Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Teknik Self Regulated Learning Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Ibda, Fatimah
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 15, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v15i4.14519

Abstract

Learning independence is an essential aspect of students’ academic development, particularly at the senior high school level, as it enables students to manage their learning processes, set goals, and take responsibility for their academic outcomes. One approach that has been widely recognized for fostering learning independence is Self-Regulated Learning (SRL), which emphasizes students’ ability to plan, monitor, and evaluate their own learning activities. This study aimed to examine the effectiveness of the application of Self-Regulated Learning techniques in improving students’ learning independence. The study was conducted at SMAN 5 Banda Aceh using a quantitative approach with a one-group pretest–posttest design. The research sample consisted of 36 senior high school students. Data were collected using questionnaires measuring learning independence and self-regulated learning, and the data were analyzed using a t-test. The results showed a significant difference between pretest scores (M = 70.31) and posttest scores (M = 77.15), with a t value of 5.127 and a significance level of 0.000 (p < 0.05). These findings indicate that the implementation of Self-Regulated Learning techniques is effective in increasing students’ learning independence. The improvement was reflected in a shift in students’ learning independence levels from low to moderate and high categories. This study provides empirical evidence that SRL can be effectively applied as a strategy within guidance and counseling services to promote students’ autonomy in learning. The findings suggest that consistent application of SRL techniques can help students develop better self-management skills, enhance motivation, and foster responsible learning behaviors that are essential for long-term academic success.
Layanan Klasikal sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Karir Peserta Didik mardianis, nurhalizah rizan; Ibda, Fatimah
EMPATI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v12i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan pemahaman karir peserta didik di Madrasah Aliyah Ulumul Qur’an Pagar Air Banda Aceh. Pendekatan kuantitatif dengan desain quasieksperimen nonequivalent control group digunakan, melibatkan 46 siswa yang terbagi sama rata ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen berupa angket pemahaman karir diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji t berpasangan, dan perhitungan N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan skor rata-rata dari 118,7 menjadi 153,8 (p < 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan (142,3 menjadi 143,0, p = 0,847). Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,594 (kategori sedang–tinggi), sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan (−0,249). Temuan ini membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal efektif meningkatkan pemahaman karir siswa dan dapat menjadi strategi penting dalam program bimbingan karir di madrasah maupun sekolah menengah.
Penerapan Teknik Assertive Training Melalui Konseling Individu Pada Siswa Korban Bullying di MAN 4 Aceh Besar Siti Aminah; Fatimah Ibda
Journal of Islamic Multidiciplinary Research Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Islamic Multidisciplinary  Research (JIMR)
Publisher : Journal of Islamic Multidiciplinary Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif pada kondisi psikologis siswa, terutama dalam bentuk bullying verbal yang menimbulkan rasa takut dan rendah diri. Kondisi ini menyebabkan rendahnya perilaku asertif pada korban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teknik assertive training melalui konseling individu dapat meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying. Penelitian ini dilakukan di MAN 4 Aceh Besar, sample penelitian 5 siswa kelas XII-4 sebagai sampel yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengambilan data menggunakan Angket Bullying Verbal dan Angket Perilaku Asertif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest–Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik assertive training dapat memberikan manfaat signifikan bagi korban dalam meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying verbal. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test uji t bertujuan untuk membandingkan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat diketahui adanya perbedaan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling individu yaitu nilai t-hitung > t-tabel yaitu 2,306 > 8.257 dengan tarif signifikan 0,000 < 0,05. Temuan ini dapat disimpulkan bahwa teknik assertive training layanan konseling individu dapat meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying verbal. Maka dapat ditarik kesimpulan Ha diterima dan Ho ditolak