Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VISUALIZATION AND COMPREHENSION: Corroborating children’s reading ability Moriyanti Moriyanti; Hayatul Muna; Nyak Mutia Ismail
Englisia: Journal of Language, Education, and Humanities Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ej.v7i1.4508

Abstract

This study aimed at finding out the influence of visualization on students’ reading comprehension ability. Quantitative approach was employed in carrying out this research. The data were collected through test as it was the main instrument of this study. The data analysis was carried out using manual statistics calculation to find out the mean score before and after the treatment. From the result, it was obtained that the most effect that visualization has is on the inferring; second, it is on details; then it is followed by main idea. The smallest influence is made on vocabulary. Thus, it can be concluded that visualization while reading can help students a lot in terms of inferring, details, and main idea.
TOPONIMI KAMPUNG DI KABUPATEN ACEH UTARA: SEJARAH DAN STRUKTUR BAHASA Istiqamah; Hayatul Muna
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/w4e43208

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan toponimi kampung di Kabupaten Aceh Utara yang ditinjau dari sejarah/asal usul dan struktur bahasa. Metode penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toponimi kampung di kabupaten Aceh Utara ditemukan beberapa kategori, yaitu 1) berdasarkan unsur air, artinya nama kampung yang maknanya berhubungan dengan air, yakni kampung Laga Baro, 2) unsur geografis, , artinya nama kampung yang maknanya berhubungan dengan rupabumi, yakni: Kampung Bluka Teubai, Meunasah Kulam, Ulee Barat, Cot Seumiyong, Lhok Jok, dan Cot U Sibak, 3) lingkungan alam, yang terdiri dari: a) tumbuhan, yakni; kampung Geulumpang Sulu Timu, Meuria, Uteuen Geulinggang, Bangka Jaya, Kuta Glumpang, Beuringen, Murong, Mancang, b) tempat atau bangunan, yakni: Lancang Barat, Meunasah Blang c) kondisi alam, yakni: Krueng Mate, Bintang Hu, dan d) letak arah mata angin, yakni: Lancang Barat, Geulumpang Sulu Timu, terakhir 4) unsur budaya, artinya nama kampung yang maknanya berhubungan dengan aspek kebudayaan dalam masyarakat, yakni Kampung Guha Uleu. Sebaliknya, pola pembentukan nama kampung banyak ditemukan dalam bentuk polimorfemik, seperti Bintang Hu, Meunasah Mancang, Cot U sibak dan lain sebagainya. Dengan perolehan data tersebut dapat disimpulkan bahwa toponimi beberapa kampung di aceh utara memiliki 4 kategori unsur dan memiliki pembentukan kata secara morfologis.