Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksistensi PKL Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Keluarga Miskin Mahmud Alfan Jamil; Siti Mardiah
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v2i2.94

Abstract

Keterlibatan perempuan pada sektor publik menunjukkan angka yang terus meningkat, setidaknya 38% dari 120 juta pekerja adalah perempuan. Adanya perempuan dengan pendidikan dan keterampilan rendah bekerja disektor informal, sebagai wujud memenuhi kebutuhan keluarga. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengukur kemiskinan menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approch) dengan menghitung garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan non makanan (GKNM), Kajian ini ingin melihat bagaimana eksistensi keberadaan pekerja kaki lima perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga dengan menggunakan standar kemiskinan yang ditetapkan oleh BPS sebagai acuan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif-kuantitaf. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa quisioner dan studi kepustakaan. Quisioner dibagikan kepada pedagang perempuan dengan menggunakan quato sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan alat analisis regresi sederhana. PKL perempuan memiliki peran yang sangat signifikan. Aktivitasnya berpengaruh terhadap pendapatan dalam menunjang ekonomi keluarga miskin. Ibu-ibu yang berjualan sebagai PKL, sangat membantu ekonomi keluarganya dalam kehidupan sehari-hari, Ibu-ibu ini sebagian bukan hanya menunjang ekonomi keluarga, melainkan menjadi tulang punggung dalam keluarganya karena ditinggal suami, suami tidak bekerja, dan pendapatan suami yang kurang mencukupi ekonomi keluarga.
Penerapan Etika Bisnis Pada Restoran Mie Gacoan Kota Palembang Nicky Tiara Purnomo; Raden Ayu Ritawati; Siti Mardiah
Journal Of Economic Cluster Vol. 1 No. 2 (2024): JoEC: Journal of Economic Cluster
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan etika bisnis syariah pada Restoran Mie Gacoan Kota Palembang. Key informan dalam penelitian ini meliputi karyawan dan masyarakat sebagai konsumen Restoran Mie Gacoan di Kota Palembang. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Mie Gacoan memastikan bahwa seluruh karyawan mengerti dan menerapkan standar etika dalam setiap aspek operasionalnya sehingga berdampak pada Mie Gacoan berhasil membangun citra positif di mata masyarakat sehingga terjadi peningkatan jumlah pelanggan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pola penerapan bisnis Restoran Mie Gacoan Kota Palembang telah didasarkan pada prinsip integritas, profesionalisme dan pelayanan berkualitas
Pengaruh Sertifikasi Halal, Gaya Hidup, dan Sikap terhadap Minat Beli Gen Z Shefta Fatricya; Zuul Fitriani Umari; Siti Mardiah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan sertifikasi halal, gaya hidup, dan sikap terhadap minat beli konsumen Generasi Z pada K3 Mart Palembang Square Mall. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria beragama Islam, berusia 15–29 tahun, dan pernah melakukan pembelian di K3 Mart. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan sertifikasi halal tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai signifikansi 0,366. Gaya hidup juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,379. Sebaliknya, sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai t-hitung 4,006 dan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,260 menunjukkan bahwa pengetahuan sertifikasi halal, gaya hidup, dan sikap mampu menjelaskan 26% variasi minat beli, sedangkan 74% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa minat beli Generasi Z lebih banyak ditentukan oleh evaluasi positif, kepercayaan, kualitas produk, dan pengalaman berbelanja daripada pengetahuan formal mengenai sertifikasi halal maupun kecenderungan gaya hidup. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu membangun sikap positif konsumen melalui informasi halal yang jelas, kualitas produk yang konsisten, serta pengalaman berbelanja yang menarik dan nyaman.