Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Masyarakat Hutan Mangrove Berbasis Strategi Konservasi di Desa Curahsawo, Kabupaten Probolinggo Sasanti Sih Subekti
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merumuskan rancangan strategi pemberdayaan masyarakat hutan mangrove berdasar pada strategi konservasi. Ditinjau dari kondisi tahapan tingkat keberdayaan masyarakat yang diketahui berada di level 2 (dua) dengan penilaian tahapan afektif dan kognitif masih tergolong rendah, tahapan psikomotorik masih setengah terampil (semiskilled) dan tahapan konatif “bersedia ikut serta”, maka upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat keberdayaan tersebut pada dasarnya meliputi 3 (tiga) strategi utama yakni pemberdayaan masyarakat (community empowerment), perluasan kesempatan (promoting opportunity) dan pengembangan perlindungan social (enhancing social security).. Berdasarkan ranking alternatif strategi yang didapatkan melalui analisis SWOT, diketahui strategi yang paling efektif ialah Weakness Opportunities (WO). Berdasarkan kondisi tahapan tingkat keberdayaan masyarakat beserta model treatment untuk meningkatkan tingkat keberdayaan tersebut, upaya merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat berbasis konservasi dapat dikembangkan melalui 3 (tiga) prinsip, yaitu mengamankan (save it), untuk mengembangkan prinsip ini dapat direncanakan dengan program penguatan kelembagaan, dan program pengentasan kemiskinan, mempelajari (study it), dalam mengembangkan prinsip ini, rancangan strategi pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui program penyediaan pelayanan sosial dasar terutama pendidikan dan kesehatan, termasuk ketrampilan teknis dan manajerial usaha, memanfaatkan (use it), dalam mengembangkan prinsip ini, dapat dilakukan melalui program peningkatan keswadayaan masyarakat, pengembangan penciptaan lapangan kerja produktif dan pengembangan sistem advokasi khusus di bidang supremasi hukum, HAM dan demokratisasi. Peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama karena kualitas SDM (termasuk dalam peran kelembagaan desa) masih menjadi faktor kelemahan (weakness) yang dominan yang ada dalam merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat, sehingga faktor ini perlu dibenahi dan ditingkatkan melalui program-program yang telah dicanangkan. Kualitas SDM yang baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi hasil SDA (mangrove) secara imbang lestari, mengingat adanya faktor-faktor peluang (opportunities) yang potensial di Desa Curahsawo yakni adanya potensi sumberdaya alam yang mendukung (kondisi ekosistem mangrove yang sehat) dengan didukung semakin berkembangnya penelitian tentang mangrove dan manfaatnya bagi manusia. Kata Kunci: hutan mangrove, strategi konservasi, strategi pemberdayaan masyarakat
Tingkat Efisiensi Jerami Padi terhadap Kelangsungan Hidup Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) pada Proses Transportasi Sistem Kering Selama 24 Jam Fajar Purnomo; Muawanah Muawanah; Sasanti Sih Subekti
Journal on Education Vol 4 No 4 (2022): Journal on Education: Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2592

Abstract

Dry system transportation using the principle of hibernation aims to suppress the metabolic processes of an organism so that in minimum environmental conditions the organism can survive. The survival of freshwater crayfish during transportation using the dry system is strongly influenced by the position of the lobsters in the packaging and the temperature of the media. This study examines the effectiveness of rice straw media in the transportation of crayfish with a comparison medium consisting of sponges and sawdust which are commonly used in the process of transporting crayfish. Research results on the survival rate of freshwater crayfish using rice straw media provide the most efficient survival results among other media. The process of transportation with different media had a very good survival impact on crayfish starting from treatment A using (sponge) with an average survival rate of 16.7 heads or (83.5%) of 20 heads. Treatment B used (wood powder) with an average survival rate of 17 or (85%) of 20 individuals. Treatment C used rice straw with an average survival rate of 18.3 individuals or (91.5%) of 20 individuals. The conclusion in this study is that the survival of freshwater crayfish using rice straw media provides the most efficient survival results among other media
Analisis Nilai Tukar Nelayan Berdasar Alat Tangkap pada Era New Normal di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Anjas Sasana Bahri; Dayang Diah Fidhiani; Muawannah Muawannah; Sasanti Sihsubekti
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 14 No 2 (2023): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v14i2.2537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan nelayan dalam bentuk nilai tukar nelayan berdasarkan alat tangkap di Kabupaten Probolinggo. Penelitian dilaksanakan di 7 (tujuh) kecamatan Kabupaten Probolinggo. Pemilihan lokasi penelitian di Kabupaten Probolinggo dikarenakan daerah ini merupakan salah satu sentral perikanan perikanan tangkap. Metode enelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga nelayan termasuk kategori ini adalah rumah tangga nelayan yang jumlah pendapatannya sebagai nelayan di periode bulan Oktober lebih besar dari jumlah pengeluarannya. Kelompok yang memiliki nilai tukar > 100 ini meliputi 4 rumah tangga nelayan yakni : Rumah Tangga Nelayan Pancing Ulur (144 poin), Purse Seine (262 poin), Payang (153 poin) dan Jaring udang (189 poin) .
PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN GEMAR MAKAN IKAN UNTUK PROGRAM 3 IN 1 LANSIA (KETAHANAN EKONOMI, PANGAN DAN KESEHATAN KELUARGA) DI LINGKUNGAN YAYASAN PENGEMBANGAN ILMU DAN KARYA (YPIK) MALANG Sasanti Sih Subekti; Muawanah, Muawanah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i10.9936

Abstract

Upaya kesehatan lansia bukan sekadar tentang umur panjang, tetapi tentang mempertahankan kualitas hidup yang bermartabat. Lansia berhak atas lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial agar tetap produktif. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tantangan besar masih menghadang: kurangnya akses layanan kesehatan yang komprehensif, rendahnya kesadaran akan pola hidup sehat, serta minimnya dukungan sosial yang membuat lansia rentan terhadap penyakit degeneratif seperti demensia dan Alzheimer. Salah satu solusi konkret yang diangkat dalam pengabdian masyarakat ini adalah pendekatan berbasis gizi, terutama melalui kampanye "Gemar Makan Ikan." Konsumsi ikan, yang kaya akan omega-3, terbukti berperan dalam menjaga fungsi kognitif lansia, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi mereka melalui bisnis olahan ikan. Program ini tidak hanya memberikan edukasi tentang pentingnya nutrisi, tetapi juga membangun kapasitas lansia agar tetap berdaya secara ekonomi. Namun, seberapa jauh program seperti ini bisa berdampak jika tidak diiringi dengan kebijakan yang mendukung keberlanjutan kesejahteraan lansia? Kesadaran saja tidak cukup tanpa sistem yang memastikan layanan kesehatan yang mudah diakses, lingkungan sosial yang inklusif, dan peluang ekonomi yang nyata bagi lansia. Oleh karena itu, penting untuk melihat isu ini bukan hanya dari aspek individu, tetapi juga dari sudut pandang struktural. Lansia bukan sekadar kelompok usia yang membutuhkan bantuan, tetapi komunitas yang masih bisa berkontribusi jika diberikan kesempatan dan dukungan yang layak
Analisis Kelayakan Usaha Pembenihan Lele Mutiara Semi Alami di SMKN 1 Suboh Miftahul Anam; Muawanah; Sasanti Sih Subekti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pembenihan ikan lele mutiara (Clarias sp.) dengan sistem semi alami yang diterapkan di SMKN 1 Suboh Kabupaten Situbondo. Analisis dilakukan terhadap aspek pasar, teknis, finansial, dan lingkungan. Metode yang digunakan menggunakan deskriptif kuantitatif, bertujuan menggambarkan kelayakan usaha berdasarkan data lapangan. Populasi penelitian meliputi seluruh kegiatan budidaya di unit usaha tersebut, dengan teknik purposive sampling.Usaha pembenihan ikan lele mutiara (Clarias sp.) dengan sistem semi alami di SMKN 1 Suboh Kabupaten Situbondo berjalan efektif dengan dukungan fasilitas yang memadai dan lokasi strategis, serta permintaan pasar yang tinggi dan pemasaran yang terorganisir. Hasil penelitian menunjukkan usaha ini layak dikembangkan. Teknik pembenihan semi alami dengan bantuan hormon ovaprim berhasil mencapai tingkat kelangsungan hidup 85%, R/C Ratio sebesar 1,24, ROI sebesar 23,63%, dan BEP 15.135 ekor. Aspek lingkungan menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak menimbulkan pencemaran dan limbah airnya bahkan bermanfaat untuk irigasi pertanian.
Analisis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pengolahan Ikan Bandeng Presto UD. Dhita Food, Kota Malang Muawanah; Sasanti Sih Subekti; Ahmad Rofiqi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4403

Abstract

Sektor UMKM olahan ikan bandeng memiliki potensi ekonomi tinggi namun sering terkendala pada aspek manajemen finansial yang belum terstruktur.Usaha produk olahan perikanan memiliki tantangan pengolahan hasil produk perikanan usaha mikro kecil menengah (UMKM), dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan analisis usaha dan pendampingan pada UMKM produk olahan ikan bandeng di UD Dhita food, yang berlokasi di Kelurahan Tulusrejo, Kota Malang masalah utama pencatatan keuangan yang manual, strategi pemasaran yang terbatas, atau efisiensi produksi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi observasi, wawancara mendalam, serta pelatihan dan pendampingan manajemen usaha. Analisis usaha dilakukan dengan menghitung Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Break Even Point (BEP), dan analisis keuntungan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta tentang teknologi pengolahan ikan, dari rata-rata skor pretest 53% menjadi 92% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 39%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode pelatihan dan pendampingan yang diterapkan berhasil meningkatkan pemahaman owner Dhita Food. Melalui kegiatan ini, UD Dhita Food diharapkan dapat mengoptimalkan profitabilitas dan memperluas jangkauan pasar produk olahan bandengnya secara berkelanjutan.
Studi Perbandingan Teknik Pembenihan Ikan Nila Jatimbulan (Oreochremis niloticus) Di Upt Kabupaten Bondowoso Jawa Timur Muawanah Muawanah; Anjas Sasana Bahri; Sasanti Sihsubekti; Erik Ashar Eriyanto
Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jemakbd.v5i1.1275

Abstract

Based on FAO data (2010) cited by Khairuman and Amri (2008), the global market demand for fish was still experiencing a supply shortage of 2 million tons per year until 2010. This study discusses the comparison of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) breeding techniques between Jatimbulan at the Freshwater Aquaculture Development Unit in Pasuruan Regency and the Livestock and Fisheries Office in Bondowoso Regency. The aim is to determine the differences in Nile Tilapia breeding techniques between Jatimbulan at the Freshwater Aquaculture Development Unit in Pasuruan and the Livestock and Fisheries Office in Bondowoso, as well as to identify the best breeding methods to achieve superior breeding results, particularly in Nile Tilapia breeding. This research employs a comparative research method. The breeding techniques at the Freshwater Aquaculture Development Unit in Pasuruan and the Fisheries Office in Bondowoso both adhere to the Indonesian National Standard (SNI) for Nile Tilapia breeding techniques, SNI 7389:2017. The only difference lies in the facilities. The Freshwater Aquaculture Development Unit in Pasuruan has better water source facilities, larger pond sizes, and more extensive land. Therefore, the natural breeding technique for Nile Tilapia at the Freshwater Aquaculture Development Unit in Pasuruan is more effective in producing Nile Tilapia seeds with a higher survival rate