Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding SNATIF

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN ROKOK DI PT. NIAGA NUSA ABADI Mutiara Virgi Liesdiannisa; Wina Witanti; Faiza Renaldi
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Niaga Nusa Abadi merupakan perusahaan yang bekerjasama dengan PT. Nodjorono Kudus dalam memasarkan jenis rokok. Distribusi dan penjualan dalam hal ini dapat dicapai melalui penerapan konsep Supply Chain Management. Supply Chain Management sesungguhnya bukan merupakan suatu konsep yang baru. Konsep ini menekankan pada pola terpadu yang menyangkut proses aliran produk dari supplier, manufaktur, retailer hingga kepada konsumen. Proses penjualan rokok di PT. Niaga Nusa Abadi ini masih dilakukan dengan cara menawarkan produk secara langsung yaitu mendatangi outlet, toko dan retail,  selain itu dapat melakukan pemesanan melalui taking order. Pada saat sales melakukan kunjungan penjualan ke berbagai tempat, sales membawa dokumen penjualan yang nantinya akan dijadikan sebagai laporan penjualan oleh team leader, bagian gudang, bagian penjualan dan bagian keuangan. Dokumen hasil penjualan yang harus di proses ke beberapa pihak yaitu team leader, bagian gudang, bagian penjualan, dan bagian keuangan mengakibatkan sering terjadinya ketidak sesuaian antara laporan dari ke empat pihak tesebut. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa sistem informasi yang dapat membantu proeses pengelolaan data hasil penjualan yaitu dengan mengintegrasikan data ke beberapa bagian yang terlibat, selain itu penelitian ini menghasilkan sebuah graftk hasil penjualamn untuk mengetahui rokok apa yang paling banyak terjual. Kata kunci: distribusi, penjualan, sistem informasi, supply chain management
SISTEM INFORMASI PUSAT KESEHATAN HEWAN KOTA CIMAHI Suci Wulandari Kusumastuti; Faiza Renaldi; Dian Nursantika
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pusat kesehatan hewan (puskeswan) Kota Cimahi merupakan lembaga kesehatan yang berfokus pada bidang pelayanan kesehatan hewan. Data yang ada pada pusat kesehatan hewan Kota Cimahi seperti data pasien, data rekam medik dan data obat tidak terintegrasi sehingga mengakibatkan terjadinya redundancy  data atau data pasien dan rekam medik ganda, selain itu hal tersebut juga dapat mengakibatkan terjadinya inkonsistensi data atau ketidaksesuaian pada data yang ada pada tiap bagiannya. Tidak adanya informasi secara real-time mengenai ketersediaan stok obat sehingga berakibat pada keterlambatan dalam penanganan pasien dan menyebabkan pelayanan yang diberikan oleh pusat kesehatan hewan Kota Cimahi menjadi kurang optimal, Selain itu kurangnya informasi mengenai tenaga medik hewan di Kota Cimahi menjadi salah satu masalah yang terjadi. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah waterfall terdiri dari tahapan identifiksi kebutuhan, desain, implementasi, pengujian dan dokumentasi. Dengan adanya sistem informasi pusat kesehatan hewan Kota Cimahi. diharapkan dapat mengintegrasikan data pasien, data rekam medik dan data obat yang ada di pusat kesehatan hewan sehingga dapat meminimalisir terjadinya redundancy dan inkonsistensi pada data, memberikan notifikasi ketersedian obat secara real-time dan website yang membantu dalam memberikan informasi mengenai tenaga medik hewan di Kota Cimahi. Kata kunci: Sistem Informasi, Pusat Kesehatan Hewan
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF NASABAH BANK BTN KANTOR CABANG BANDUNG Tri Rediansyah; Faiza Renaldi; Dian Nursantika
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBank Tabungan Negara atau BTN adalah Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. BTN juga melayani Kredit Pemilikan Rumah, yaitu kredit pembelian rumah dengan jaminan berupa rumah itu sendiri. BTN dalam proses menyetujui pemberian kredit melakukan beberapa tahapan yaitu, penerimaan berkas permohonan, penilaian agunan, wawancara, observasi usaha dan akad kredit.  Permasalahan yang terjadi pada bank BTN yaitu pimpinan kesulitan dalam proses pencarian data nasabah secara spesifik berdasarkan alamat, jenis pekerjaan, dan penghasilannya. Selain itu, kesulitan dalam melihat perkembangan presentase jumlah nasabah baik itu nasabah baru atau pun yang bermasalah dan belum ada laporan nasabah dalam bentuk angka dan grafik yang menunjang dalam proses pengambilan keputusan. Sistem informasi eksekutif ini digunakan untuk membantu jajaran eksekutif dalam menentukkan potensi wilayah mana saja yang banyak menggunakan produk dari BTN serta menghasilkan laporan yang dapat dijadikan sebagai bahan kajian kepala cabang dalam pengambilan keputusan. Kata kunci: Bank BTN, Sistem Informasi Eksekutif
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA BANDUNG BARAT Hilman Abdurrahman Achmad; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Faiza Renaldi
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDinas komunikasi dan informatika (diskominfo) merupakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Bandung Barat. Pegawai yang ada diskominfo mempunyai peranan penting, maka dari itu perlu adanya pengelolaan data pegawai agar terjaminnya kinerja pegawai.  Berdasarkan Peraturan Pemerintah Dalam Negeri Nomor 17 tahun 2000 sistem informasi manajemen kepegawaian menjadi landasan untuk pengelolaan data pegawai yang baik, yang mana pengelolaan data tersebut mampu menangani segala keperluan yang menyangkut tentang kepegawaian. Namun sangat disayangkan pengelolaan data pegawai pada diskominfo masih belum baik mengingat masih terdapat kegiatan adminstratif kepegawaian secara manual meskipun sudah terdapat sistem informasi manajemen kepegawaian akan tetapi kurang memeberikan dampak yang maksimal., Apabila pengelolaan data pegawai tersebut dikelola kurang baik, maka akan menjadi beban permasalahan yang dialami oleh diskominfo khusunya untuk kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dinas Komunikasi dan Informatika memiliki jumlah pegawai kurang lebih 150 pegawai yang tersebar dalam 3 bidang dimana berkas yang dikumpulkan semua pegawai dengan jumlah yang banyak dan harus dikelola dengan baik. Maka dari itu sebuah sistem yang dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan data kepegawaian di diskominfo sangat diperlukan terlebih keluaran yang hasilkan dapat direpresentasikan melalui grafik seperti grafik prestasi kerja pegawai yang akan sangat membantu dalam pengelolaan dalam bidang kepegawaian di diskominfo. Sistem informasi manajemen kepegawaian dalam penelitian ini akan ditekankan pada interaksi yang lebih interaktif dimana pegawai dilibatkan didalam sistem dengan menggunakan metodologi pengembangan perangkat lunak waterfall Kata kunci: Diskominfo, simpeg, Watefall, sistem informasi