Nazarwin Saputra
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA PEKERJA INFORMAL PABRIK DIMSUM PERTOK PONDOK RANJI TAHUN 2020 Najla Nur Salsabila; Dihartawan Dihartawan; Nazarwin Saputra
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i2.621

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta produktivitas pekerja. Apabila keselamatan kerja rendah, maka hal tersebut akan memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan sehingga berakibat pada produktivitas yang akan menurun. Peneliti telah melakukan studi pendahuluan untuk melihat gambaran awal terkait dengan kondisi yang ada dilapangan, terutama dalam Identifikasi bahaya (Hazard Identification), Penilaian Risiko (Risk Assesment), Pengendalian Risiko (Risk Control) pada Pabrik produksi Dimsum Pertok di daerah Pondok Ranji. Hasil yang perlu diamati yaitu instruksi kerja atau proses tahapan kerja. Dari bagian instruksi kerja, kemudian melakukan wawancara terkait kecelakaan kerja yang sering terjadi pada proses kerja tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methods, yaitu metode yang menggabungkan antara kuantitatif dan kualitatif. Penggabungan metode ini dilakukan secara bersamaan. Penelitian ini akan melakukan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko sebagai penelitian kualitatif dan penilaian risiko sebagai penelitian kuantitatif. Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan oleh peneliti, terdapat beberapa potensi bahaya, hasil penilaian risiko yang dilakukan peneliti di Pabrik Dimsum Pertok Pondok Ranji, tingkat risiko low atau rendah yaitu pada proses pencucian dan pensortiran, pembuatan dimsum manual, pengukusan dimsum, dan pengangkatan dimsum dari alat pengukus dan packing. Tingkat risiko moderate atau sedang terdapat pada proses penggilingan bahan baku dan proses pengukusan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapatnya bahaya dari setiap proses kerja dengan penilaian risiko dan pengendalian risiko yang berbeda.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS): STUDI KASUS DI PUSKESMAS CIPUTAT Nazarwin Saputra; Chairunnisa Chairunnisa
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 5, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.234 KB) | DOI: 10.30829/jumantik.v5i1.5732

Abstract

Telah terjadi transisi epidemiologi bahwa trend kasus penyakit menular kini beralih menjadi penyakit tidak menular. BPJS dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas) bekerja sama untuk mereduksi faktor risiko Penyakit Tidak Menular dengan adanya PROLANIS, namun tetap saja angka kejadian Penyakit Tidak Menular cenderung terus meningkat. Peneliti bertujuan untuk mengkaji implementasi PROLANIS di Wilayah Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Informan kunci pada penelitian ini adalah penanggungjawab program dan pelaksana program. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah konten analysis. Penelitian ini juga ditriangulasi untuk mencegah bias. Hasil penelitian ini adalah belum adanya pelatihan manajemen khusus prolanis bagi petugas seperti sistem surveilans, tidak ada indikator keberhasilan program yang terukur secara subtantif di Puskesmas Ciputat seperti baik dari program penyuluhan (peningkatan pengetahuan), senam dan ukuran epidemiologi penyakit seperti fatality dan morbidity, belum ada SOP pelaporan dan FKTP swasta tidak ada kesadaran untuk melaporkan data ke puskesmas. Peneliti menyarankan untuk mengadakan pelatihan manajemen pengelolaan penyakit kronis, membuat tools untuk mengukur keberhasilan program serta membuat loka karya untuk membahas SOP pelaporan terkhusus dari FKTP swasta ke pemerintah dalam hal ini puskesmas.Kata kunci: implementasi, penyakit, kronis