Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI PROSES

Encapsulation bioactive compund propolis with carrageenan –gum arabic by spray drying Denni Kartika Sari; Retno Sulistyo Dhamar Lestari; Prasetyo Khinanta; Muhammad Sahlan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 9 NOMOR 1 JUNI 2020
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v9i1.7252

Abstract

Propolis is a product from the honeybee particularly from flowers , leaf buds, plant resins that bee collected as building material. Propolis exerts numerous pharmacological activities such as antioxidant, anti bacterial, anticancer, antifungal, anti inflammatory, antiviral etc. There are growing interest In the food industry in  microencapsulation to protect, isolate or control the release of given substances. Spray drying is one of many methods to encapsulate food ingredients. Microcapsules were produced by a spray-drying technique using of solution of k–carrageenan gum arabic and maltodextrin as the binding materials. In this work, the effects of spray-drying on the encapsulation yield, particle size and total phenolic content of the bioactive components of propolis were determined for different concentration between carrier agent and propolis at volume ratio 1:0,5 1:1, 1:1,5,1. The SEM testing showed that the microcapsules had a regular spherical shape with the size 1 µm. The spray-dried propolis  extract showed high total phenolic content 67,78 mg(GAE)/g extract at ratio 1:2, and the highest yield at concentration ratio between carrier agent and propolis 1:0,5  are 64,7 %.
PENGARUH WAKTU DAN KECEPATAN PENGADUKAN TERHADAP EMULSI MINYAK BIJI MATAHARI (Helianthus annuus L.) DAN AIR Denni Kartika Sari; Retno Sulistyo Dhamar Lestari
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 3 DESEMBER 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.89 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i3.368

Abstract

Sistem emulsi yang stabil umumnya diinginkan dalam industri kimia baik itu dalam bidang farmasi, pangan,kosmetik dan lain lain, Salah satunya adalah emulsi minyak dan air dalam bidang farmasi yang berfungsi untuk menutupi bau dari minyak. Minyak biji matahari memiliki manfaat dibidang pangan, obat dan juga kosmetik . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan dan lama waktu pengadukan terhadap viskositas dan homogenisasi minyak biji matahari dan air, metode penelitian dengan memvariasikan waktu pengadukan 3, 5 dan 7 menit, kecepatan pengadukan 2000, 4000 dan 6000 rpm dengan perbandingan air dan minyak 5:2, diketahui bahwa semakin lama dan tinggi kecepatan pengadukan akan menurukan viskositas dan memperlambat waktu pemisahan
PENGARUH KONSENTRASI H2O2 TERHADAP TINGKAT KECERAHAN PULP DENGAN BAHAN BAKU ECENG GONDOK MELALUI PROSES ORGANOSOLV Retno Sulistyo Dhamar Lestari; Denni Kartika Sari
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2016
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.117 KB) | DOI: 10.36055/jip.v6i2.726

Abstract

Eceng gondok merupakan salah satu bahan alternatif pengganti kayu pada proses pembuatan pulp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kecerahan pulp yang dihasilkan dengan proses organosolv dengan menggunakan zat pemutih Hidrogen Peroksida (H2O2) dan menentukan kondisi optimum proses pemutihan pulp dengan variasi waktu dan konsentrasi hidrogen peroksida. Tahapan penelitian ini adalah pembuatan pulp dengan memanaskan eceng gondok kering menggunakan larutan ethanol 5% pada 70C selama 1 jam. Pulp yang dihasilkan kemudian dikeringkan dan dilakukan proses bleaching menggunakan larutan hydrogen peroksida (H2O2) dengan variasi konsentrasi 2%, 4% dan 8% berat selama waktu 60, 90, dan 120 menit. Pulp hasil pemutihan dianalisa dengan alat Brightness Elepro dengan parameter % brightness, L*, a*, dan b* dan analisa bilangan Kappa. Kondisi optimum proses pemutihan pada konsentrasi H2O2 8% dan waktu 120 menit dengan nilai L* = 74,61%, a* = -0,91, b* = 10,07, % brightness = 62,45% dan penurunan bilangan Kappa sebesar 4,5.