Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Faktor-Faktor Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan pada Wardah Beauty House Selamet Riadi; Hery Nurmansyah; Farhan Yuzevan
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 14, No 1 (2020): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.679 KB) | DOI: 10.22441/pasti.2020.v14i1.007

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya komplain pelanggan, belum pernahnya diadakan survey kepuasan pelanggan, dan hasil survey pendahuluan kepuasan pelanggan yang masih dapat ditingkatkan lagi. Oleh karena itu dilakukan survey lanjutan dengan metode kuesioner berdasarkan dimensi SERVQUAL. Kemudian atribut yang gapnya relatif besar dijadikan Voice of Customer pada metode Quality Function Deployment. Hasil yang didapat, diketahui bahwa faktor yang menjadi prioritas untuk perbaikan adalah atribut dari dimensi Tangible, Responsiveness, dan beberapa atribut dari dimensi Assurance. Dan untuk upaya improvement yang prioritas pertama adalah pengikutsertaan Beauty Advisor dalam retraining Service.
PENERAPAN 5R AREA DI PT IMPERO NUSA PRATAMA Roswandi, Iwan; Didi Junaedi; HERY, HERY NURMANSYAH
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1416

Abstract

Kementerian Perindustrian tetap berkomitmen mendorong pengembangan Sektor Industri Usaha Kecil dan Menengah (IKM). Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk membantu usaha menengah menjalankan usahanya dengan sukses dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. “Salah satu inisiatif kami adalah dengan melakukan realokasi anggaran ke seluruh unit kerja, termasuk usaha kecil dan menengah. Melalui Perup ini, pemerintah mengalokasikan anggaran kurang lebih 150 triliun rupiah untuk pemulihan ekonomi. ” Selain program stimulus perekonomian ini, pemerintah telah menganggarkan Rp 6,1 triliun yang diberikan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Permasalahan : Konsep 5R mengacu pada proses mengubah budaya perusahaan masih belum optimal dijalankan. Walaupun secara tujuan dapat mengurangi stres, kecemasan, disorganisasi, serta menjaga kedisiplinan dan kebersihan perusahaan. Prinsip 5R adalah filosofi tentang bagaimana seharusnya seseorang menjalani kehidupan sehari-hari. Solusi : Memberikan pengarahan kepada karyawan terkait lingkungan kerja yang aman dan nyaman akan memudahkan karyawan untuk bekerja. Jika program 5R untuk pengembangan kaizen berhasil dilaksanakan, maka akan memberikan manfaat bagi perusahaan dan karyawan. Target : Peningkatan produktivitas yang akan menurunkan tingkat turnover karyawan. Peningkatan produktivitas, kaizen, dan disiplin kerja merupakan faktor penting dalam pertumbuhan bisnis. Kaizen dapat membantu menyediakan dan meningkatkan berbagai aspek bisnis, sehingga membuatnya lebih sukses dan lebih mengalami berkembangSaat ini area produksi, karyawan dan tata letak belum tertata dengan baik (Pelani et al 2023) Kegiatan PPM ini fokus pada penerapan 5R( ringkas, rapih,resik,rawat,rajin) di area produksi PT Impero Nusa Pratama, harapan dari kegiatan PPM ini adalah agar karyawan dapat merasakan manfaat dari penerapan 5R. Target Capaian Luaran : Jurnal pengabdian masyarakat, artikel media massa dan vidio kegiatan terkait 5R yang dilaksanakan di proses produksi.
PENERAPAN 5R AREA DI PT IMPERO NUSA PRATAMA Roswandi, Iwan; Didi Junaedi; HERY, HERY NURMANSYAH
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1416

Abstract

Kementerian Perindustrian tetap berkomitmen mendorong pengembangan Sektor Industri Usaha Kecil dan Menengah (IKM). Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk membantu usaha menengah menjalankan usahanya dengan sukses dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. “Salah satu inisiatif kami adalah dengan melakukan realokasi anggaran ke seluruh unit kerja, termasuk usaha kecil dan menengah. Melalui Perup ini, pemerintah mengalokasikan anggaran kurang lebih 150 triliun rupiah untuk pemulihan ekonomi. ” Selain program stimulus perekonomian ini, pemerintah telah menganggarkan Rp 6,1 triliun yang diberikan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Permasalahan : Konsep 5R mengacu pada proses mengubah budaya perusahaan masih belum optimal dijalankan. Walaupun secara tujuan dapat mengurangi stres, kecemasan, disorganisasi, serta menjaga kedisiplinan dan kebersihan perusahaan. Prinsip 5R adalah filosofi tentang bagaimana seharusnya seseorang menjalani kehidupan sehari-hari. Solusi : Memberikan pengarahan kepada karyawan terkait lingkungan kerja yang aman dan nyaman akan memudahkan karyawan untuk bekerja. Jika program 5R untuk pengembangan kaizen berhasil dilaksanakan, maka akan memberikan manfaat bagi perusahaan dan karyawan. Target : Peningkatan produktivitas yang akan menurunkan tingkat turnover karyawan. Peningkatan produktivitas, kaizen, dan disiplin kerja merupakan faktor penting dalam pertumbuhan bisnis. Kaizen dapat membantu menyediakan dan meningkatkan berbagai aspek bisnis, sehingga membuatnya lebih sukses dan lebih mengalami berkembangSaat ini area produksi, karyawan dan tata letak belum tertata dengan baik (Pelani et al 2023) Kegiatan PPM ini fokus pada penerapan 5R( ringkas, rapih,resik,rawat,rajin) di area produksi PT Impero Nusa Pratama, harapan dari kegiatan PPM ini adalah agar karyawan dapat merasakan manfaat dari penerapan 5R. Target Capaian Luaran : Jurnal pengabdian masyarakat, artikel media massa dan vidio kegiatan terkait 5R yang dilaksanakan di proses produksi.
Menentukan Kriteria Prioritas Pada Produksi Bibit Kelapa Sawit Yang Terkontaminasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Afifudin, Hamid; Nurmansyah, Hery
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 3 (2021): RESEARCH DEVELOPMENT BASED ON LITERATURE REVIEW
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan vegetatif dengan menggunakan sebagian sel atau jaringan tanaman di dalam media buatan yang dilakukan secara aseptic. Masalah utama pada proses produksi adalah kontaminasi. Batas maksimum kontaminasi perusahaan adalah 0,5% namun pada proses produksi tahun 2022 kontaminasi melebihi batas maksimum. Dalam menentukan prioritas faktor kontaminasi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. 6 kriteria faktor kontaminasi yaitu kelembapan, kultur sudah kontam, kultur kekurangan cahaya, kebersihan media dan vessel, tubuh manusia dan kondisi udara. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yaitu media sebagai prioritas tertinggi dengan nilai 0,21 (21%). Kriteria prioritas faktor kontaminasi adalah kebersihan media dan vessel