Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Mikroorganisme dan Keterbelakangan Sainstek Umat Islam (Catatan Kecil dari a Non-Biology Specialist) Hamdan Juhannis
Prosiding Seminar Biologi Vol 1 No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v1i1.2102

Abstract

Pusat Kajian Islam dan  Teknologi UIN Alauddin (Puskaistek) dibentuk dengan tujuan menjawab tantangan trasformasi IAIN ke UIN, Meminalisir  melebarnya  gap  dualisme keilmuan  (agama  dan  non-agama), Membangun  ‘kekhasan  lembaga’, Merajut ‘tradisi akademik’ kampus dan Merajut model pembelajaran  ‘sains’  yang  menarik  dan produktif. Puskaistek sendiri mempunyai misi pengembangan  saintek  manusia  berdasarkan tujuan  penciptaan  manusia  ke  bumi  sebagai hamba  Allah  dan  sebagai  Khalifah  Allah
Peranan Orang Tua Dalam Menumbuhkan Minat Membaca Alquran Anak di Kota Makassar Nurani Azis; Hamdan Juhannis; Muh. Wayong; Ulfiani Rahman
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.4474

Abstract

Abstrak Para orang tua  khususnya yang berada di Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate Kota Makassar yang terdiri dari beberapa kepala keluarga dengan berbagai macam profesi, ada yang bekerja sebagai pegawai negeri, pegawai swasta, berwira usaha, buruh dan lainnya. Dengan rutinitas atau kesibukan yang di lakukan para orang tua setiap harinya seharusnya tidak dapat mengurangi peran orang tua sebagi pendidik yang pertama bagi anak mereka. Akan tetapi ada beberapa dari orang tua yang kurang berperan di dalam mendidik anak mereka, khususnya dalam menumbuhkan minat membaca Alquran pada anak, di karenakan kesibukan akan pekerjaan mereka, terutama bagi para orang tua yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk bekerja setiap harinya, dan menyerahkan untuk membimbing anak mereka pada lembaga pendidikan seperti Tempat Pendidikan Alquran yang berada di sekitar tempat tinggal mereka. Hal tersebut menjadi salah satu permasalahan yang menghambat proses perkembangan pendidikan anak khususnya dalam menumbuhkan minat membaca Alquran anak karena kurangnya kerjasama antara penddidik dan perhatian dari orang tua itu sendiri, yang mana semestinya apapun pekerjaan atau profesi yang digeluti oleh seseorang/orang tua jangan sampai menjadi penghalang dalam mengarahkan dan membina anak-anak mereka kejalan yang benar, karena Pendidikan anak dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua mempunyai peranan yang tak terhingga dalam kehidupan anak, baik yang menyangkut pertumbuhan maupun perkembangan fisiknya. Oleh karena itu, tak dapat disangkal akan peranan orang tua dalam kehidupan anak secara luas.
ANALYZING ISLAMIC EDUCATION VALUES FROM BUGIS MARRIAGE PROCESS TRADITION IN BONE, SOUTH SULAWESI Andi Mahdaniar; Hamdan Juhannis; Usman Usman
JICSA : Journal of Islamic Civilization in Southeast Asian Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jicsa.v10i2.24484

Abstract

This article discusses the values of Islamic education in the Bugis traditional marriage procession in the Tanete Riattang Barat sub-district, Bone district. This article uses the type of qualitative research (qualitative research). In this research, the data sources are interviews, observations, and documentation. The informants in this study were Ulama, traditional leaders and local communities. The Bugis traditional marriage procession is not a religious obligation in Islam that determines whether a marriage is valid or not, but the people in the Bugis Bone area believe that the traditional wedding procession carried out has meaning. This can be seen from every series of processions carried out based on Bugis Customs in the Tanete Riattang Barat District, Bone Regency, which can be seen from every wedding procession carried out by the people of the West Riattang Tanete District. These customs are traditions that are carried out from generation to generation and passed down from generation to generation. 
THE THEOLOGICAL PERSPECTIVES TOWARD COVID-19: A PRELIMINARY STUDY OF TABLIGH JEMAAH IN MAKASSAR, INDONESIA Muhaemin Latif; Hamdan Juhannis
Al-Qalam Vol 28, No 2 (2022)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v28i2.1107

Abstract

The study discusses the theological perspectives of Jemaah Tabligh (hereafter: JT) in Makassar in contending COVID 19. It employs qualitative research methodology through conducting observation, focusing on group discussion, and document collection. Two different groups of JT become the object of interview, JT Seluruh Alam and JT Maulana Saad (MS). The researchers picked up some crucial figures from JT members. The research found that the theological perspectives of JT regarding COVID 19 from two different schools of theology, Jabariah (fatalism) and Asy’ariyah. The researcher concluded that Jabariah influenced the attitudes of JT Maulana Saad, and Asy’ariyah affected the way of thinking of JT seluruh alam. Both different schools of theology existed in the life of JT, not only in the context of COVID 19 but also in public life. Besides, the internal dispute of JT in India influenced the thinking among JT adherents in Makassar.