Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kecepatan Dan Sudut Potong Terhadap Berat Material Hilang Dan Kekerasan Daerah Plastisized Zone Pada Pemotongan Material Ss400 Dengan Oxy Fuel Welding Eko Budi Santoso; Rachmad Hidayat; Eva Hertnacahyani Herraprastanti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.068 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v10i1.4841

Abstract

Akibat pemanasan dari pemotongan menggunakan oxy fuel welding akan menimbulkan perubahan struktur logam berupa kekerasan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya bentuk, angle torch dan ukuran welding torch, kecepatan pemotongan , kemurnian oksigen, intensitas dari nyala pemanasan, kondisi logam yang dipotong. Kekerasan akan berpengaruh terhadap keausan pahat pada saat proses machining. Tujuan dari penelitian ini adalah agar diketahui seberapa pengaruh sudut dan kecepatan potong terhadap berat material hilang dan kekerasan pada Plastizised Zone sehingga bisa di lakukan pemilihan parameter pemotongan yang lebih baik sehingga bisa didapatkan efisiensi terhadap material dan alat/ tools yang di gunakan setelah proses pemotongan material. Kecepatan potong pada penelitian ini adalah  200 mm/menit, 300 mm/menit dan 400 mm/menit  dan specimen uji adalah SS400, sudut torch 0º, 5º dan 10 º.  Metode pengujian dengan mencari berat material hilang dengan membandingkan berat pada saat sebelum dan sesudah dilakukan pemotongan dengan oxy fuel welding., sedangkan harga kekerasan material pada Plastizised Zone diuji dengan hardness tester. 1) Berat material yang hilang, kecepatan potong dan sudut potong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kekerasan material dengan media air pada daerah Plastizised zone 2) Ada pengaruh kecepatan potong dan berat material yang hilang terhadap kekerasan material dengan media coolant pada daerah plastizised zone, namun sudut potong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kekerasan material dengan media coolant pada plastizised zone 3) Ada pengaruh kecepatan potong dan  berat material yang hilang terhadap kekerasan material dengan media Olie pada daerah Plastizised zone, sedangkan sudut potong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kekerasan material dengan media olie pada Plastizised zone Kata kunci— Kekerasan, Oxy-Acetylene, Plastizised Zone, sudut torch.
Pelatihan Pengecoran Limbah Aluminium Rumah Tangga untuk Meningkatkan Nilai Jual bagi Masyarakat di Kabupaten Madiun Eko Budi Santoso; Eva Hertnacahyani Herraprastanti
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.566 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.538

Abstract

ABSTRACT The purpose of this activity is to conduct training for the community, especially from around Madiun, to be able to do aluminum waste treatment by doing re-casting to be printed into a craft that is worth selling. Re-casting in this activity uses the simplest tool in the hope that it can be reached by the target community. This casting can be done by using a simple kitchen by using a fire furnace with combustion using LPG. The training activity was held for 2 (two) days, with the details of the first day in the form of material about metals and casting while the second day was carried out by the practice. The results of this activity are in creasing knowledge about metals, especially aluminum and knowledge of simple casting practices.Keywords: Waste, aluminum, casting, sand moldABSTRAK Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pelatihan kepada masyarakat khususnya dari sekitar Madiun agar dapat melakukan pengolahan limbah aluminium dengan melakukan pengecoran ulang untuk di cetak menjadi kerajinan yang layak jual. Pengecoran ulang dalam kegiatan ini menggunakan alat yang paling sederhana dengan harapan bisa dijangkau oleh masyarakat kalayak sasaran. Pengecoran ini dengan menggunakan dapur sederhana dengan menggunakan tungku api dengan pembakaran menggunakan LPG. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, dengan rincian hari pertama berupa materi tentang logam dan pengecoran sedang hari kedua adalah dengan pelaksanaan praktek. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan mengenai logam khususnya aluminium dan pengetahuan praktek pengecoran sederhana. Kata Kunci: Limbah, aluminium, pengecoran, cetakan pasir
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS KULIT LUAR KEDELAI DENGAN PENGGERAK PEDAL Eko Budi Santoso; Wawan Eko Prastiyo; Muhammad Afrizal Maulana
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 01 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan salah satu tanaman yang diandalkan oleh para petani di Indonesia setelah padi dan jagung. Manfaat tanaman ini untuk kehidupan manusia cukup besar, terutama sebagai sumber bahan pokok pembuatan tahu dan tempe. Desa Ngambar merupakan desa berjarak 41 Km dari pusat Kabupaten Gresik, yang mayoritas penduduknya berpenghasilan sebagai petani. Proses pengolahan kedelai di desa ini tidak berbeda dengan desa lainnya yaitu dengan memanen, menjemur dan merontok, selanjutnya kedelai di jual kepasar. Hasil observasi hampir semua masyarakat desa khususnya kelompok tani mempunyai keinginan yang tinggi untuk mempercepat proses perontokan dari hasil panen kedelai. Dengan metode engkol penggerak sepeda yang di hubungkan pada rantai dan poros penggerak menggunakan 3 variasi kecepatan 80 rpm, 160 rpm dan 360 rpm. Dengan Rpm 160/detik, maka tanaman kacang kedelai yang sudah dikeringkan akan terbawa mengikuti shaft berbentuk ulir dan rontok ketika poros diputar dan akan langsung terpisah ketika melewati saringan yang dimiringkan. Hasil yang didapatkan dengan rpm 160/detik dapat mengupas kulit kedelai sebanyak 12 kg / jam dengan biaya operasional yang murah dan ramah lingkungan
PENERAPAN SISTEM ANTRIAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PELAYANAN PENITIPAN UANG SANTRI POMOSDA (STUDI KASUS PADA UPT. KANTOR PUSAT POMOSDA TANJUNGANOM, NGANJUK) Rahayu Dwi Setianingsih; Achmad Syaichu; Eko Budi Santoso; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian antrian (queues) terjadi karena permintaan pelayanan lebih besar daripada fasilitas pelayanan yang ada dalam sistem antrian. Ada beberapa sistem antrian yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah antrian yaitu, single channel single phase, single channel multi phase, multi channel single phase, dan multi channel multi phase.Dengan tujuan untuk mengetahui penerapan sistem antrian dengan mengoptimalkan pelayanan penitipan uang santri POMOSDA yang efektif dan efisien.Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diketeahui sistem antrian yang tepat untuk memperbaiki pelayanan KPU POMOSDA supaya efektif dan efisein adalah sistem antrian single channel single phase, single channel multi phase dan multi channel multi phase, dengan hasil perhitungan tidak adanya pelanggan yang mengantri dalam sistem dan antrian di ketiga sistem tersebut. Dengan masing-masing waktu pelayanan di setiap sistem antrian, single channel single phase, rata-rata waktu menunggu dalam sistem (Ws) 0,013 jam, rata-rata waktu menunggu dalam antrian (Wq) 0,0026 jam, single channel multi phase dengan rata-rata waktu menunggu dalam sistem (Ws) 0,0202 jam, rata-rata waktu menunggu dalam antrian (Wq) 0,0094 jam, dan multi channel multi phase, rata-rata waktu menunggu dalam sistem (Ws) 0,0037 jam, dan rata-rata waktu menunggu dalam antrian (Wq) 0,0031 jam.