the sharia fintech ecosystem in Indonesia through the perspective of contemporary fiqh muamalah The research method used is a qualitative approach with literature studies on relevant scientific journals, regulations, and fatwas. The results of the study show that normatively most sharia fintechs have adopted the principles of sharia compliance, but in practice there are still variations in implementation, especially related to the validity of digital contracts, information transparency, delay penalties, and the effectiveness of the supervision of the Sharia Supervisory Board. This research confirms that contemporary fiqh muamalah has a strategic role in bridging technological innovation with sharia principles, in order to realize a fair, sustainable, and maqāṣid al-sharia fintech ecosystem.