Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS LEVEL PENGELOLAAN SI/TI DI DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR BERDASARKAN FRAMEWORK COBIT 2019 Larasati, Fannijara Enggar; Aris Kusumawati; Prayoga, Riza Akhsani Setyo
Journal of Computer Science and Information Technology Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jcsit.v1i2.549

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mulai memanfaatkan teknologi informasi untuk pelayanan informasi kepada masyarakat dan pengendalian kinerja internal sejak tahun 2016. Namun, Dinkes Jatim memiliki beberapa hambatan terkait pengelolaan keamanan dan risiko dalam teknologi informasinya. Berdasarkan hasil observasi, telah terjadi beberapa kali peretasan dalam website utama yang berfungsi sebagai penyaluran informasi kepada masyarakat. Dalam pengelolaan risiko teknologi informasinya pun terhambat dikarenakan belum ada perencanaan dan pendataan risiko yang baik dan benar sehingga beberapa waktu dapat menghambat pengerjaan dan proses IT yang dibutuhkan dalam kesehariannya. Beberapa aset terancam memiliki potensi untuk mengganti dengan biaya yang jauh lebih mahal daripada seharusnya. Oleh karena itu, perlu adanya proses untuk membantu dalam pengelolaan pemanfaatan sumber daya TI yang berfokus pada analisis potensi rsiko teknologi informasi. Oleh karena itu, Framework COBIT 2019 dapat membantu dalam optimalisasi tata kelola teknologi informasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Penelitian dimulai dari identifikasi masalah dengan melakukan observasi dan wawancara di lapangan langsung. Pemetaan masalah dirumuskan kembali dengan menggunakan metode Design Factor sesuai petunjuk implementasi framework COBIT 2019. Pada tahap analisis Capability Level, peneliti mendapati adanya beberapa control objectives yang menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur membutuhkan perbaikan pada domain APO012 (Managed Risk) yang memiliki nilai sebesar 49,66%, APO13 (Managed Security) yang memiliki nilai sebesar 47,5% dan MEA03 (Managed Compliance with External Requirements) yang memiliki nilai sebesar 83,3%, di mana ketiga domain tersebut didapatkan angka kesenjangan di level yang tidak sesuai target yang diekspektasikan, yaitu di angka 3. Hasil dapat mengarahkan peneliti dalam membuat rekomendasi sesuai dengan 3 aspek pembangun tata kelola teknologi informasi yaitu Aspek People, Process & Technology. Rekomendasi perbaikan yang dibuat diharapkan dapat membantu Dinkes Jatim dalam pengambilan keputusan terkait isu dari pemanfaatan teknologi yang ada terutama dalam pemenuhan pengelolaan risiko, keamanan dan kepatuhan eksternal.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi Koperasi Konsumen Pegawai HND dengan menggunakan Framework Ward-Peppard Aisyah Putri Amni Ramdhanti; Mochamad Nizar Palefi Ma’ady; Aris Kusumawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Konsumen Pegawai HND menghadapi tantangan signifikan dalam adaptasi teknologi informasi di tengah pesatnya perkembangan digital. Sebagai koperasi yang bergerak di bidang jasa dan simpan pinjam, mereka bergulat dengan pengelolaan data yang tidak efisien, pelayanan anggota yang kurang optimal, serta masalah pada sistem operasional seperti Ensell, EnHouse, dan ASDP. Ketergantungan pada alat dasar seperti MS Word dan Excel semakin memperburuk situasi, sementara infrastruktur IT yang ada belum mendukung proses bisnis secara optimal.Untuk mengatasi permasalahan ini dan mencapai tujuan bisnis, penelitian ini merancang perencanaan strategis sistem informasi menggunakan framework Ward-Peppard. Analisis mendalam dilakukan terhadap lingkungan bisnis internal dan eksternal koperasi, serta lingkungan internal dan eksternal sistem informasi/teknologi informasi (SI/TI). Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi mengungkapkan kebutuhan mendesak akan pengembangan sistem informasi, terutama dalam pengelolaan keuangan, simpan pinjam, dan layanan anggota.Hasil penelitian menghasilkan portofolio aplikasi prioritas, termasuk usulan teknologi dan sistem pendukung seperti SI CRM, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), Sistem Informasi Pembayaran Simpan Pinjam (SISPAT), dan Sistem Informasi Administrasi Umum (SIAU). Pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan optimalisasi email juga direkomendasikan untuk efisiensi waktu. Perencanaan strategis ini menyediakan panduan bagi pengurus Koperasi Pegawai HND untuk mengimplementasikan sistem informasi yang tepat guna, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat layanan anggota, dan memastikan keberlanjutan koperasi. Dokumen perencanaan strategi SI/TI dan roadmap pengembangan SI/TI untuk 5 tahun ke depan turut menjadi luaran penting dari penelitian ini. Kata kunci: Sistem Informasi, Perencanaan Strategis, Ward and Peppard, Koperasi, Teknologi Informasi, Roadmap SI/TI