MOHAMMAD HUSNI ABDULLAH
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA 8 RANGKORATAT, MEDRIS; HUSNI ABDULLAH, MOHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 12 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian adalah hasil belajar siswa yang masih rendah khususnya pada siswa kelas V SDN Lidah Wetan II Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran serta hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran group to group exchange. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdidri dari 2 siklus. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian pada aktivitas guru siklus I mencapai 90,3% dan siklus II mencapai 97,1%. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I mencapai 86,2% dan pada siklus II mencapai 91,2%. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 69,4% dan siklus II mencapai 88,8%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pemebelajaran group to group exchange dapat meningkatkan hasil belajar siswa tema Lingkungan Sahabat Kita. Kata Kunci: Model Group To Group Exchange, Hasil Belajar Abstract The research background is student learning result that are still low, especially for fifth grade students of SDN Lidah Wetan II Surabaya. The purpose of this study was to describe the activities of teachers and students in learning and student learning result by applying group to group exchange learning models. This study uses classroom action research consisting of 2 cycles. Research data was obtained through observation and tests. The results of research on teacher activity in the first cycle reached 90.3% and the second cycle reached 97.1%. While student activity in the first cycle reached 86.2% and in the second cycle it reached 91.2%. Student learning outcomes in cycle I reached 69.4% and cycle II reached 88.8%. From these results it can be concluded that the application of the group to exchange group learning model can improve student learning result of the Environment of Our Friends. Keywords: Exchange Group To Group Models, Learning Result.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN KELAS IV SDN JUMENENG MOJOKERTO TRIANINGRUM, TITA; HUSNI ABDULLAH, MOHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian dengan menggunakan model pembelajaran TGT ini, peneliti ingin meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang menggunakan teknik analisis data Observasi dan tes. Aktivitas guru mengalami peningkatan pada siklus I 72,9%, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,5%. Peningkatan juga terjadi pada aktivitas siswa dari siklus I 71,5%, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,3Hasil belajar siswa pun juga mengalami peningkatan dari siklus I 62%, dan pada siklus II meningkat menjadi 86%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Tema 4 Beerbagai Pekerjaan. Kata Kunci: model pembelajaran,TGT, hasil belajar. Abstract The purpose of this research by using TGT learning model that the researcher wants to increase teacher and students? activity and also the result of students? studying. This research uses Classroom Action Research (CAR) by using observation of data analysis technique and test. Teacher?s activity increases in cycle 1 about 72,9% and cycle 2 increases about 86,5%. In students? activity increases in cycle 1 about 71,5% and cycle 2 increases about 86,3%. The result of students? studying also increases in cycle 1 about 62% and cycle 2 increases about 86%. Based on result above, it can be concluded that the application of TGT learning model is able to increase the result of students? studying in theme 4 kinds of job. Keywords: learning model, TGT (Teams Games Tournament), and studying result.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED AND READING COMPOSITION (CIRC) PADA KELAS V PRASETYA WIBOWO, DONI; HUSNI ABDULLAH, MOHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 5 (2019)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran yang banyak diterapkan di kurikulum 2013 menggunakan model pembelajaran kooperatif karena memiliki bobot keberhasilan yang menunjang dalam pembelajaran di dalam kelas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan peningkatan hasil belajar. Bentuk dari penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu pada aktivitas guru dengan menggunakan model pembelajaran CIRC mengalami peningkatan pada siklus I 76,25 % dan siklus II 93,25 %. Pada aktivitas siswa mengalami peningkatan 78,75 % pada siklus I dan 88,75 % pada siklus II. Untuk hasil belajar mengalami peningkatan pada siklus I 66,7 % dan siklus II 93,3 %. Dapat disimpulkan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MI Muhammadiyah 5 Kota Surabaya.Kata Kunci : CIRC, Aktivitas pembelajaran, dan Hasil Belajar Abstract Many studies have been implemented in the 2013 curriculum using cooperative learning models. Because it has a weight of success that supports in classroom learning. The purpose of this research is to describe teacher activity, student activity and increased learning outcomes. The form of this research is class action (CAR). The results this study that the teacher activity using CIRC learning models increased in the I 76.25% cycle and II 93.25% cycle. In student activity experienced an increase of 78.75% in cycle I and 88.75% in cycle II. For learning results in cycle I 66.7% and cycle II 93.3%. Inconclusive the CIRC learning model can improve the learning outcomes of students of V MI Muhammadiyah 5 Surabaya. Keywords: CIRC, learning activity, and learning outcomes
PENERAPAN QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR AMALIA ZULFAH, NADHIFATUL; HUSNI ABDULLAH, MOHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 5 (2019)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belum maksimalnya proses pembelajaran, pengorganisasian kinerja kelompok, dan penggunaan buku mengakibatkan belum memuaskannya hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Sumberjo 2. Berdasarkan data observasi awal hanya 9 dari 29 siswa yang mencapai nilai KKB. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran IPS dengan menerapkan metode Quick on The Draw agar hasil belajar siswa meningkat. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Hasil aktivitas guru dari siklus I-II sebesar 77% meningkat menjadi 90%. Hasil aktivitas siswa siklus I-II sebesar 76% menjadi 91%. Hasil belajar IPS siswa juga meningkat dari 31% tuntas menjadi 62% di siklus I dan 93% di siklus II. Disimpulkan dengan menerapkan metode Quick on The Draw dapat meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Quick on The Draw, hasil belajar, sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR SILVIA INDAHWATI, DWI; HUSNI ABDULLAH, MOHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 6 (2019)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPelaksanaan kegiatan pembelajaran kelas V SDN Lakarsantri I/472 Surabaya masih didominasi oleh guru dengan menerapkan model pembelajaran langsung, yakni guru lebih sering mentransfer pengetahuan secara keseluruhan kepada siswa yang mengakibatkan hasil belajar PPKn siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, hasil belajar PPKn, serta kendala-kendala yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif dengan dua siklus. Hasil keterlaksanaan aktivitas guru pada siklus I mencapai persentase 100% dengan nilai ketercapaian 75, dan pada siklus II meningkat mencapai persentase 100% dengan nilai ketercapaian 87,5. Hasil keterlaksanaan aktivitas siswa pada siklus I mencapai persentase 100% dengan nilai ketercapaian 77,08, dan pada siklus II meningkat mencapai persentase 100% dengan nilai ketercapaian 89,58. Ketuntasan klasikal hasil belajar PPKn siswa juga mengalami peningkatan. Pada ranah afektif dari 81,08% menjadi 100%, ranah kognitif dari 70,27% menjadi 89,19%, dan ranah psikomotor dari 83,78% menjadi 100%. Dapat disimpulkan dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning berhasil meningkatkan aktivitas guru dan siswa, hasil belajar PPKn, serta kendala-kendala selama pelaksanaan pembelajaran dapat teratasi.Kata Kunci: Project Based Learning, hasil belajar, sekolah dasar. Abstract The implementation of learning activities class V at Junior High School I/472 Lakarsantri Surabaya is still dominated by teachers by applying direct learning models, the absence of learning media and limited learning resources to textbooks resulting in low student learning outcomes. The purpose of this study is to describe the activities of teachers and students, PPKn learning outcomes, as well as obstacles that arise during the implementation of learning by applying the Project Based Learning model. This research is a type of Collaborative Class Action Research with two cycles. The results of the implementation of teacher activities in the first cycle reached a percentage of 100% with an achievement value of 75, and in the second cycle increased to a percentage of 100% with a value of achievement of 87.5. The results of the implementation of student activities in the first cycle reached a percentage of 100% with the achievement value of 77.08, and in the second cycle increased to a percentage of 100% with the value of achievement of 89.58. Classical completeness of PPKn learning outcomes also increased. In the affective domain from 81.08% to 100%, cognitive domains from 70.27% to 89.19%, and psychomotor domains from 83.78% to 100%. The conclusion is by implementing the Project Based Learning learning model successfully increasing the activities of teachers and students, PPKn learning outcomes, and constraints during the implementation of learning can be overcome. Keywords: Project Based Learning, learning outcomes, elementary.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN TEMA 8 “DAERAH TEMPAT TINGGALKU” DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI BERBASIS ANDROID PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR MUKTI PURBIYANTO, ANDRI; HUSNI ABDULLAH, MOHAMMAD
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 7 (2019)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari rendahnya keterampilan menulis siswa kelas IV sekolah dasar. Keterampilan menulis merupakan permasalahan mendasar bagi sebagian guru dalam menyampaikan materi pada siswa namun di sisi lain siswa memiliki keterampilan menulis materi pembelajaran yang masih rendah yang disampaikan oleh guru. Rendahnya keterampilan menulis disebabkan guru belum menggunakan media pembelajaran yang tepat dan dalam pembelajaran guru masih menggunakan metode yang monoton seperti ceramah tanpa melibatkan siswa secara langsung. Siswa hanya pasif ketika mendengarkan materi tanpa adanya umpan balik terhadap materi pembelajaran, sehingga dampaknya adalah hasil belajar yang diperoleh siswa belum optimal serta akan berdampak buruk pada kualitas pembelajaran tema daerah tempat tinggalku. Mencermati permasalahan di atas, munculah suatu ide untuk peningkatan menulis dengan salah satu media pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran bahasa indonesia yaitu media gambar berseri berbasis android. Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil menulis siswa, dan kendala serta cara mengatasi dalam Media Gambar Berseri berbasis android untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Muatan Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat tiga tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media gambar berseri berbasis android tingkat keterlaksanaan siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan menjadi 94%, nilai ketercapaian siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan menjadi 85, hasil belajar siswa dalam keterampilan menulis secara klasikal dari siklus I samapai siklus II mengalami peningkatan menjadi 81,2%, dan kendala-kendala yang dihadapi dapat diatasi dengan baik. Kata Kunci : gambar berseri, android , keterampilan menulis