Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERJEKSI CLICKBAIT HEADLINE PADA YOUTUBE “MALAM MALAM NET”: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK Zhafran Fatih Ananda; Mulyadi Mulyadi
Pujangga: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v6i1.853

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk dan makna interjeksi yang terdapat pada akun youtube “malam malam net”, serta melihat bagaimana clickbait headline digunakan pada akun youtube yang saat ini sering terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan secara tepat jenis-jenis interjeksi, penggunaan interjeksi, serta penggunaan clickbait headline yang digunakan. Bentuk interjeksi yang digunakan yakni : hey, balik aing, sst, wah, eh, kok, lah, ampun dah, yaelah, ah elah, aduh, dah, loh, aduh biyung, wow, waduh, hah, yaa, duh, oh, wih, hmm, mah, deh, nih, sih. Hasil penelitian ini adalah ditemukan adanya kelompok makna interjeksi yaitu interjeksi yang menyatakan peringatan, interjeksi ekspresi keheranan, interjeksi ekspresi kekhawatiran, interjeksi ekspresi terkejut, interjeksi menunjukkan kepasrahan, interjeksi menunjukkan baru mengetahui sesuatu, interjeksi ekspresi memikirkan sesuatu, dan interjeksi ekspresi menegaskan suatu keadaan atau perilaku. Kata Kunci : Interjeksi, Clickbait Headline, Malam Malam Net ABSTRACT This study aims to reveal the form and meaning of the interjection contained in the YouTube account "Malam Malam Net", and see how clickbait headlines are used on YouTube accounts that currently often occur. This research used descriptive qualitative research methods. The method aims to describe precisely the types of interjection, the use of interjection, and the use of the clickbait headline used. The form of interjections used are: hey, balik aing, sst, wah, eh, kok, lah, ampun dah, yaelah, ah elah, aduh, dah, loh, aduh biyung, wow, waduh, hah, yaa, duh, oh, wih, hmm, mah, deh, nih, sih. Through this study, it is found that there is a group of interjection meanings namely interjection which states warning, interjection of expression of wonder, interjection of expression of concern, interjection of expression of surprise, interjection shows resignation, interjection shows new knowledge, interjection of expression of thought of something, and interjection expression of affection expresses a state situation or behavior. Keywords : Interjection, Clickbait Headline, Malam Malam Net
Struktur Klausa dan Sistem Pivot dalam Bahasa Jawa: Kajian Tipologi Sintaksis Riantika Zahara; Mulyadi Mulyadi; Elvi Jesica Berutu
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe clause structure and the pivot system in Javanese from a syntactic typological perspective. The focus is directed toward two main aspects: word order and coreferential behavior in clause combination as the basis for determining pivot systems. The data were collected using observation and note-taking methods from natural Javanese utterances, supplemented with written sources and linguistic introspection. The analysis applies Dixon’s (1994) pivot test framework, which examines the omission of noun phrases (NPs) in clause coordination and subordination. The results show that Javanese displays a basic SVO word order in active clauses, SV in intransitive clauses, and OVS in passive constructions. In terms of pivot system, Javanese demonstrates an S/A pivot pattern: argument omission occurs directly when the shared argument functions as a subject (S) or agent (A), but requires syntactic transformation (passivization) when functioning as a patient (P). These findings reinforce the classification of Javanese as a nominative-accusative language and contribute to the typological study of Austronesian languages. ABSTRAK Artikel ini mendeskripsikan struktur klausa dan sistem pivot dalam Bahasa Jawa dari perspektif tipologi sintaksis. Fokus kajian diarahkan pada dua aspek utama, yaitu tata urut kata (word order) dan perilaku ko-referensialitas dalam penggabungan klausa sebagai dasar penentuan sistem pivot. Data diperoleh melalui metode simak dan catat terhadap tuturan alami penutur Bahasa Jawa, serta dilengkapi dengan data tertulis dan introspeksi linguistik. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka uji pivot dari Dixon (1994), yang mengamati pelesapan frasa nomina (FN) dalam dua klausa yang digabung secara koordinatif dan subordinatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Jawa memiliki word order dasar SVO pada klausa aktif, SV pada klausa intransitif, dan OVS pada konstruksi pasif. Dalam hal sistem pivot, Bahasa Jawa menunjukkan pola pivot S/A, pelesapan dapat terjadi secara langsung apabila argumen berada dalam posisi subjek (S) atau agen (A), tetapi membutuhkan transformasi sintaksis (pemasifan) apabila berada dalam posisi pasien (P). Temuan ini memperkuat klasifikasi Bahasa Jawa sebagai bahasa nominatif-akusatif dan memberikan kontribusi pada kajian tipologi linguistik bahasa-bahasa Austronesia. Kata kunci: Bahasa Jawa, word order, pivot, tipologi sintaksis, akusatif