p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Warta AKAB JPM-AKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Warta AKAB

Pengaruh Pelarut dan Jenis Ekstrak Terhadap Kadar Kurkumin dalam Simplisia Kunyit dan Temulawak secara Spektrofotometri Sinar Tampak Sandy Sugiandi; Kartini Afriani; Ali Hamidi; Gina Maulia
Journal Warta AKAB Vol 45, No 2 (2021): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.333 KB) | DOI: 10.55075/wa.v45i2.48

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar kurkumin dari ekstrak kunyit dan temulawak yang diekstrak dengan pelarut yang berbeda. Sampel pada penelitian ini dibuat dalam bentuk serbuk simplisia, ekstrak cair dan ekstrak kental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelarut dalam mengekstrak kurkumin dan menentukan kadar kurkumin tertinggi yang diperoleh dari serbuk simplisia, ekstrak cair, dan ekstrak kental yang berasal dari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) menggunakan metode spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 425 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar kurkumin tertinggi yang diperoleh dari kunyit dan temulawak  masing-masing sebesar 47,41% (b/b) dan 10,18% (b/b) berasal dari sampel ekstrak kental dengan pelarut etanol 95%. Kata kunci: kurkumin; kunyit; temulawak; simplisia; ekstak etanol
Pengaruh Suhu Reaksi, Waktu Reaksi, dan Basa pada Sintesis Karboksimetil Konjak Glukomanan (KM-KGM) untuk Kemasan Pangan Tri Sutanti Budikania; Kartini Afriani; Achmad Nandang Roziafanto; Gina Maulina; Ahmad Dzaky Mualim; Fareka Kholidanata; Dewi Latifah; Try Wahyu Suryaningtyas; Muhammad Fadhil Khoirurrizal
Journal Warta AKAB Vol 46, No 2 (2022): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v46i2.158

Abstract

Senyawa Konjak Glukomanan (KGM) memiliki berat molekul yang besar dengan tingginya kandungan gugus hidroksil dan asetil. Senyawa KGM bersifat mudah dibentuk, mudah terdegradasi sehingga ramah lingkungan, dan memiliki kemampuan pembentukan film yang bagus sehingga banyak digunakan sebagai biofilm pada kemasan pangan. Senyawa KGM murni memiliki kelemahan yaitu kekuatan mekanik yang rendah dan kurang stabil. Modifikasi KGM menjadi karboksimetil KGM (KM-KGM) menjadi salah satu metode untuk  meningkatkan kekuatan mekanik dan mengurangi sifat hidrofilik KGM. Pada penelitian ini dilakukan sintesis KM-KGM dengan menggunakan variasi basa, suhu reaksi, dan waktu reaksi untuk menentukan pengaruh kondisi tersebut terhadap sintesis senyawa KM-KGM.  Hasil sintesis senyawa KM-KGM dikarakterisasi melalui penetapan nilai %asetil dengan menggunakan titrasi asam basa. Dari nilai %asetil tersebut ditetapkanlah nilai derajat substitusinya. Pada senyawa KM-KGM juga dilakukan karakterisasi analisis gugus fungsi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil yang diperoleh dilakukan uji normalitas, data uji tersebut menunjukkan nilai mean sebesar 2,721, standar deviasi 0,1139, dan P-Value sebesar 0,164 dimana data sudah  terdistribusi normal. Hasil uji t data menunjukan nilai standard error mean sebesar 0,0268 dan P-value sebesar 0,077 dengan nilai H0 berada pada confidence interval. Hal ini menunjukan bahwa sintesis senyawa KM-KGM yang dihasilkan melalui variasi basa, suhu reaksi, dan waktu reaksi tidak berbeda secara signifikan.
STUDI AKTIVITAS ANTIMIKROB HIDROGEL KITOSAN-PVP-ALGINAT SEMI-IPN (INTERPENETRATING POLYMER NETWORK) Kartini Afriani; Tri Sutanti Budikania
Journal Warta AKAB Vol 43, No 1 (2019): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v43i1.168

Abstract

 Hidrogel kitosan-poli-vinilpirolidon-alginat (CS/PVP/Alg) telah dapat disintesis dengan menggunakan Ca2+, Zn2+ dan formaldehida sebagai agen pengikat silang (crosslinker). Hidrogel yang terbentuk diuji aktivitasnya sebagai antimikrob yaitu sebagai antibakteri dan anti jamur dengan metode difusi agar. Hidrogel CS/PVP/Alg memiliki aktivitas antimikrob terhadap bakteri Bacillus subtilis dan jamur Aspergillus plapus. Untuk hidrogel dengan pengikat silang Ca2+ juga memberikan aktivitas antimikrob terhadap Escherichia coli sedangkan hidrogel dengan pengikat silang formaldehid hanya memberikat aktivitas antijamur terhadap Aspergillus plapus. Kata Kunci: kitosan, poli vinilpirolidon, alginat, aktivitas antimikrob.