Edi Fitriyanto
Universitas Islam Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekomendasi Makanan untuk Ibu Hamil Menggunakan Algoritma Genetika(Food Recommendations for Pregnant Women Using Genetic Algorithms) Nadya Satya Handayani; Sri Kusumadewi; Edi Fitriyanto
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 8 Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1500.755 KB) | DOI: 10.30595/juita.v8i1.6881

Abstract

Abstrak -  Kondisi kandungan yang baik menjadi sebuah keinginan bagi setiap ibu hamil. Menjaga kondisi tersebut dapat dilakukan dengan menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan gizi. Kebutuhan gizi ibu hamil dapat dihitung menggunakan formula awal Harris Bennedict. Lalu dapat dilanjutkan dengan menentukan kebutuhan kalori berdasarkan aktivitas dan trimester kehamilan ibu hamil hingga menghasilkan total energy expenditure (TEE) yang sesuai untuk ibu hamil. Rekomendasi menu makanan ibu hamil diperoleh menggunakan algoritma genetika. Algoritma genetika merupakan metode yang dapat memberikan solusi dalam pemecahan masalah heuristik dan banyak digunakan untuk memecahkan masalah optimasi. Untuk mendapatkan rekomendasi makanan yang optimal, langkah awal yang dilakukan yaitu menentukan parameter algoritma genetika. Setelah itu, melakukan kombinasi kromosom secara random. Proses selajutnya yaitu dilakukan evaluasi menggunakan metode roda rolet, lalu crossover menggunakan metode single point crossover dan dilakukan proses mutasi. Langkah terakhir melakukan seleksi menggunakan metode elitis sehingga memenuhi kondisi berhenti. Hasil yang diperoleh yaitu rekomendasi makanan untuk ibu hamil dalam satu hari yang terdiri dari 5 waktu makan yaitu sarapan, snack pagi, makan siang, snack sore dan makan malam. Berdasarkan pengujian validasi yang dilakukan dengan pakar, hasil kalori yang diperoleh sebesar 91% mendekati jumlah kalori yang sesuai dengan kebutuhan dan 9% tidak sesuai dengan kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil, karena memiliki perbedaan kalori yang cukup jauh berbeda.
Respon Medis Terpadu dan Pelayanan Kesehatan Darurat Pasca Bencana Banjir di Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Yaltafit Jeem; Utami Utami; Edi Fitriyanto; Riana Rahmawati; Syaefudin Ali Akhmad; Fit Anastyo; Mellody Yudhashinta Putri Cahyono; Annisa Sofiana; Alfan Nur Ashar; Rianti Maharani; Muhammad Ihsan Mumtaz Ghifari; Ikhwan Faqih Atsani; Muhammad Aflah; Bayu Gentari Rahman; Ridwansyah Ridwansyah; Yulianto Yulianto; Agus Prastyo; Rifki Hidayat
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v6i1.6836

Abstract

Floods and landslides in Central Tapanuli Regency have paralyzed health infrastructure and increased the risk of infectious diseases among vulnerable groups. This community service aims to restore access to health services and prevent outbreaks through a comprehensive medical response. The method utilized a collaborative Comprehensive Emergency Response approach, including curative medical services (mobile clinic), pharmaceutical logistics distribution, nutritional intervention, and psychosocial support. The activities were conducted in the working area of Barus Public Health Center (Puskesmas) in December 2025. The results showed that the medical team successfully treated over 245 patients, predominantly suffering from URI and dermatitis, and performed circumcision for 12 children. In addition to medical services, 38,802 units of medicine, 1,538 units of medical equipment, and 300 packages of supplementary food for pregnant women and toddlers were distributed. This intervention not only reduced physical morbidity and psychological trauma but also revitalized the functionality of the local Puskesmas through logistical stock support. It is concluded that the integration of mobile medical services and supply chain strengthening is effective in mitigating the impact of disasters in isolated areas.