Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMANFAATAN FLY ASH DAN LIMBAH BAJA SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PANEL DINDING Lilis Tiyani; Sukarman; Nunung Martina
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/jitter.vol12.iss2.2026.3222

Abstract

This study aims to evaluate the effect of steel waste addition on the mechanical properties of fly ash-based wall panels as part of developing environmentally friendly construction materials. The main materials used include sand, fly ash, sodium silicate (Na₂SiO₃) solution, sodium hydroxide (NaOH) solution, and steel waste. The manufacturing process involved preparing the activator, mixing dry materials (sand, fly ash, and steel waste), gradually adding the activator, molding, and curing under moist conditions. The test results showed that panels containing steel waste achieved a compressive strength of 15.91 MPa, an increase of 22% compared to panels without steel waste (13.04 MPa). The flexural strength of panels with steel waste reached 4.93 MPa, an increase of 64% compared to those without (3.01 MPa). The strength enhancement is attributed to the role of steel waste particles as micro-reinforcement, which improves the microstructure, increases density, and prevents crack propagation. Therefore, incorporating steel waste into fly ash-based wall panels effectively enhances mechanical performance while supporting the development of sustainable building materials.
Pengujian Terhadap Kekuatan Dan Pelapukan Beton Dengan Pengukuran Kekerasan Dan Karbonasi Dam Concrete Face Dan Spillway Pada Bendungan Cirata Novi Andhi Setyo Purwono; Lilis Tiyani; Altho Sagara; Multilawati Nasution
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11739

Abstract

Bendungan merupakan salah satu sarana multifungsi yang memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia. Guna menjaga dan meningkatkan jaminan keamanan bendungan dan pengoperasiannya maka diperlukan pemeriksaan teliti (assesment) melalui penerapan metodologi test/pengujian yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pelapukan dan kekuatan struktur beton concrete face dan spillway sejak dini guna menghindari kerusakan atau kerugian yang lebih besar dikemudian hari. Pekerjaan pengukuran dengan melakukan pengukuran/pengujian kekuatan beton secara langsung (non destructive – direct test) melalui uji tekan permukaan beton. Hasil dari pengujian hammer test dan karbonasi yang dilakukan di area concrete faced dan pharaphet adalah kuat tekan beton rata-rata pada dam concrete faced adalah sebesar 343 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,5 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada dam pharaphet adalah sebesar 391 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 1 mm. Pengujian non-destructive adalah pengujian dengan schmidt hammer. Hasil pengujian ini adalah kuat tekan beton rata-rata pada spillway inlet adalah sebesar 378 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,83 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada outlet spillway adalah sebesar 271 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,55 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada bottom spillway outlet adalah sebesar 243 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,55 mm
Self Compacting Concrete dengan Serat Limbah Scrap Baja dan Abu Sekam Padi Amalia; Lilis Tiyani; Yanuar Setiawan; Johan Lautan Wijaya Nusantara
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1295

Abstract

Abstrak   Beton merupakan material getas yang mempunyai kuat tekan tinggi, namun memiliki kuat tarik rendah.  Kelemahan ini dapat diantisipasi dengan penggunaan serat sebagai micro reinforcement pada beton. Penelitian ini menguji karakteristik beton Self Compacting Concrtete (SCC) dengan campuran 5% Abu Sekam Padi (ASP) yang diberikan tambahan berbagai dosis serat limbah Scrap Baja, yaitu 0%, 0,25 %, 0,50 %, 0,75% , dan 1% dari berat beton. Pengujian Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Tegangan-Regangan, dan Modulus Elastisitas dilakukan dengan menggunakan benda uji silinder beton diameter 15 cm, tinggi 30 cm. Sedangkan, Kuat Lentur beton diuji dengan benda uji balok berukuran 10 cm x 10 cm x 100 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ASP sebesar 5% dan limbah serat baja sampai dengan 0,75% dapat meningkatkan Kuat Tekan, Kuat Lentur, Kuat Tarik, Modulus Elastisitas, dan Regangan maksimum pada beton.   Kata kunci: Serat Limbah Scrap Baja, Abu Sekam Padi, Kuat Tekan, Kuat Lentur, Modulus Elastisitas   Abstract   Concrete is a brittle material with high compressive strength but low tensile strength. This weakness can be addressed by adding fibers as micro-reinforcement within the concrete mixing. This research investigates the characteristics of Self-Compacting Concrete (SCC) with a 5% Rice Husk Ash (RHA) mixture, supplemented by varying dosages of waste steel scrap fibers: 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, and 1% of the concrete weight. Compressive Strength, Split Tensile Strength, Stress-strain behavior, and Modulus of Elasticity were tested using cylindrical concrete specimens with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm. Additionally, the Flexural Strength of the concrete was evaluated using beam specimens 10 cm x 10 cm x 100 cm. The results indicate that the addition of 5% RHA and steel fiber waste up to 0.75% can significantly enhance the compressive strength, flexural strength, tensile strength, modulus of elasticity, and maximum strain of the concrete.   Keywords: Fiber of streel scrap waste, Rice Husk Ash, Compressive Strength, Flexural Strength, Modulus of Elasticity