Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Kronologi

Problematika Proses Pembelajaran Daring dalam Mata Pelajaran Sejarah di SMA Pembangunan Padang Hazim Saputra; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.804 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.106

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan yang menunjukkan adanya problem atau masalah yang terjadi dalam proses pembelajaran daring, sehingga ditemukan beberapa guru dan peserta didik yang tidak memahami pembelajaran di dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar problem atau masalah yang dihadapi oleh sekolah, guru dan peserta didik dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring dalam mata pelajaran sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa problem atau masalah guru dan siswa dalam pelaksanaan proses pembelajaran daring di mata pembelajaran sejarah di SMA Pembangunan Padang terlihat bermasalah dimana terlihat dari persentase rata-rata guru sebesar 52,8% dan siswa sebesar 60,72%. Dalam segi persiapan, sekolah terkendala dengan penyusunan jadwal mata pelajaran, sedangkan bagi guru terkendala dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Dalam segi pelaksanaan guru terkendala untuk membuat siswa fokus dalam pembelajaran, sedangkan siswa terkendala dalam memahami materi yang diajarkan oleh guru. Dalam evaluasi pembelajaran, guru terkendala dalam penerimaan tugas siswa karena siswa tidak memahami materi pelajaran, sedangkan siswa terkendala dalam penerimaan tugas yang terlalu banyak. Jadi dapat disimpulkan dari hasil penelitian, guru dan siswa terkendala dalam menyampaikan materi dan penerimaan tugas yang terlalu banyak.
Penggunaan Microsoft Teams dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Bukittinggi Muhammad Agung Wirza; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.219 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i1.120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kendala yang dirasakan guru dan siswa dalam pembelajaran daring dan penggunaan media pembelajaran daring yaitu Microsoft Teams dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk lihat bagaimana bentuk pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Bukittinggi menggunakan Microsoft Teams dan untuk mengetahui kendala yang dirasakan guru dan siswa selama melaksankan pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian Evaluatif dengan menggunakan metode Mix Methods. Penelitian menggunakan metode kuantitatif terlebih dahulu dengan memberikan angket kepada guru dan siswa, setelah mengolah hasil angket guru dan siswa diadakan wawancara sebagai instrumen penelitian kualitatif. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan siswa sekolah yang homogen. Kelas yang diambil menjadi sampel adalah 3 kelas XII IPA yang belajar sejarah dan untuk guru dipilih 3 orang sebagai responden dalam pengisisan angket. Setelah melakukan penelitian kuantitatif dan kualitatif didapatkan hasil bahwa bentuk pelaksanaan pembelajaran daring dengan menggunakan Microsoft Teams di SMA Negeri 1 Bukittinggi oleh ketiga guru adalah pada tahap pertama yaitu persiapan pembelajaran, guru mempersiapkan bahan ajar, metode dan model pembelajaran. Pada tahap persiapan ini ketiga guru memperoleh persentase sebesar 72% termasuk kategori Baik, Pada tahap pelaksanaan, guru melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan Microsoft Teams, guru memanfaatkan fitur video conference yang ada dalam Microsoft Teams. Pelaksanaan pembelajaran dengan Microsoft Teams sudah dilaksanakan dengan baik oleh ketiga guru dengan memperoleh persentase sebesar 87% termasuk dalam kategori Sangat Baik. Pada tahap terakhir yaitu evaluasi pembelajaran, guru memberikan kesimpulan dan tugas kepada siswa melalui fitur assigment yang ada dalam Microsoft Teams. Rata-rata yang diperoleh pada tahap evaluasi adalah sebesar 79% termasuk kedalam kategori Baik. Lalu ditemukan kendala yang dirasakan oleh guru dan siswa yaitu terkendala karena Jaringan yang tidak stabil dan kendala kuota internet yang boros.
Penggunaan E-learning 2 UNP Dalam Pembelajaran di Masa Pademi Covid-19 Rizki Muhammad Ramadhan; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.972 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i4.158

Abstract

Abstract This research was motivated by the occurrence of the COVID-19 pandemic that hit Indonesia, especially the State University of Padang, which caused the change of face-to-face learning systems to fully online learning systems using E-Learning 2 UNP. The purpose of this study was to see the level of use and constraints in the use of E-Learning 2 UNP by lecturers and students of the UNP Department of History. This type of research is descriptive-evaluative research using the Mix Methods method (quantitative and qualitative). Quantitative research was conducted first by distributing questionnaires to 11 History lecturers and 82 History students, after processing the results of the questionnaire were obtained followed by conducting interviews with History lecturers and students to obtain qualitative research results. Simple random sampling technique was chosen as a sampling technique by considering the age level of the respondent and the level of homogeneity of the respondent. After the research data were obtained and the results were obtained that the level of use of E-Learning 2 UNP by lecturers and students majoring in history was VERY GOOD with a percentage of 91%, but in the use of E-Learning 2 UNP features there were several features that were rarely used, namely the IMS Content Package feature. , BigBlueButtonBN, Quiz, SCORM, Via, Workshop, Survey, Glossary, Wiki, Database, External Tool. The cause of the rarely used of these features is constrained by the lack of learning time, the similarity of use in several features, adjusting to the material being taught, the limited ability of the lecturer to use these features. And some of the features that are often used are File, Folder, URL / Link, Label, Page, Book, Attendance, Lesson, Chat, Choice, Forum, Feedback, Assignment. The reason for the frequent use of these features is the ease with which these features are used, according to the needs of the learning material. Then found the obstacles felt by lecturers and students, namely constrained by an unstable network, E-Learning 2 UNP which often errors at certain hours, wasteful quotas, constrained by technology and its use. Keywords: Historical Online Learning, E-Learning 2 UNP. Abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya pandemic COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya Universitas Negeri Padang yang menyebabkan bergantinya sistem belajar tatap muka menjadi sistem belajar daring sepenuhnya yang menggunkan E-Learning 2 UNP. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat penggunaan dan kendala dalam penggunaan E-Learning 2 UNP oleh dosen dan Mahasiswa Jurusan Sejarah UNP. Jenis penelitian ini adalah, penelitian Deskriptif-Evaluatif dengan menggunakan metode Mix Methods (kuantitatif dan kualitatif). Penelitian kuantitatif dilakukan terlebih dahulu dengan menyebar angket kepada 11 dosen Sejarah dan 82 mahasiswa Sejarah, setelah mengolah hasil angket didapatkan dilanjutkan dengan melakukan wawancara kepada dosen dan mahasiswa Sejarah untuk mendapatkan hasil penelitian kualitatif. Teknik simple random sampling dipilih sebagai teknik pengambilan sampel dengan mempertimbangkan tingkatan umur dari responden dan tingkat homogenitas dari responden. Setelah data penelitan dioleh dan didapatkan hasil bahwa tingkat penggunaannya E-Learning 2 UNP oleh dosen dan mahasiswa jurusan sejarah SANGAT BAIK dengan persentase 91% akan tetapi dalam penggunaan fitur-fitur E-Learning 2 UNP terdapat beberapa fitur yang jarang digunakan yaitu fitur IMS Content Package, BigBlueButtonBN, Quiz, SCORM, Via, Workshop, Survey, Glossary, Wiki, Database, External Tool. Penyebab jarangnya digunakan fitur-fitur tersebut adalah terkendala keterbatasan waktu pembelajaran yang kurang, adanya kesamaan kegunaan dibeberapa fitur, menyesuaikan dengan materi yang diajar keterbatasan kemampuan dosen dalam menggunakan fitur-fitur tersebut. Dan beberapa fitur yang sering digunakan yaitu fitur File, Folder, URL/Link, Label, Page, Book, Attendance, Lesson, Chat, Choice, Forum, Feedback, Assigment. Penyebab seringnya digunakan fitur-fitur tersebut adalah mudahnya fitur-fitur tersebut digunakan, sesuai dengan kebutuhan materi pembelajaran . Lalu ditemukan kendala yang dirasakan oleh dosen dan mahasiswa yaitu terkendala jaringan yang tidak stabil, E-Learning 2 UNP yang sering eror di jam tertentu, kuota yang boros, terkendala teknologi dan penggunaannya. Kata Kunci: Pembelajaran Daring Sejarah, E-Learning 2 UNP.
Pengorganisasian Materi Kuliah Dalam Sistem Daring Melalui E-Learning (Studi Kasus Jurusan Sejarah FIS UNP) ratna juwita; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.294 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i2.161

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap pengorganisasian materi kuliah oleh dosen di jurusan sejarah FIS UNP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan yang menunjukkan adanya masalah yang terjadi proses perkuliahan daring, di temukan beberapa mahasiswa yang belum paham dengan penyusunan materi kuliah yang diberikan dosen di E-Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan angket serta analisis statistik deskriptif dengan hitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap sub varibel hakikat, pertimbangan, sistematika, pemilihan, penerapan dalam pengorganisasian materi kuliah dikategorikan positif dengan jumlah persentase positif 1968,4% dan belum positif 1177,6%, dapat dikatakan mahasiswa jurusan sejarah sudah merasa puas dengan pengorganisasian materi kuliah di jurusan sejarah FIS UNP. Dari konsistensi setiap mahasiswa menjawab pertanyaan, masih ada mahasiswa menyatakan belum positif dengan persentase 36,36%. Dapat disimpulkan bahwa pengorganisasian materi kuliah di jurusan sejarah sudah baik, tetapi perlu adanya peningkatan oleh dosen dalam melakukan penyusunan materi kuliah di E-Learning. Kata Kunci: Penyusunan, Materi, Perkuliahan
Pemahaman guru terhadap pelaksanaan Pembelajaran sejarah Indonesia berdasarkan Kurikulum 2013 di SMKN 2 Bukittinggi Desri Yulia; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.678 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i2.178

Abstract

Abstrak This study aims to find level of teacher understanding of the implementation of Indonesia history learning based on the 2013 curriculum which is carried out in Vocational High Schools (VHS) negeri 2 Bukittinggi. The study uses the mix method with quantitative and qualitative approaches. Collecting data are using assessment sheets, interview, observation, and documentation. The assessment sheet contains preliminary activities, core activities, scientific approach, and closing activities. The results showed that the level of understanding of Indonesian history teachers at SMKN 2 Bukittinggi on the implementation of 2013 curriculum learning was in the good category with a percentage rate of 78.7%. Based on indicators of preliminary activities 83.2%; Core activities 80.6%; scientific approach 69.8%; closing activities 81.3%. However, in planning the teacher did not make lesson plans based on the 2013 curriculum, in the rules the teacher did not understand the implementation of learning Indonesian history based on the 2013 curriculum, because in planning the lesson the teacher did not make lesson plans in accordance with the 2013 curriculum rules. Keyword: teacher understanding, learning, curriculum 2013
Pengembangan E-Modul Sejarah Lokal Pesisir Selatan Dengan Materi Tentang Kerajaan Inderapura dalam Pembelajaran Sejarah Indonesia Kelas X KD 3.8 Dandy Tria Sakti; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.486 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i4.338

Abstract

Abstract This study aims to develop a local history e-module with material about the Kingdom of Inderapura as part of the local history of Pesisir Selatan Regency. The e-module was developed using the Dick & Carey model, which was then tested for feasibility through a validation stage carried out by 2 lecturers as expert validators of teaching materials and validators of material experts. Practicality tests were also carried out with Indonesian History subject teachers and 15 tenth grade high school students. The results of the validation test by material and teaching materials experts, e-modules can be used in learning, with a rating scale of 1-4, 4 as the maximum value and if below 3 need repair. By material experts, the first stage of the e-module assessment obtained an average score of 3.23 and the second stage obtained a score of 3.88 with an overall average of 3.55. Meanwhile, the teaching materials experts in the first stage of the e-module assessment obtained a score of 3.52 while the second stage was 3.68 and the overall average was 3.6. The results of the practicality test with the teacher showed that the e-module obtained an average practicality value of 3.90 while the e-module students obtained an average practicality value of 3.43583. Thus, based on expert assessments of teaching materials & materials, as well as teacher and student assessments, it shows that the developed e-module is feasible to use. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul sejarah lokal dengan materi Kerajaan Inderapura sebagai bagian dari sejarah lokal Kabupaten Pesisir Selatan. E-modul dikembangkan dengan model Dick & Carey yang kemudian kelayakannya di uji melalui tahap validasi yang dilakukan oleh 2 dosen sebagai validator ahli bahan ajar dan validator ahli materi. Uji praktikalitas juga dilakukan dengan guru mata pelajaran Sejarah Indonesia dan 15 siswa SMA kelas X. Hasil uji validasi oleh ahli materi dan bahan ajar, e-modul dapat digunakan dalam pembelajaran, dengan skala penilaian 1-4, 4 sebagai nilai maksimal dan jika dibawah 3 memerlukan perbaikan. Oleh ahli materi penilaian tahap pertama e-modul memperoleh skor rata-rata 3,23 dan tahap kedua memperoleh skor 3,88 dengan rata-rata keseluruhan 3,55. Sedangkan oleh ahli bahan ajar pada penilaian tahap pertama e-modul memperoleh skor 3,52 sedangkan tahap kedua 3,68 dan rata-rata keseluruhan 3,6. Hasil uji praktikalitas dengan guru menunjukkan bahwa e-modul memperoleh rata-rata nilai kepraktisan sebesar 3,90 sedangkan dengan peserta didik e-modul memperoleh nilai kepraktisan rata-rata 3,43583. Dengan begitu berdasarkan penilaian ahli bahan ajar & materi, serta penilaian guru dan peserta didik menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak untuk digunakan.
The Pengembangan Media Timeline Berbasis Venngage untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kronologis Siswa Habib Al Hisyam; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v4i3.507

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan peserta didik yang kemampuan berpikir kronologisnya masih rendah dalam pembelajaran sejarah. Seringkali peserta didik terjebak dalam permasalahan waktu (tanggal,tahun) atau mengurutkan waktu terjadinya peristiwa sejarah. Permasalahan itu diketahui dari hasil wawancara terhadap guru dan obseravasi lapangan dan dibuktikan saat dilakukan test siswa menjawab beberapa soal yang berhubungan dengan berpikir kronologis dan jawabannya banyak yang kurang tepat. Dalam hal ini dapat disimpulkan artian siswa sering meremehkan dan menganggap berpikir urut atau kronologis itu tidak terlalu penting. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan berupa media timeline berbasis venngage untuk meningkatkan kemampuan berpikir kronologis yang layak digunakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan, dengan menggunakan prosedur model ADDIE.
Media Pembelajaran Video Animasi Pop-up Book Dalam Mengidentifikasi Kesinambungan Dan Perubahan Peristiwa Sejarah Oni Sartika Maryana; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i1.637

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu kurangnya variasi media pembelajaran dan minimnya kemampuan berpikir perubahan dan kesinambungan peristiwa sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa mengidentifikasi perubahan dan kesinambungan peristiwa sejarah. Manfaat penelitian ini dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan peserta didik dapat dengan mudah memahami dan mengidentifikasi perubahan dan kesinambungan dalam peristiwa sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan memakai model pengembangan ADDIE yang mengembangankan media pembelajaran video animasi pop-up book. Uji kelayakan yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji praktikalitas dilakukan oleh guru sejarah dan siswa SMA N 13 Padang kelas X/ Fase E2 dengan menggunakan angket.Hasil analisis validitas oleh ahli materi pada media pembelajaran video animasi pop-up book masuk pada kategori layak dengan nilai rata-rata 4.1. Selain itu analisis hasil validasi ahli media masuk pada kategori sangat layak dengan nilai rata-rata 4,5. Kemudian hasil uji praktikalitas oleh guru sejarah masuk kategori sangat praktis dengan nilai rata-rata 4,6. Serta uji praktikalitas pada siswa masuk kategori sangat praktis dengan nilai rata-rata 4,6. kata kunci: media pembelajaran, video animasi po-up book, keterampilan mengidentifikasi kesinambungan dan perubahan, pembelajaran sejarah, pemikiran sejarah.
Pengembangan E-book Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah SMA Untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kronologis Putri Ramayeni Sukma; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i1.638

Abstract

ABSTRAK Salah satu karakteristik dari historical thinking yang harus dimiliki oleh siswa adalah berpikir kronologis. Keterampilan berpikir kronologis dapat dilatih salah satunya dengan menggunakan E-book sebagai sumber belajar yang interaktif. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan untuk (1). Mengetahui apakah E-book sebagai sumber belajar sejarah SMA dapat melatih keterampilan berpikir kronologis. (2). Mengetahui apakah E-book sebagai sumber belajar sejarah SMA layak dan praktis digunakan untuk melatih keterampilan berpikir kronologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), dimana model pengembangannya adalah ADDIE, yang terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Analisis, Design, Development, dan Implementasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Pengembangan E-book dari segi materi memperoleh nilai 4,6 dan sebagai sumber belajar memperoleh nilai 4,3 ini artinya E-book sangat layak dan dapat melatih keterampilan berpikir kronologis. (2). E-book sebagai sumber belajar untuk melatih keterampilan berpikir kronologis secara keseluruhan berada pada kategori sangat layak dan praktis dengan nilai dari guru 4,7 dan siswa 4,6. Kata Kunci : E-book, sumber belajar, berpikir kronologis, historical thinking
Kelayakan Penggunaan Bahan Ajar Mini Book Infografis Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Melatih Siswa Berpikir Sebab-Akibat Regina Weka Benita; Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i1.639

Abstract

Didalam pembelajaran sejarah tidak hanya mempelajari kehidupan dimasa lalu saja, tetapi pada pembelajaran sejarah juga mengembangkan soft skill yang dimiliki oleh siswa, salah satunya adalah kemampuan berpikir historis. Salah satu kemampuan berpikir historis adalah kemampuan menganalisis sebab dan akibat suatu peristiwa sejarah. oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengeatahui kelayakan dan praktikalitas penggunaan bahan ajar mini book infografis dalam pembelajaran sejarah terutama untuk melatih siswa dalam menganalisis atau berpikir sebab-akibat suatu peristiwa sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil dari oenelitian ini menunjukkan bahwa (1) kelayakan bahan ajar mini book infografis secara garis besar sangat layak digunakan dalam pembelajaran sejarah dan mampu melatih siswa untuk berpikir secara sebab-akibat, (2) Praktikalitas bahan ajar mini book infografis tergolong dalam kategori praktis