Budi Purnama
Universitas Sebelas Maret (UNS)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Magneto-Impedansi pada Kumparan Kawat Fe Hanafi Eko Prasetyo; Utari Utari; Budi Purnama
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.141 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.842

Abstract

Klarifikasi fenomena magneto impedansi pada kumparan kawat Fe dilaporkan pada makalah ini. Fenomena magneto-impedansi pada kumparan kawat Fe juga telah dikonfirmasi ketergantungannya terhadap jumlah lilitan kawat (N), diameter kumparan (d) dan diameter kawat (D). Peningkatan jumlah lilitan (N) dan diameter kumparan (d) mempercepat laju penurunan nilai L pada kurva respon magneto-impedansi. Sedangkan laju penurunan nilai L berkurang dengan kenaikan diameter kawat kumparan (D). Akhirnya, realisasi respon magneto-impedansi pada frekuensi rendah menegaskan fenomena ini didominasi oleh efek magneto-induksi.
Kajian Simulasi Mikromagnetik: Ketergantungan Medan Koersif dengan Besaran Intrinsik Nano-Dot Magnetik dengan Anisotropi Tegak Lurus Budi Purnama; Ismail Ismail; Suharyana Suharyana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.519 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i1.835

Abstract

Kajian simulasi mikromagnetik magnetisasi reversal pada nano-dot magnetik dengan anisotropi tegak lurus telah dilakukan dengan menyelesaikan persamaan Landau-Lifshitz-Gilbert. Model yang disimulasikan nano-dot bahan magnetik pada unit sel Heat Assisted Magnetic Recording (HAMR) dengan dimensi 50 nm × 50 nm × 20 nm, 4MS = 2500 gauss, TC = 373 K dan konstanta anisotropi K? = 5.105 erg/cm3. Simulasi ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor fisis yang berpengaruh pada koersifitas dari pengamatan proses magnetisasi reversal. Hasil simulasi menunjukkan medan koersif meningkat sebesar 18% dengan penurunan redaman Gilbert dari = 1 hingga = 0,3. Akhirnya, peningkatan medan koesif juga teramati sebesar 32,7% dengan penurunan konstanta exchange stiffness dari A = 1.10−6 erg/cm hingga A = 1.10−7 erg/cm.