Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SOSIOHUMANIKA

Ontologi Pendidikan IPS sebagai Disiplin Pendidikan Kewarganegaraan Farisi, Mohammad Imam
SOSIOHUMANIKA Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : ASPENSI in Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESUME: Kejelasan dan kepastian objek kajian atau studi merupakan salah satu prasyarat pokok bagi Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), sebagai disiplin ilmu, didalam mengembangkan tubuh pengetahuannya. Sementara itu, salah satu aspek mendasar dari Pendidikan IPS, sebagai disiplin ilmiah, adalah aspek ontologi atau objek studi formal dan material. Sejauh ini, kajian spesifik terhadapnya belum intensif dilakukan. Sehingga, untuk membangun dan mengembangkan “body of knowledge” Pendidikan IPS yang utuh dan menjadikannya sebuah disiplin yang mandiri dan menyediakan fondasi, kaidah-kaidah, dan standar-standar bersama bagi aktivitas penelitian, masih belum terwujud. Artikel ini mengkaji eksemplar-eksemplar hasil pemikiran dan penelitian tentang Pendidikan IPS secara luas tentang tradisi/paradigma Pendidikan IPS sebagai model konseptual untuk merekonstruksi objek-objek studi Pendidikan IPS. Kajian secara khusus difokuskan pada objek-objek studi terkait dengan konten kurikulum; dan objek studi yang relatif baru, yang belum banyak dikaji, yaitu sejarah perkembangan pemikiran Pendidikan IPS dan komunitas profesional Pendidikan IPS, yang merupakan objek kajian dalam studi sosiologi ilmiah. Kajian ini diharapkan dapat menginspirasi para peneliti khsususnya, dan komunitas profesional Pendidikan IPS umumnya, untuk lebih intensif mengeksplorasi bidang-bidang dan objek-objek studi Pendidikan IPS lain, yang masih merupakan “enigma” bagi pengembangan disiplin Pendidikan IPS.KATA KUNCI: Ontologi, pendidikan IPS, disiplin ilmu, hasil pemikiran dan penelitian, objek studi, komunitas profesional, dan pendidikan kewarganegaraan. ABSTRACT: “The Ontology of Social Studies Education as a Discipline of Civics Education”. Clarity and certainty object of study or the study is one of the basic prerequisites for Social Studies Education, as a discipline, in developing its body of knowledge. Meanwhile, one of the fundamental aspects of Social Studies Education, as a scientific discipline, is an aspect of ontology or the formal and material objects of study. So far, the specific studies are not intensive to be done. Thus, to build and develop a body of knowledge of Social Studies Education completely and make it an autonomous discipline, which provides the foundation, rules, and common standards for research activities, are still not realized. This article examines the examplars of the ideas and research on Social Studies Education traditions or paradigms widely as a conceptual model to reconstruct objects of study of Social Studies Education. Specifically, the study focused on the objects of study related to curriculum content; and new objects of study that has not been much studied such as the history of the development of Social Studies Education’s thought and professional community of Social Studies Education, which is an object of study in scientific sociology. This study is expected to inspire researchers and professional community of Social Studies Education to explore of other objects more intensive, that are still an “enigma” for the development of Social Studies Education as a scientific discipline.KEY WORD: Ontology, Social Studies education, scientific discipline, ideas and research results, objects of study, professional community, and civics education.    About the Author: Dr. Mohammad Imam Farisi adalah Dosen di Jurusan Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPBJJ-UT (Unit Pendidikan Belajar Jarak Jauh – Universitas Terbuka) Surabaya, Kampus C UNAIR (Universitas Airlangga) di Kota Surabaya 60115, Jawa Timur, Indonesia. Alamat e-mail: imamfarisi@ut.ac.idHow to cite this article? Farisi, Mohammad Imam. (2015). “Ontologi Pendidikan IPS sebagai Disiplin Pendidikan Kewarganegaraan” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Vol.8(1) Mei, pp.115-130. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, UNHAS Makassar, and UNIPA Surabaya, ISSN 1979-0112.Chronicle of the article: Accepted (August 31, 2014); Revised (January 2, 2015); and Published (May 30, 2015).
Aktualisasi Sikap Keagamaan dalam Ranah Sosial: Rekonstruksi Peran IPS dalam Pengembangan Sikap Keagamaan Farisi, Mohammad Imam
SOSIOHUMANIKA Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : ASPENSI in Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESUME: Secara pedagogis, kurikulum adalah rancangan pendidikan yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya dalam suatu suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kemampuan dirinya agar memiliki kualitas yang diinginkan oleh masyarakat dan bangsanya. Dalam konteks sejarah pendidikan di Indonesia, setidaknya telah terjadi delapan kali perubahan kurikulum, diantaranya adalah Kurikulum 2013 atau K-13, yang sekaligus merupakan kurikulum pertama yang memiliki dasar-dasar pemikiran yang progresif. Ini terkait dengan penggunaan filsafat Rekonstruksionisme Sosial dan Teori Gestalt sebagai landasan pengembangannya. Atas dasar kedua teori filsafat itu pula, Kurikulum 2013 mampu mewahanai prinsip keterpaduan, keutuhan, atau integralitas antar-konten atau isi kurikulum; antara konten kurikulum dengan realitas kehidupan; serta berorientasi pada pembentukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan fungsional secara terintegrasi. Termasuk integrasi kajian keagamaan di dalam semua mata pelajaran di sekolah. Tulisan ini, dengan menggunakan metode kualitatif, berusaha untuk mengkaji dan mendeskripsikan dimensi-dimensi sikap keagamaan dalam Kurikulum 2013, baik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama maupun mata-mata pelajaran lain di pendidikan dasar dan menengah; integrasi kompetensi sikap keagamaan dalam IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial); dan model pengorganisasian pembelajaran IPS-Tematik dalam rangka pembentukan dan aktualisasi sikap keagamaan dalam realitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.KATA KUNCI: Aktualisasi; Sikap Keagamaan; Ranah Sosial; Ilmu Pengetahuan Sosial; Kurikulum 2013. ABSTRACT: “Actualization of Religious Attitudes in Social Domain: A Reconstruction of the Social Studies Role in the Development of Religious Attitude”. Pedagogically, the curriculum is an educational plan that provides the opportunity for the learners to develop their own potential in a pleasant learning environment and in accordance with his/her ability to have the desired quality of society and nation. In the context of education history in Indonesia, at least it has eight times the curriculum reform, among the changes is the Curriculum 2013 or C-2013, which is the first curriculum has a progressive thinking. This is connected with the use of Social Reconstructionist Philosophy and Gestalt Theory for its development. Based on this, the Curriculum 2013 can integrate between curriculum contents; curriculum contents with the realities of life; and focused on to the creation of functional knowledge, attitudes, and skills integrally. Including it is the integration of religious study in all subjects of curriculum. This paper, by using the qualitative method, tries to analyse and describe the dimensions of religious attitudes in the Curriculum 2013 and its development in the Religious Education as well as other subject areas in the elementary and secondary educations; integration religious attitude competency into Social Studies; and organization model of learning thematic Social Studies in order formation and actualization of religious attitudes in the realities of society, nation, and the state.KEY WORD: Actualization; Religious Attitude; Social Domain; Social Studies; Curriculum 2013.About the Author: Dr. Mohammad Imam Farisi adalah Dosen pada Jurusan Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), FKIP UT (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Terbuka), UPBJJ (Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh) UT Surabaya, Kampus C UNAIR (Universitas Airlangga) Surabaya 60115, Jawa Timur, Indonesia. E-mail: imamfarisi@ut.ac.idHow to cite this article? Farisi, Mohammad Imam. (2017). “Aktualisasi Sikap Keagamaan dalam Ranah Sosial: Rekonstruksi Peran IPS dalam Pengembangan Sikap Keagamaan” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Vol.10(1) May, pp.71-90. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI, ISSN 1979-0112. Chronicle of the article: Accepted (August 17, 2016); Revised (January 15, 2017); and Published (May 30, 2017).