Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Role of Profitability in Mediating the Relationship Between Liquidity on Stock Prices for the Period 2013-2022 Rizal Pradana Putra; Bambang Mahmudi; Emma Suryani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.198

Abstract

This study explores how the Net Profit Margin (NPM) acts as an intermediary in the connection between the Current Ratio (CR) and stock returns for companies included in the LQ45 Index over the period from 2013 to 2022. The study population includes all companies within the LQ45 Index, which totals 45 firms. The LQ45 Index features a group of companies with the highest liquidity in their stock performance on the Indonesia Stock Exchange (IDX). To be included, companies must have significant market capitalization, impressive stock performance over time, and strong financial health. Consequently, the LQ45 Index is highly favored by investors. Using Purposive Sampling, the sample is limited to companies that have been continuously listed on the LQ45 Index throughout the 10-year span and have the requisite data, leading to a selection of 19 companies. Analytical methods employed include Descriptive Statistical Analysis, Multiple Linear Regression, Path Analysis, and the Sobel Test, with IBM SPSS25 used for data analysis. In this research, the Current Ratio (CR) serves as the independent variable, Stock Return is the dependent variable, and the Net Profit Margin (NPM) acts as the mediating variable. Findings reveal that the Current Ratio does not significantly impact Stock Return, the Net Profit Margin has a positive and significant effect on Stock Return, the Current Ratio negatively and significantly affects the Net Profit Margin, and the Net Profit Margin fully and significantly mediates the impact of the Current Ratio on Stock Return.
Efek Kebijakan Dividen sebagai Mediasi antara Leverage dan Earning Volatility terhadap Stock Price Volatility Perusahaan Sektor Energi Periode 2018-2024 Rosita Yulinar Siregar; Bambang Mahmudi; Emma Suryani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan earning volatility terhadap stock price volatility dengan kebijakan dividen sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya fluktuasi harga saham sektor energi dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang menunjukkan adanya tingkat risiko dan ketidakpastian pasar yang lebih tinggi pada sektor tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan, situs resmi perusahaan, Bursa Efek Indonesia, Yahoo Finance, dan Wisesheet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 19 perusahaan dengan total 133 data pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 melalui uji asumsi klasik, uji hipotesis, analisis jalur (path analysis), dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap stock price volatility, sedangkan earning volatility dan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap stock price volatility. Selain itu, leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, sementara earning volatility tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kebijakan dividen tidak mampu memediasi hubungan leverage maupun earning volatility terhadap stock price volatility. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan utang menjadi faktor utama yang meningkatkan persepsi risiko investor dan memicu fluktuasi harga saham pada perusahaan sektor energi.
Analisis Faktor Internal yang Mempengaruhi Capital Buffer (Modal Penyanggah) melalui NPL Sebagai Variabel Intervening pada Bank Umum Konfensional Perode 2015-2024 Erisa Musliani Putri; Bambang Mahmudi; Emma Suryani
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1015

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami bagaimana faktor internal bank memengaruhi capital buffer melalui NPL agar bank umum konvensional mampu menjaga stabilitas permodalan dan ketahanan terhadap risiko kredit dalam periode 2015–2024. Perbankan merupakan industri yang memiliki risiko tinggi. Maka perbankan harus memiliki modal penyanggah (capital buffer) sebagai asuransi jika perbankan mengalami risiko di masa yang akan datang. Oleh karena itu perlu diketahui apa saja faktor internal yang dapat mempengaruhi capital buffer yang dalam penelitian ini dilihat dari variabel return on equality, non-perfoming loan, dan bank size. Objek penelitiannya yaitu Bank Konvensional di Indonesia yang terdaftar pada BEI tahun 2015-2024. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh return on equality, bank size dan non-perfoming loan sebagai variabek intervening pada bank konvensional di indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif dan metode analisis kuantitatif Sampel pada penelitian ini sebagai 15 perusahaan Bank Konvensional dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisis Desktiptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi, Uji Hipotesis dan Uji Sobel Uji Sobel dipilih untuk menguji signifikansi pengaruh tidak langsung variabel independen melalui variabel mediasi secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ROE terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap CAR. ROE = laba bersih/ekuitas; NPL = kredit bermasalah/total kredit; Capital buffer disetarakan dengan CAR = modal/ATMR; bank size diukur menggunakan logaritma natural total asset. Bank Size terbukti berpengaruh signifikan positif terhadap CAR. ROE berpengaruh signifikan positif terhadap NPL. Bank Size terbukti berpengaruh signifikan negatif terhadap NPL. NPL terbukti memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap CAR. Pengaruh ROE terhadap CAR bersifat negatif signifikan dimediasi oleh NPL. Pengaruh Bank Size terhadap CAR secara positif dimediasi secara signifikan oleh NPL.
Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di IDX30 Periode 2017-2024) Winna Wihelmina; Bambang Mahmudi
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.970

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu memahami pengaruh profitabilitas dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan dapat membantu investor dan manajemen dalam pengambilan keputusan strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan di pasar modal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam pengaruh profitabilitas yang diproksi dengan Return on Assets (ROA) terhadap nilai perusahaan yang diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) dengan kebijakan dividen yang diproksi oleh Dividend Payout Ratio (DPR) sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX30 selama periode observasi tahun 2017 hingga 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur (path analysis) yang dapat menggambarkan baik pengaruh langsung maupun pengaruh tidak langsung antar variabel. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA memiliki pengaruh positif signifikan terhadap PBV, ROA juga berpengaruh positif terhadap DPR, serta DPR terbukti berpengaruh positif terhadap PBV. Lebih lanjut, DPR terbukti memediasi pengaruh ROA terhadap PBV. Temuan ini memperkuat signaling theory yang menyatakan profitabilitas yang tinggi memberi sinyal positif kepada investor terutama bila disertai dengan kebijakan dividen yang stabil. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam menetapkan strategi untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Pengaruh Profitabilitas terhadap Harga Saham dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening Mira Apriyanti; Bambang Mahmudi; Emma Suryani
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1006

Abstract

Urgensi penelitian ini untuk memahami mekanisme bagaimana profitabilitas dapat meningkatkan nilai saham melalui kebijakan dividen, serta memberikan wawasan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan investasi dan distribusi laba yang efektif guna memaksimalkan nilai perusahaan di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap harga saham dengan kebijakan dividen sebagai variabel intervening pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM), sementara kebijakan dividen diproksikan oleh Dividend Payout Ratio (DPR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausalitas. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang memenuhi kriteria purposive sampling, dengan total sampel 16 perusahaan dan 80 observasi data panel. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis jalur (path analysis), dan uji Sobel untuk menguji pengaruh mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan NPM berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Selain itu, ROA dan NPM juga berpengaruh positif signifikan terhadap DPR. DPR terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan berperan sebagai variabel intervening dalam hubungan ROA dan NPM terhadap harga saham. Temuan ini mendukung teori sinyal yang menjelaskan bahwa profitabilitas dan kebijakan dividen menjadi sinyal penting bagi investor dalam menilai kinerja perusahaan. Implikasi praktis penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam menentukan kebijakan keuangan yang optimal dan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi di sektor makanan dan minuman.
Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility sebagai Variabel Moderating Panji Amar Malik; Bambang Mahmudi; Ana Susi Mulyani
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1050

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan peran Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi, yang penting untuk mengidentifikasi strategi bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga berkelanjutan dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan CSR sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menurut publikasi Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Teknik pengumpulan data menggunakan sumber sekunder. Analisis data dilakukan dengan regresi dan korelasi menggunakan SPSS 27 for Windows. Metode analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hubungan langsung dan efek moderasi CSR terhadap pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. CSR juga memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan. Temuan ini mendukung teori sinyal, di mana pengungkapan CSR dapat menjadi sinyal positif bagi investor, dan sebaliknya pengungkapan yang kurang dapat menurunkan minat investor dalam melakukan investasi.
Peran Profitabilitas dalam Memoderasi Pengaruh Struktur Modal dalam Memediasi Hubungan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Perdagangan Ritel Periode 2014-2023 Rafi Ilyas Ramadhan; Bambang Mahmudi; Ika Utami Widyaningsih
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Article Research January 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i1.2915

Abstract

The purpose of this study is to investigate and prove how liquidity affects company value with capital structure as an intervening variable and profitability as a moderating variable in retail trading sector companies listed on the Indonesian Stock Exchange for the period 2014-2023. The sampling technique used was purposive sampling, yielding 10 companies as samples with 100 data observations. The statistical analysis tools used were IBM SPSS version 30 and Hayes Process, with analysis stages ranging from descriptive statistics to conditional process analysis. The research results indicate that: (1) Liquidity has a positive and significant effect on firm value. (2) Liquidity has a negative and significant effect on capital structure. (3) Capital structure has a positive and significant effect on firm value. (4) Capital structure is able to mediate negatively and significantly the relationship between liquidity and firm value. (5) Profitability moderates the influence of the relationship between capital structure and firm value, with a positive and significant moderating effect. (6) Profitability moderates the indirect effect of liquidity on firm value through capital structure, with a negative and significant moderating effect