Arina Tri Lunggani
Departemen Biologi, Fakultas Sains Dan Matematika, Universitas Diponegoro, Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Characterization And Screening Of Protease, Amylase, And Cellulase From Phylloplane Fungi Isolates Of Avicennia marina (Forssk.) Vierh. Wahyu Aji Mahardhika; Warih Ramadhany; Arina Tri Lunggani
Jurnal Biologi Universitas Andalas Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbioua.9.2.54-59.2021

Abstract

Mangrove (Avicennia marina) is an important mangrove species, because it has many benefits for human life, including in the ecological scope as a source of food and medicine. These plants can also be used as a source of symbiont mold isolates which can be developed as an alternative to produce bioactive compounds, one of which is enzymes. Enzymes are protein compounds that can catalyze all chemical reactions in biological systems. This study aims to determine whether mangrove symbiont fungi (A. marina) can produce amylase, protease and cellulase enzymes. This research was conducted using a method based on enzyme activity, namely amylase activity with lugol iodine staining, protease activity and cellulase activity with congo red staining. on agar media enriched with 1% skim milk, 1% starch and 1% CMC. The results showed that 4 isolates were able to show potential enzymatic activity to be developed as agents for enzyme production.
Karakter Rhizobakteri Pelarut Fosfat Potensial dari Rhizosfer Tumbuhan Mangrove Teluk Awur Kabupaten Jepara secara Mikrobiologi Eka Oktaviani; Arina Tri Lunggani; Rejeki Siti Ferniah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.13 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.58-66

Abstract

Ekosistem mangrove Teluk Awur yang terletak di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, merupakan  salah satu ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan cukup parah karena perluasan lahan budidaya ikan (tambak), sehingga mendorong terjadinya erosi pantai. Peremajaan kembali dan konservasi ekosistem mangrove dapat dilakukan dengan menggunakan bakteri tanah yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman atau yang biasa disebut Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Salah satu mekanisme pendukung pertumbuhan tanaman oleh kelompok PGPR adalah dengan aktivitas pelarutan fosfat karena fosfat dalam tanah berada dalam bentuk yang sulit diserap oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat Rhizobakteri pelarut fosfat yang unggul dalam melarutkan fosfat secara in-vitro dan mengetahui karakter isolat yang diperoleh. Isolasi dan penapisan rhizobakteri pelarut fosfat dilakukan menggunakan medium Pikovskaya agar. Karakterisasi isolat potensial dilakukan secara mikrobiologi dan atau uji aktivitas biokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rhizobakteri pelarut fosfat potensial yang berhasil diisolasi, secara mikrobiologi teridentifikasi ke dalam genus Enterobacter.
Karakteristik Mikrobiologis, Kimiawi dan Profil Asam Amino dari Sari Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis) yang Difermentasi Menggunakan Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY) Farah Amalia Azizah; Arina Tri Lunggani; Noer Laily
Jurnal Teknologi Pangan Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2025.44237

Abstract

Sari kacang koro pedang (Canavalia ensiformis) yang difermentasi menggunakan Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY). Proses fermentasi dapat mempengaruhi aspek mikrobiologis dan kimiawi dari sari kacang koro pedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama waktu fermentasi terhadap total bakteri, total khamir, kadar protein terlarut dan profil asam amino dalam produk fermentasi sari kacang koro pedang serta untuk mengetahui pengaruh aktivitas bakteri dan khamir terhadap kadar alkohol, derajat proteolisis dan kadar gula reduksi dalam produk fermentasi sari kacang koro pedang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu kadar gula yang ditambahkan dan lama waktu fermentasi. Kadar gula yang ditambahkan terdiri dari dua taraf yaitu gula 6% dan gula 10%. Lama waktu fermentasi yang digunakan terdiri dari tujuh taraf yaitu 0 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari, 7 hari, 8 hari, dan 10 hari. Setiap taraf dilakukan dua kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varian (ANOVA) two way. Apabila hasil menunjukkan perbedaan nyata, maka dilakukan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu fermentasi berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap total bakteri, total khamir, kadar protein terlarut dan kadar asam amino. Aktivitas bakteri dan khamir juga menunjukkan pengaruh nyata (p<0.05) terhadap kadar alkohol, derajat proteolisis dan kadar gula reduksi. Derajat keasaman terendah berada di angka 4.01. Total bakteri mengalami peningkatan 2.6 x 106 cfu/mL- 43.9 x 106 cfu/mL. Total khamir meningkat dari 11.5 x 106 koloni/g - 66.63 x 106 koloni/g. Kadar protein terlarut mencapai 9.26 µg/mL. Kadar asam amino tertinggi adalah asam glutamat, prolin, dan valin. Kadar alkohol mengalami kenaikan hingga mencapai 5.14%. Kadar gula reduksi meningkat hingga 11.91 mg/mL pada hari ke 10 fermentasi. Derajat proteolisis meningkat dari 33.75% menjadi 76.5% pada fermentasi hari ke-8.Jack bean juice (Canavalia ensiformis) fermented using Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY).The fermentation process can affect the microbiological and chemical aspects of jack bean juice. The aim of this research was to determine the effect of fermentation time on total bacteria, total yeast, dissolved protein content and amino acid profile in the fermented product of jack bean juice and to determine the effect of bacterial and yeast activity on alcohol content, degree of proteolysis and reduced sugar content in fermented jack bean juice product. This research used a factorial completely randomized design (CRD) consisting of two factors, namely the added sugar content and the length of fermentation time. The added sugar content consists of two levels, namely 6% sugar and 10% sugar. The length of fermentation time used consisted of seven levels, namely 0 days, 2 days, 3 days, 4 days, 7 days, 8 days and 10 days. Each level was repeated twice. Data analysis was carried out using two way analysis of variance (ANOVA). If the results show a real difference, then a further DMRT test is carried out. The results showed that the length of fermentation time had a significant effect (p<0.05) on total bacteria, total yeast, soluble protein levels and amino acid levels. Bacterial and yeast activity also showed a significant influence (p<0.05) on alcohol content, degree of proteolysis and reducing sugar content. The lowest degree of acidity is 4.01. Total bacteria increased by 2.6 x 106 cfu/mL - 43.9 x 106 cfu/mL. Total yeast increased from 11.5 x 106 colonies/g - 66.63 x 106 colonies/g. Dissolved protein levels reached 9.26 µg/mL. The highest levels of amino acids are glutamic acid, proline and valine. Alcohol levels increased to 5.14%. The reducing sugar content increased to 11.91 mg/mL on the 10th day of fermentation. The degree of proteolysis increased from 33.75% to 76.5% on the 8th day of fermentation.