Meli Susanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HASIL BELAJAR IPS MODEL NHT DAN GI DENGAN MEMPERHATIKAN MOTIVASI BERPRESTASI Meli Susanti; Yon Rizal; Tedi Rusman
JEE (Jurnal Edukasi Ekobis) Vol 3, No 10 (2015): JEE (Jurnal Edukasi Ekobis)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the difference of the learning of results social, the interaction the use of learning model NHT ang GI type by considering the motivation achievement. Research methodology used in this research experiments with comparative approach. Methods used in this research was quasi experiment. The data collection was done, by using questionairre, and documentation. The data collected through questionairre and learning result were analyzed by using SPSS program. Based on analysis of the data, it obtained the result that there is a difference in study results and interaction of the cooperatif learning model NHT dan GI type by considering the motivation achievement.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS, interaksi penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan GI dengan memperhatikan motivasi berprestasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan pendekatan komparatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Pengumpulan data dilakukan, angket, dan dokumentasi. Data yang terkumpul melalui angket dan hasil belajar diolah dengan program SPSS. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa ada perbedaan hasil belajar dan interaksi penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan GI dengan memperhatikan motivasi berprestasi.Kata kunci: hasil belajar, GI, NHT, motivasi berprestasi
Konsep Zikir dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Bimbingan Dan Konseling Islami Asri Atuz Zeky; Meli Susanti
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 5, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v5i1.750

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi pada sekarang ini mengakibatkan tingkat spiritual keagamaan semakin menurun. Banyak manusia yang lupa dengan Allah Swt (tidak berzikir) sehingga membuat hatinya menjadi gelisah dan tidak tenang, manusia mencari kebahagian dengan cara menjauh dari Allah seperti bermaksiat, berzina, meminum- minuman keras, berjoget dan berdansa, serta mendengarkan nyanyian-nyanyian yang melalaikan. Rumusan masalah yaitu bagaimana konsep zikir dalam al-Qur’an dan relevansinya dengan bimbingan dan konseling Islami? Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana konsep zikir dalam al-Qur’an. 2) Mengetahui relevansi zikir  dengan bimbingan dan konseling Islami. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini adalah: 1) konsep zikir dalam al-Qur’an mempunyai banyak makna dan bentuk kata diantaranya bentuk mengingat, peringatan, mengambil pelajaran, kitab-kitab Allah dan tanda keagungannya. 2)  Relevansi zikir dengan bimbingan dan konseling islami adalah zikir sebagai teknik terapi dalam konseling islami. Serta melakukan zikir sama dengan melakukan teknik relaksasi (penenangan).
Dampak Pelanggaran Kode Etik Profesi Guru Terhadap Proses Pembelajaran Siska Cantika Putri; Meli Susanti; Azizah Kurnia; Siska widyawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.961

Abstract

Kode etik profesi guru merupakan dasar penting untuk menjaga profesionalisme dan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan sekolah. Seorang guru bukan hanya bertugas memberikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi contoh baik dalam hal moral dan perilaku bagi siswanya. Jika seorang guru melanggar kode etik, misalnya dengan meninggalkan kelas saat jam mengajar, hal ini menunjukkan kurangnya tanggung jawab dan disiplin. Hal tersebut juga akan memengaruhi proses belajar mengajar secara negatif. Dampaknya antara lain berupa menurunnya semangat belajar siswa, gangguan suasana kelas, hilangnya kepercayaan siswa terhadap guru, serta penurunan hasil belajar mereka. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan pelanggaran etika secara terus menerus. Langkah tersebut meliputi pembinaan profesional, peningkatan kompetensi guru, pengawasan terhadap kinerja, serta kebijakan pendidikan yang seimbang antara tugas mengajar dan tugas administratif. Dengan menerapkan kode etik secara konsisten dan didukung oleh seluruh pihak yang terlibat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, profesional, serta mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan potensi siswa secara optimal. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan pendekatan kualitatif yang melibatkan kajian pustaka, yaitu dengan mengumpulkan data dari buku dan jurnal yang relevan. Pelanggaran terhadap kode etik oleh guru dapat berakibat pada penurunan kualitas pembelajaran dan kegagalan dalam mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.