Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Substansi dan Mekanisme Penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi (RSTRP): Studi Kasus D.T.I Sulawesi Utara Iwan Kustiwan
Journal of Regional and City Planning Vol. 3 No. 3 (1992)
Publisher : The Institute for Research and Community Services, Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setidaknya ada dua hal panting yang menjadi latar belakang perlunya suatu upaya penaraaan ruang yang dewasa ini semakin mendapat perhatian, yaitu kepesatan perkembangan berbagai sektor pembangunan yang harus diakomodasikan dalam ruang serta terjadinya konflik pemanfaatan ruang antarkepenlingan. Dalam konteks ini maka adanya suatu rencana tata ruang pada berbagai tingkat wilayah merupakan hal yang sangat penting bagi terwujudnya pemanfaatan ruang yang terpadu, berdaya guna dan berhasil-guna, tertib, serasi, seimbang. lestari dan berkelanjutan, Dalam pelita V ini pada wilayah propinsi mulai disusun Rencana Strukrur Tata Ruang Propinsi (RSTRP) yang bertjuan unruk mewujudkan pemanfaatan ruang propinsi yang serasi dan optimal sesuai dengan kebutuhan dan daya dukung lingkungan serta sesuai dengan kebijakan pembangunan nasional dan daerah. Tulisan ini mencoba mengulas secara singkat tentang penyusunan RSTRP berdasarkan pengalaman di Sulawesi Utara dalam menerapkan pedoman penyusunan RSTHP DTI yang dikeluarkan oleh Tim Koordinasi Pengelolaan Tata Ruang Nasional. Ada dua aspek penting yang menjadi sorotan: substansi serta mekanisme atau proses penyusunannya.
Potensi dan Prospek Kampung SAE Cibiru dalam Mewujudkan Kampung Wisata Asep Nurul Ajiid Mustofa; Iwan Kustiwan; Rifki Rahmanda Putra
Journal of Science, Technology, and Visual Culture Vol 1 No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknologi Produksi dan Industri, Institut Teknologi Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung wisata merupakan salah satu manifestasi dari pariwisata alternatif yang mampu memberikan nilai tambah terhadap perekonomian masyarakat akar rumput. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi dan prospek Kampung SAE Cibiru dalam mewujudkan kampung wisata di Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan explanatory. Potensi dari Kampung SAE Cibiru saat ini masih memiliki karakteristik dengan mencirikan kawasan perdesaan yang didukung dengan potensi warisan alam berupa kawasan konservasi alam dan lahan sawah abadi atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), serta warisan budaya berupa perkampungan tradisional Lembur Saradan dan seni budaya benjang. Dari potensi tersebut, akan menjadi prospek untuk mendukung pengembangan kampung wisata yang dilakukan dengan penerapan konsep budaya Tri Tangtu Dibuana, yaitu : zona buana nyuncung sebagai zona penyangga dengan fungsi kawasan konservasi alam pendukung wisata alam dan agroforestry; zona buana panca tengah sebagai zona pengembang (inti) dengan fungsi pusat wisata yang meliputi wisata kampung tradisional Lembur Saradan, industri rumahan kreatif, dan pendidikan budaya sawah dan agroforestry; serta zona buana larang sebagai zona pendukung dengan fungsi pusat penelitian dan pengelolaan aktivitas kampung wisata.