This Author published in this journals
All Journal GRADIEN
Agus Martono HP
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Kenaikan pH Pada Mekanisme Ekstraksi Cair-Cair Terhadap Asam Asam Karboksilat HP, Agus Martono
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 1 (2006): (Januari 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.597 KB)

Abstract

Kesadaran manusia akan bersih lingkungan semakin hari kian meningkat, terbukti dengan terbentuknya beberapaorganisasi yang bergerak dalam bidang penanggulangan pencemaran lingkungan. Kondisi ini muncul akibat dari kemajuan teknologi industri yang kadang melupakan faktor kesehatan lingkungan. Demikian halnya dengan kemajuan dibidang agroindustri yang sedikit banyak ikut andil dalam mencemari lingkungan khususnya perairan. Hal ini terjadi karena limbah cair dari agroindustri biasanya langsung dibuang ke sungai atau danau. Padahal dalam limbah cair tersebut masih mengandung beberapa asam-asam organik yang apabila dibuang begitu saja jelas akan mencemari lingkungan perairan, namun dengan teknologi ekstraksi cair-cair maka asam-asam organiknya dapat dipisahkan dari limbah cairnya bahkan dapat dimurnikan dan dijual kembali. Sehingga dapat mengimbangi beaya pengolahan limbahnya. Telah dilakukan penelitian dalam ekstraksi terhadap limbah cair agroindustri yang mengandung asam-asam organik dengan sistem ekstraksi cair-cair. Dalam penelitian ini telah ditemukan pengaruh pH inisial larutan terhadap mekanisme ekstrkasi terhadap asam-asam organik yang terdapat dalam limbah cair agroindustri. Adapun asam-asam tersebut adalah asam malat dan asam sitrat dengan konsentarsi sama dengan konsentrasi nyata dalam limbah cair agroindustri yaitu, 5 gram/l dan 10 gram/l larutan. Kisaran pH larutan inisial yang dipergunakan dalam penelitian ini antara 1 sampai 5. Sedangkan pelarut organik yang dipergunakan terdiri dari 70% vol Tributyl phosphate dan 30% vol Dodekan dan perbandingan koefisien antara pelarut organik dengan fasa cairnya mulai dari 1 sampai dengan 5. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada pH larutan inisial antara 1 – 2 dapat mengekstraksi 86%-90% asam sitart dan 73% - 85% asam malat dari dua macam konsetrasi tersebut diatas.   
Studi Kandungan Etanol Dalam Tapai Hasil Fermentasi Beras Ketan Hitam Dan Putih Sutanto, Teja Dwi; HP, Agus Martono
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 1 (2006): (Januari 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.385 KB)

Abstract

Etanol merupakan senyawa alkohol yang yang dihasilkan dalam fermentasi bahan makanan yang mengandungkarbohidrat termasuk beras ketan. Karena adanya kandungan etanol inilah sehingga bahan makanan hasil fermentasi menjadi lebih enak rasanya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan etanol yang terdapat dalam tapai hasil fermentasi beras ketan hitam dan putih yang difermentasi dengan menggunakan 3 macam pembungkus yang berbeda yaitu daun, plastik dan kaca. Pada penelitian ini beras ketan difermentasi dengan menggunakan ragi atau yeast selama 7 hari denganmenggunakan 3 macam pembungkus yang berbeda setelah lebih dahulu dimasak dengan cara dikukus, sehingga seluruhetanol hasil fermentasi sudah diubah menjadi asam asetat. Selanjutnya kandungan etanol dalam tapai ditentukan sebagai asam asetat dengan metode titrasi alkalimetri menggunakan larutan standar NaOH 0,1 N. Berdasar hasil pengukuran menunjukkan bahwa kandungan etanol dalam hasil fermentasi ketan putih dengan pembungkus daun, kaca dan plastik berturut-turut adalah 0,0751 %; 0,0599 % dan 0,0338 % sedangkan kandungan etanol dalam hasil fermentasi beras ketan hitam dengan pembungkus daun, kaca dan plastik berturut-turut adalah 0,0407 %; 0,0403 % dan 0,0388 %.  Â