Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Intelektualita

PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DALAM PENINGKATAN MUTU PESERTA DIDIK DI SD NEGERI ALURMAS KLUET UTARA ACEH SELATAN Tihalimah Tihalimah; Hafidaton Hafidaton
Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor yang vital dalam penyelenggaraan penidikan dan pembelajaran, karena itu apabila sarana dan prasarana kurang mendukung, maka penyelenggaraan atau pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah tidak dapat berjalan dengan baik. Mutu pendidikan dapat dilihat dalam dua hal, yakni mengacu pada proses pendidikan dan hasil pendidikan. Faktor-faktor dalam proses pendidikan adalah berbagai input, seperti bahan ajar, metodologi dan sarana sekolah. Sedangkan mutu pendidikan dalam konteks hasil pendidkan mengacu pada prestasi yang dicapai oleh setiap kurun waktu tertentu. Prestasi yang dicapai atau hasil pendidikan (student archievement) dapat berupa hasil tes kemampuan akademis (misalnya ulangan umum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu peserta didik, mengetahui pelaksanaan sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu peserta didik dan untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu peserta didik. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 4 dua orang dan siswa 5 2 orang dan 2 orang guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa perencanaan sarana dan prasarana yang diterapkan sekolah adalah dengan memusyawarahkan terlebih dahulu dengan guru-guru yang ada disekolah agar sarana dan prasarana itu berguna dan bermanfaat untuk sekolah, pelaksanaan sarana dan prasarana dilakukan disekolah dengan cara menyiapkan buku induk barang inventarisasi, menyiapkan buku golongan barang inventarisasi dan lain sebagainya, kurang nya dana, sarana dan prasarana yang belum memadai menyebabkan pembelajaran dikelas kurang efektif.
PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN PELANGGAN DI SMKN 1 PASIE RAYA ACEH JAYA Tihalimah Tihalimah; Chairi Agusna
Intelektualita Vol 10, No 02 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran jasa pendidikan merupakan suatu pogram yang dilakukan oleh berbagai institusi pendidikan (sekolah) dalam upaya untuk meningkatkan pelanggan (peserta didik), di tengah banyaknya persaingan. Pemasaran atau promosi adalah suatu ranah yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia pendidikan. Jadi, pihak sekolah harus menentukan strategi pemasaran yang luar biasa untuk mencapai keberhasilan lembaga pendidikan. Topik ini dipandang signifikan karena proses pemasaran jasa pendidikan juga mendukung sekolah dalam berkomunikasi dengan pelanggan dan meyakinkan pelanggan dengan cara menawarkan produk atau jasa yang ada di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan strategi, penerapan, masalah kendala dan pemecahan implementasi pemasaran jasa pendidikan dalam peningkatan pelanggan di SMKN 1 Pasie Raya. Penelitian ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dengan megumpulkan data dari kegiatan observasi lapangan, wawancara terhadap sumber yang relavan, dan pengambilan dokumentasi dari tempat penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan salah satu personel sekolah yaitu waka kesiswaan, serta salah satu peserta didik SMKN 1 Pasie Raya.  Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pemasaran jasa pendidikan di SMKN 1 Pasie Raya bahwa: (1) menerapkan langkah-langkah strategi pemasaran dengan cara: identifikasi pasar, segmentasi pasar dan positioning, serta diferensiasi produk. (2) dalam penerapan pemasaran jasa pendidikan terlebih dahulu menentukan target dengan cara pemasaran internal (internal marketing) dan pemesaran eksternal (eksternal marketing). (3) Kendala yang dihadapi dalam proses pemasaran adalah tidak ada personel khusus yang mengelola di bidang pemasaran, serta minat masyarakat terhadap sekolah dengan pogram ATPH dengan alasan pertanian sudah tradisi. Peneliti berpandangan kajian ini adalah suatu hal yang harus diterapkan oleh setiap sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Hasil penelitian ini bahwa pemasaran jasa pendidikan di sekolah sangat mempengaruhi dalam upaya meningkatkan pelanggan. Dengan adanya kegiatan pemasaran jasa pendidikan disekolah maka pelanggan akan mengetahui informasi tentang produk atau jasa yang ditawarkan, dan pelanggan akan mengambil keputusan untuk menyekolahkan anaknya.
STRATEGI PIMPINAN DALAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA DI MIN 9 ACEH TIMUR Tihalimah Tihalimah; Zahriatul Wardah
Intelektualita Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pimpinan sebagai seorang manejer harus memiliki strategi dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan dan peran pimpinan juga mengikutsertakan guru dan siswa dalam perencanaan sarana dan prasarana pendidikan. Namun di MIN 9 Aceh Timur ada beberapa sarana dan prasarana masih belum memadai seperti ruang belajar masih ada semi permanen, ruang perpustakaan yang masih di sekat dengan ruang guru sehingga ruang guru menjadi sempit, tempat parkir yang masih kurang memadai banyak siswa/i yang memarkir sepeda, di lapangan hal ini dapat mengganggu para siswa yang bermain bola, dan juga lapangan olah raga yang belum  memadai.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  strategi pimpinan dalam peningkatan sarana dan prasarana di MIN 9 Aceh Timur, untuk mengetahui Pelaksanaan pimpinan dalam Peningkatan Sarana dan Prasarana di MIN 9 Aceh Timur dan untuk mengetahui hambatan- hambatan dalam Peningkatan Sarana dan Prasarana di MIN 9 Aceh Timur. Penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian pimpinan kepala madrasah dan waka sarana dan prasarana. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan   dokumentasi.   Hasil   penelitian   ini   menunjukkan   bahwa   strategi pimpinan di MIN 9 Aceh Timur memiliki tiga strategi, Pertama perencanaan, kedua pengadaan sarana dan prasarana, ketiga pemeliharaan sarana dan prasarana. Pelaksanaan pimpinan dalam peningkatan sarana dan prasarana memiliki dua strategi yang pertama pengorganisasian, kedua pelaksanaan dan penggerak. Hambatan-hambatan yang di hadapi pimpinan di MIN 9 Aceh Timur dalam peningkatan sarana dan prasarana pertama kurangnya dana sehingga menjadi suatu hambatan, kedua kurangnya kesadaran dan dukungan warga madrasah untuk meningkatkan sarana dan prasarana.